PENGELOLAAN SAMPAH KLATEN : Ini Penyebab Kekecewaan Pedagang Pasar Kota Saat Sidak Wabup

 Sampah di TPS Pasar Induk Kota Klaten menumpuk selama dua pekan terakhir. Tumpukan sampah itu dikeluhkan pedagang. Foto diambil Jumat (10/6/2016). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Sampah di TPS Pasar Induk Kota Klaten menumpuk selama dua pekan terakhir. Tumpukan sampah itu dikeluhkan pedagang. Foto diambil Jumat (10/6/2016). (Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)

Pengelolaan sampah Klaten, sidak wabup Klaten membuat kecewa pedagang.

Solopos.com, KLATEN–Pedagang Pasar Induk Kota Klaten mengeluhkan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) pasar setempat yang tak kunjung diangkut. Keluhan disampaikan saat Wakil Bupati (wabup) Klaten, Sri Mulyani, dan tim pengendali inflasi daerah (TPID) menggelar inspeksi mendadak (sidak) yang ditujukan memantau harga kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako), Jumat (10/6/2016).

Namun, para pedagang kecewa lantaran wabup beserta rombongan tak melihat langsung tumpukan sampah di TPS pasar. Keluhan terkait sampah disampaikan hampir setiap pedagang yang didatangi wabup.

Tumpukan sampah yang kian menggunung membuat pembeli kian menurun hingga berimbas pada barang dagangan tak laku. Menanggapi keluhan pedagang tersebut, wabup meminta pedagang bersabar. “Nanti akan kami tindaklanjuti,” kata wabup saat berbincang dengan seorang pedagang sayur.

Dalam kesempatan itu, pedagang meminta wabup juga melihat kondisi tumpukan sampah di TPS Pasar Induk Kota Klaten. Namun, tak berapa lama Mulyani bersama rombongan meninggalkan pasar menuju lokasi sidak selanjutnya tanpa melihat kondisi tumpukan di TPS. Kondisi tersebut membuat pedagang kecewa.

“Tadi tidak mau menengok. Bapaknya itu [salah satu anggota rombongan wabup] suruh ke sana terus [meninggalkan pasar]. Memang dihalangi tidak boleh ke sana [TPS]. Ya kecewa, harusnya ikut melihat dan mencium baunya,” kata salah satu pedagang sayuran, Triyanti, 36.

Triyanti mengatakan tumpukan sampah di pasar sudah ada sejak dua pekan terakhir. Selain bau tak sedap, tumpukan sampah kini dipenuhi belatung yang menginvasi pedagang terutama mereka yang berjualan di dekat TPS. Hal tersebut berimbas pada pembeli yang kian menurun. “Coba lihat saja di tumpukan sampah itu belatungnya sangat banyak. Biasanya awal puasa itu selama sepekan ramai. Tetapi, kali ini ini baru dua hari ramai, pasar sudah sepi lagi,” urai dia.

Lebih lanjut, Triyanti meminta pemkab segera membuang tumpukan sampah yang ada di TPS pasar. “Harapannya segera dibuang apalagi ini mau Lebaran. Pembeli tidak mau belanja ke pasar karena tumpukan sampah. Mereka pindah ke supermarket,” ungkapnya.

Pedagang lainnya, Sukini, 55, mengatakan persoalan sampah di pasar sudah terjadi hampir sebulan terakhir. Dua pekan lalu sampah sempat terangkut. Namun, tak berapa lama aktivitas pembuangan kembali terhenti. Sementara itu, sejumlah pedagang yang berjualan di sekitar TPS hanya bisa pasrah. Mereka bertahan berjualan di dekat TPS meski lokasi jualan mereka kerap didatangi belatung yang muncul dari tumpukan sampah. Agar bisa bertahan berjualan di lokasi tersebut, mereka menutup hidung menggunakan kain serta inhaler guna melegakan pernapasan.

Tak terangkutnya sampah di TPS Pasar Induk Kota Klaten lantaran pemkab masih terkendala pengadaan tempat pembuangan akhir (TPA) alternatif. Sebelumnya, pembuangan sampah ke TPA alternatif di wilayah Desa Jogoprayan, Gantiwarno berhenti setelah diprotes warga.

Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Setda Klaten, Purwanto Anggono Cipto, mengatakan pemkab saat ini masih melakukan pendekatan ke sejumlah warga guna mencari TPA alternatif.

