Pengembang Rumah Bersubsidi Soloraya Pilih Lahan di Pinggiran

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO — Pengembangan perumahan di Jawa Tengah, khususnya Soloraya, terkendala keterbatasan lahan. Hal itu memicu naiknya harga rumah setiap tahunnya. Tapi walaupun per Juli 2019 harga rumah bersubsidi kembali naik, target pembangunan perumahan di Soloraya tidak terpengaruh.

Sekretaris Real Estat Indonesia (REI) Soloraya, Oma Nuryanto, mengatakan selama ini hampir setiap tahun harga tanah cenderung naik. 

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Untuk pengembangan rumah subsidi kendalanya memang pada pembebasan lahannya. Dalam arti, kenaikan subsidi dengan harga tanah, tarif tukang serta bahan baku tidak sesuai. Untuk itu kemudian dipilih lahan yang masuk ke dalam [daerah pinggiran],” kata dia kepada , Kamis (13/6/2019).

Menurutnya untuk wilayah Soloraya yang masih berpotensi untuk pengembangan perumahan bersubsidi adalah wilayah Boyolali, Karanganyar, dan Sukoharjo, terutama pada daerah pinggir.

Meski ada kenaikan harga, Oma mengatakan hal itu tidak akan memengaruhi target pengembangan rumah di tahun ini. Untuk diketahui pada 2019  ditargetkan ada 6.000 unit rumah dibangun.

“Untuk target tidak berubah, sebab sudah disiapkan sebelumnya,” kata Oma Nuryanto.

Sedangkan untuk pasar, dia juga memprediksi tidak akan terpengaruh banyak. Sebab menurutnya peningkatan harga 7%-8% dari tahun lalu itu tidak akan terpaut jauh dari sisi cicilan.

“Pasar tidak masalah. Misalnya dulu angsuran Rp750.000 jadi Rp825.000, jadi tidak terlalu banyak,” lanjut dia.

Per Juli 2019 nanti harga rumah bersubsidi naik menjadi Rp140 juta. Oma menyebutkan harga setiap tahun berbeda. Pada 2017 lalu harga sekitar Rp123 juta. Kemudian pada 2018 lalu harga sekitar Rp130 juta.

Salah satu pengembang rumah di Karanganyar, Sapari, mengakui sulitnya mencari lahan untuk pengembangan rumah bersubsidi di Soloraya saat ini.

“Tanah sulit. Solo sudah tidak ada lahan. Kalau Karanganyar masih satu dua lokasi ada. Tapi daerah perbatasan Solo seperti Colomadu sudah sangat tinggi,” kata dia.

Sementara itu salah satu warga, Budi Santoso, mengaku tidak mudah untuk mendapatkan rumah yang diinginkannya.

“Inginnya bisa lihat rumahnya yang sudah jadi. Tapi kebanyakan pengembang membangun rumah menunggu uang dulu, jadi barang tidak ready stock. Proses di perbankan tampaknya juga tidak mudah,” kata dia kepada .

Budi merupakan warga Solo yang berencana membeli rumah di wilayah Gondangrejo, Karanganyar, atau Sawahan, Boyolali. Alasannya biar tetap dekat menuju lokasi kerja di Solo. Sedangkan terkait harga rumah yang kembali naik tahun ini, dia berharap bisa kembali turun.

“Kalau tiap tahun naik, nanti bisa-bisa sama dengan harga nonsubsidi. Kalau saya berharap harga rumah bersubsidi tetap terjangkau dan tidak naik banyak setiap tahunnya,” lanjut dia. 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Demokrasi ala Muhammadiyah

      Gawe Muhammadiyah wis rampung (hajatan besar Muhammadiyah telah usai). Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah telah berakhir. Kini Muhammadiyah dan Aisyiyah kembali bekerja untuk bangsa dan semesta.

