Pengemudi Ojek Daring Butuh Undang-Undang Pelindung

Pengaturan tarif ojek online adalah kemenangan tidak ideal para pengemudi gig itu. Mereka butuh undang-undang yang melindungi hak-hak mereka dalam relasi kerja dengan platform digital.

Rabu, 10 Agustus 2022 - 07:00 WIB Penulis: Ichwan Prasetyo Moh. Khodiq Duhri Editor: Ichwan Prasetyo | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengikuti konvoi bersama pengemudi ojek online perempuan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/4/2022). (Antara/Trisnadi)

Solopos.com, SOLO –  Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah menerbitkan regulasi terbaru untuk mengatur tarif ojek daring (online). Regulasi itu adalah Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.

Pengaturan tarif adalah kemenangan tidak ideal bagi pengemudi ojek daring. Pengaturan itu membebaskan mereka dari jebakan predatory pricing: persaingan harga antarperusahaan aplikasi dan antarpengemudi ojek daring.

Kebutuhan ideal mereka adalah undang-undang yang melindungi mereka sebagai pekerja dalam relasi dengan platform daring penyedia aplikasi. Hubungan kemitraan yang selama ini mereka jalani bersifat sepihak, tidak setara, tidak ada jaminan hak-hak sebagai pekerja. Ulasan lengkap bisa dibaca di Aturan Baru Tarif Ojek Daring Kemenangan Tidak Ideal Pengemudi Gig.

Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

Pangkal urusan adalah rencana menaikkan tiket masuk Taman Nasional Komodo—salah satu destinasi wisata prioritas di Indonesia—dari Rp150.000 menjadi Rp3,75 juta. Pada Senin (1/8/2022) para pelaku pariwisata Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo mengadakan aksi damai dengan memunguti sampah di beberapa lokasi termasuk Bandara Nasional Komodo sambil berorasi menolak rencana kenaikan tarif masuk itu. Penjelasan lengkap bisa dibaca di Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi.

Peta koalisi partai politik untuk mengusung calon presiden dan calon wakil presiden dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 hingga saat ini belum definitif. Walakin, setidaknya akan muncul maksimal empat calon presiden berdasar kecenderungan relasi dan komunikasi antarpartai politik termutakhir.

Perkiraan ini berdasarkan fakta-fakta komunikasi antarpartai politik termutakhir dan data persentase perolehan kursi DPR pada Pemilu 2019. Partai politik atau gabungan partai politik yang hendak mengusung calon presiden pada Pemilu 2024 harus memenuhi syarat presidential threshold yang dihitung berdasarkan hasil Pemilu 2019. Ulasan lengkap bisa dibaca di Akan Muncul Maksimal Empat Calon Presiden.

Berawal dari berjualan biskuit yang dibuat keluarga, Jogi Hendra Atmadja sukses meniti karier sebagai pengusaha. Majalah Forbes menempatkan pendiri PT Mayora Indah itu sebagai orang paling kaya ke-9 di Indonesia.

Masyarakat Indonesia tentu sudah akrab dengan Mayora. Perusahaan produsen snack dan minuman tersebut sukses memasarkan produk di berbagai kalangan masyarakat. Di balik kesuksesan Mayora, terdapat seorang laki-laki yang berjasa mendirikan perusahaan tersebut: Jogi Hendra Atmadja. Kisah lengkap bisa dibaca di Dari Jualan Biskuit, Jogi Hendra Jadi Orang Terkaya ke-9 Berkat Mayora.

Semua berita di atas bisa dibaca hingga tuntas di kanal Espos Plus. Konten-konten premium di kanal Espos Plus menyajikan pembahasan dengan sudut pandang tajam, komprehensif, dan berdata lengkap. Konten premium menyajikan analisis mendalam atas suatu topik. Silakan mendaftar terlebih dulu untuk mengakses konten-konten premium tersebut.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE news Punya Peran Penting, Kesejahteraan Guru Honorer Perlu Lebih Diperhatikan 12 menit yang lalu

HEADLINE news Jadi Tersangka, Gazalba Saleh Hakim Penyunat Hukuman Eks Menteri Edhy Prabowo 23 menit yang lalu

HEADLINE news Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin: Jaksa Penerima Suap Langsung Dipidana! 5 jam yang lalu

HEADLINE news Datangi Pengungsi, Rizky Billar dan Lesty Kejora Doakan Korban Gempa Cianjur 6 jam yang lalu

HEADLINE news 5 Pengungsi Korban Gempa Cianjur Alami Gangguan Jiwa 7 jam yang lalu

HEADLINE news Cerita Ndan Bhabin Soal Kesederhanaan Ayahnya yang Polisi Berpangkat Rendah 8 jam yang lalu

HEADLINE news Pak Ndan Bhabin Hadir di Podcast Deddy Corbuzier, Warganet Banjiri Pujian 9 jam yang lalu

HEADLINE news Pemerintah Terbitkan SE Kepala Daerah agar Bantu Korban Gempa Cianjur 10 jam yang lalu

HEADLINE news Gempa Cianjur Melemah, Korban Meninggal Tercatat 327 Jiwa 11 jam yang lalu

HEADLINE news Innalillahi, Bocah Kakak Beradik di Pamekasan Tenggelam di Sungai 11 jam yang lalu

HEADLINE news Ferdy Sambo Menyesal Banyak Polisi Jadi Korban Kebohongannya 11 jam yang lalu

HEADLINE news Satu Lagi Korban Helikopter Jatuh Ditemukan, Copilot Briptu M Lasminto 13 jam yang lalu

HEADLINE news Sambo Vs Kabareskrim, Ismail Bolong Menghilang Bak Ditelan Bumi 13 jam yang lalu

HEADLINE news Veronica, Istri Yudo Margono Ternyata Seorang Perwira Polri Berpangkat AKBP 14 jam yang lalu

HEADLINE news Ferdy Sambo: Kabareskrim Sudah Diperiksa dan Dilaporkan Terlibat Tambang Ilegal 15 jam yang lalu