Pengemudi Ojek Daring Butuh Undang-Undang Pelindung

Pengaturan tarif ojek online adalah kemenangan tidak ideal para pengemudi gig itu. Mereka butuh undang-undang yang melindungi hak-hak mereka dalam relasi kerja dengan platform digital.

 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengikuti konvoi bersama pengemudi ojek online perempuan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/4/2022). (Antara/Trisnadi)

SOLOPOS.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengikuti konvoi bersama pengemudi ojek online perempuan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (21/4/2022). (Antara/Trisnadi)

Solopos.com, SOLO –  Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah menerbitkan regulasi terbaru untuk mengatur tarif ojek daring (online). Regulasi itu adalah Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.

Pengaturan tarif adalah kemenangan tidak ideal bagi pengemudi ojek daring. Pengaturan itu membebaskan mereka dari jebakan predatory pricing: persaingan harga antarperusahaan aplikasi dan antarpengemudi ojek daring.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Kebutuhan ideal mereka adalah undang-undang yang melindungi mereka sebagai pekerja dalam relasi dengan platform daring penyedia aplikasi. Hubungan kemitraan yang selama ini mereka jalani bersifat sepihak, tidak setara, tidak ada jaminan hak-hak sebagai pekerja. Ulasan lengkap bisa dibaca di Aturan Baru Tarif Ojek Daring Kemenangan Tidak Ideal Pengemudi Gig.

Konflik antara pelaku wisata di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, dengan aparat kepolisian pada Senin (1/8/2022) adalah akibat kebijakan pemerintah yang mementingkan urusan investasi dibanding mendengar aspirasi masyarakat yang langsung terdampak kebijakan.

Pangkal urusan adalah rencana menaikkan tiket masuk Taman Nasional Komodo—salah satu destinasi wisata prioritas di Indonesia—dari Rp150.000 menjadi Rp3,75 juta. Pada Senin (1/8/2022) para pelaku pariwisata Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo mengadakan aksi damai dengan memunguti sampah di beberapa lokasi termasuk Bandara Nasional Komodo sambil berorasi menolak rencana kenaikan tarif masuk itu. Penjelasan lengkap bisa dibaca di Dilema Hak Asasi Manusia, Destinasi Wisata Prioritas, dan Investasi.

Peta koalisi partai politik untuk mengusung calon presiden dan calon wakil presiden dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 hingga saat ini belum definitif. Walakin, setidaknya akan muncul maksimal empat calon presiden berdasar kecenderungan relasi dan komunikasi antarpartai politik termutakhir.

Perkiraan ini berdasarkan fakta-fakta komunikasi antarpartai politik termutakhir dan data persentase perolehan kursi DPR pada Pemilu 2019. Partai politik atau gabungan partai politik yang hendak mengusung calon presiden pada Pemilu 2024 harus memenuhi syarat presidential threshold yang dihitung berdasarkan hasil Pemilu 2019. Ulasan lengkap bisa dibaca di Akan Muncul Maksimal Empat Calon Presiden.

Berawal dari berjualan biskuit yang dibuat keluarga, Jogi Hendra Atmadja sukses meniti karier sebagai pengusaha. Majalah Forbes menempatkan pendiri PT Mayora Indah itu sebagai orang paling kaya ke-9 di Indonesia.

Masyarakat Indonesia tentu sudah akrab dengan Mayora. Perusahaan produsen snack dan minuman tersebut sukses memasarkan produk di berbagai kalangan masyarakat. Di balik kesuksesan Mayora, terdapat seorang laki-laki yang berjasa mendirikan perusahaan tersebut: Jogi Hendra Atmadja. Kisah lengkap bisa dibaca di Dari Jualan Biskuit, Jogi Hendra Jadi Orang Terkaya ke-9 Berkat Mayora.

Semua berita di atas bisa dibaca hingga tuntas di kanal Espos Plus. Konten-konten premium di kanal Espos Plus menyajikan pembahasan dengan sudut pandang tajam, komprehensif, dan berdata lengkap. Konten premium menyajikan analisis mendalam atas suatu topik. Silakan mendaftar terlebih dulu untuk mengakses konten-konten premium tersebut.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas Air Mata Penyebab Asfiksia, Mati Lemas Kurang Oksigen di Tragedi Kanjuruhan

      Gas air mata hingga mengakibatkan penghirupnya mengalami asfiksia diduga menjadi penyebab utama jatuhnya ratusan korban jiwa pada tragedi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

      Berita Terkini

      Gubernur Jatim: Korban Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Jadi 131 Orang

      Tugas Tim Pencari Fakta untuk mengusut tragedi yang mengakibatkan 125 orang meninggal dunia pascapertandingan Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.