      Gunung Semeru Erupsi, Keluarkan Awan Panas Setinggi 1,5 Kilometer

      Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Minggu (4/12/2022) dini hari dan semburkan awan panas sejauh 1,5 km.

      Harga Set Top Box Tersertifikasi Kominfo, Banyak Pilihan dari Rp200.000-an

      Berikut ini terdapat harga Set Top Box (STB) tersertifikasi Kominfo. Banyak pilihan mulai dari Rp200.000-an.

      Begini Tujuan Kerja Sama UKSW dan Badan Keahlian DPR

      Nota kesepahaman ditandatangani Rektor UKSW dan Kepala Badan Keahlian DPR, Inosentius Samsul, di VIP Room Balairung UKSW.

      BMKG Prakirakan Hujan Lebat di Sejumlah Daerah di Tanah Air

      Sejumlah daerah di Tanah Air akan turun hujan lebat disertai angin kencang dan petir pada Minggu (4/12/2022).

      Bupati Garut Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dari Gempa Bumi M 6.4

      Bupati Garut sudah memastikan tidak ada korban jiwa akibat gempa yang terjadi di Garut pada Sabtu (3/12/2022).

      Wisata Wedding

      Para insan pariwisata Solo bisa berharap pernikahan Kaesang-Erina bisa menjadi momentum agar orang-orang luar kota yang punya budget cukup bisa menjadikan wedding di Solo sebagai pilihan. Bali bisa menjadi contoh adanya wisata wedding ini. Banyak orang luar negeri yang melaksanakan pernikahan di Balik karena eksotisme budaya dan tradisinya.

      Sinopsis Kupu Malam Episode 2: Tawaran Menggiurkan dari Arif Bikin Laura Goyah

      Berikut ini terdapat sinopsis web series Kupu Malam episode 2 yang telah tayang di WeTV.

      KPK: ACFFest 2022 Bisa Tumbuhkan Budaya Antikorupsi

      Pemberantasan korupsi tidak hanya soal penindakan, namun juga melalui pendidikan dan peran serta masyarakat, salah satunya melalui film.

      FKUB Usulkan Moderasi Beragama Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional

      Konsepsi pendidikan moderasi beragama perlu diakomodasikan ke kurikulum pendidikan nasional itu menjadi salah satu isi rekomendasi dari Rakernas FKUB se-Indonesia.

      Doa dan Adab Menjenguk Orang Sakit Menurut Islam

      Berikut ini terdapat doa dan adab ketika menjenguk orang sakit menurut ajaran Islam.

      Borong Yuk, Harga Emas di Pegadaian Minggu, 4 Desember 2022 Terpantau Turun

      harga emas yang dijual di Pegadaian baik cetakan Antam maupun UBS terpantau kompak turun pada Minggu 4 Desember 2022.

      Jadwal Bioskop XXI Hari Ini (4/12/2022): Ada Film Seru yang Wajib Kamu Tonton

      Berikut ini jadwal bioskop XXI hari ini, Minggu, 4 Desember 2022 di Kota Solo dan beberapa kota lainnya. Apa saja film yang tayang?

      Bapeten: Pemerintah Targetkan PLTN Terealisasi pada 2039

      Pemerintah sudah menargetkan pada 2039 sudah ada realisasi PLTN sebagai upaya mendukung target karbon netral atau net zero emission dan ketahanan energi nasional.

      Kampung Singkong Salatiga Raih Piagam Leprid, Hari Ini Gelar Sedekah Singkong

      Penghargaan Leprid merupakan rekor pembuatan dan penyajian gethuk singkong terbanyak sejumlah 2.022 biji.

      Hari Terakhir Pencarian Korban Gempa Cianjur, 334 Meninggal Dunia, 8 Hilang

      Penambahan tersebut berdasarkan penemuan tim gabungan yang berhasil menemukan 3 jenazah, yakni 2 jenazah di Desa Cijedil, dan 1 lainnya ditemukan di kawasan Warung Sate Shinta.