      Menpora: Tim Pencari Fakta Berpihak kepada Korban Tragedi Kanjuruhan

      Tugas Tim Pencari Fakta untuk mengusut tragedi yang mengakibatkan 125 orang meninggal dunia pascapertandingan Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya tersebut.

      Dulu Kawan, Kini Partai Gerindra jadi Lawan Anies Baswedan

      Kini Partai Gerindra dalam posisi yang berhadapan dengan Anies setelah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu dicapreskan oleh Partai Nasdem.

      Komentari Pencapresan Anies Baswedan, Puan Maharani: Kita Sedang Berduka

      Puan meminta publik tidak berbicara dulu tentang capres karena Indonesia sedang berduka dengan tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang menewaskan 125 orang

      KJRI Kuching Selamatkan TKI Purworejo yang Diperbudak Majikan 17 Tahun

      Selama 17 tahun ditahan majikan tersebut, Meri Haspari dipekerjakan tanpa mendapatkan gaji.

      PDIP Tersinggung PSI Capreskan Ganjar Tanpa Izin Megawati

      Deklarasi Ganjar sebagai capres PSI itu dilakukan pada Senin (4/10/2022) kemarin.

      Penggugat Jokowi terkait Dugaan Ijazah Palsu Pernah Dihukum Tiga Tahun

      Sosok Bambang menjadi pembicaraan setelah menulis buku Jokowi Undercover yang terbit pada 2016 silam.

      Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan: Polisi Sebut 125 Orang, Aremania Bilang Lebih

      Data dari suporter Arema FC menyebut jumlah korban meninggal lebih dari 125 orang.

      Polisi Gagalkan Peredaran 49.143 Butir Pil Ekstasi dari Malaysia

      Polresta Barelang menggagalkan peredaran 49.143 butir pil ekstasi dari Malaysia dan menangkap seorang tersangka AT, 47, di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

      4 Siswa Terluka Gara-Gara Atap Kelas SDN 1 Bunisari Garut Ambruk

      Sebanyak empat siswa menjadi korban atap salah satu ruang kelas ambruk di SDN 1 Bunisari, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

      Jokowi Digugat Dugaan Ijazah Palsu, Istana: Jangan Nge-prank Penegak Hukum

      Gugatan terhadap Presiden Jokowi ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dilakukan Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Under Cover.

      Jenazah Marsekal Muda TNI Novyan Samyoga Dimakamkan di TMP Kalibata

      Jenazah Pangkogabwilhan II TNI, Marsekal Muda TNI Novyan Samyoga, dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2022).

      Kasus Lukas Enembe, KPK Periksa Pramugari-Pihak Airlines terkait Pemberian Uang

      KPK memanggil Presiden Direktur PT RDG Airlines, Gibbrael Isaak, pilot, Sri Mulyanto, dan pramugari Tamara Anggraeny sebagai saksi kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Papua, Lukas Enembe.

      Tragedi Kanjuruhan, Kompolnas Sebut Tak Ada Perintah Tembakkan Gas Air Mata

      Kompolnas menyatakan bahwa Kapolres Malang nonaktif, AKBP Ferli Hidayat, tidak memerintah anggotanya yang bertugas untuk melepaskan tembakan gas air mata di Stadion Kanjuruhan.

      Pemuda Rusia Ramai-Ramai Kabur dari Wajib Militer Negara

      Ribuan warga Rusia ramai-ramai kabur melintasi perbatasan untuk melarikan diri dari panggilan untuk berperang dalam perang Rusia di Ukraina.

      Tragedi Kanjuruhan, Kompolnas: Tidak Ada Perintah Kunci Pintu Stadion

      Kompolnas meluruskan kabar beberapa pintu di Stadion Kanjuruhan dikunci saat tragedi yang menyebabkan 125 orang meninggal pada Sabtu (1/10/2022).