Berita Terkait

Espos Premium

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Indonesia membeli lisensi desain kapal perang jenis frigat yang akan dibuat oleh PT PAL di Surabaya. Desain yang dipilih adalah Arrowhead 140 dari Babcock, Inggris, yang berbobot lebih dari 5.000 ton dan akan menjadi kapal frigat terbesar Indonesia.

Berita Terkini

Kelola Sampah Organik dengan Maggot, Omah Limbah Gempol Klaten Wakili Jateng ke Tingkat Nasional

Omah Limbah Gempol mengelola sampah organik agar berdaya guna sebagai pakan utama maggot alias belatung dari lalat BSF.

Hati-Hati Lur! Jembatan Trobayan Sragen Retak-Retak, Rawan Ambles

Jembatan Trobayan di Kalijambe Sragen kembali rusak hingga mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan roda empat atau lebih.

Belajar Bahasa Inggris sambil Rebahan? Yuk, Simak Cara Berikut Ini

Di era globalisasi saat ini, kemampuan berbahasa Inggris sebagai bahasa global bukan lagi menjadi sebuah pilihan, melainkan sebuah kebutuhan.

Kisah Kades Gempol Klaten yang Diprimpeni Arwah Leluhur saat Jalani Isoman

Kepala Desa (Kades) Gempol, Kecamatan Karanganom, Edy Suryanta, merupakan salah seorang penyintas Covid-19 di desanya, Jumat (17/9/2021).

Ella Skin Care Menginspirasi melalui 1.000 Serum

Ella Skin Care dengan produknya Matcha Sebo Control Serum mengatasi masalah jerawat yanpa efek samping.

Silaturahmi ke Kediaman Habib Luthfi Pekalongan, Airlangga: Beliau Orang Tua Kita

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto sowan ke kediaman Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau Habib Luthfi.

Viral Pelajar SMA Jadi MUA, Hasil Riasannya Bikin Kaget Warganet

Seorang pelajar SMA yang diketahui bernama Desi menjadi sorotan karena keterampilannya jadi MUA. 

Potensi Pendapatan Rp42 Triliun, Ini 5 Fakta Merger Indosat dan Tri

Induk PT Indosat Tbk., Ooredoo Q.P.S.C., dan induk PT Hutchison 3 Indonesia, CK Hutchison Holdings Limited resmi bergabung atau merger.

Tak Hanya White Tiger, Monstera Variegata Marble Juga Jadi Primadona, Harganya Rp3 Juta per Daun

Petani dan pedagang tanaman hias di lereng Gunung Lawu ini menyebut bukan hanya Monstera White Tiger yang sedang hits. Dia menyebut Monstera Variegata Marble juga menjadi primadona.

Tak Cuma Dapat Bantuan Uang Buat Ngontrak, Sekeluarga Tidur di Wedangan Kartasura Juga Dapat Motor

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, mendapat bantuan senilai Rp32.650.000. Bantuan itu kemudian diwujudkan dalam bentuk motor, uang kontrakan, dan sebagainya.

118,36 Juta Dosis Telah Disuntikkan, Pemerintah Terus Upayakan Akselerasi Vaksinasi

Akselerasi vaksinasi baik dalam hal distribusi maupun pelaksanaannya terus dilakukan Pemerintah.

Para Penyanyi Tanah Air Ini Pernah Alami Insiden Memalukan di Panggung

Berbagai insiden memalukan yang dialami para penyanyi ini saat tampil di panggung adalah terjungkal hingga kostum melorot.

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Indonesia membeli lisensi desain kapal perang jenis frigat yang akan dibuat oleh PT PAL di Surabaya. Desain yang dipilih adalah Arrowhead 140 dari Babcock, Inggris, yang berbobot lebih dari 5.000 ton dan akan menjadi kapal frigat terbesar Indonesia.

Bikin Penasaran! Wisata Curug Sirawe Batang Tawarkan Pesona Aliran Air Panas dan Dingin Terjun Bersama

Wisata Curug Sirawer Batang memiliki keunikan yakni curug air panas yang bersuhu tinggi dan satu curug bersuhu sangat dingin mengucur bersamaan.

Prediksi PSIS Vs Perisraja: Paulo Henrique Jadi Ancaman Mahesa Jenar

PSIS Semarang akan tampil penuh motivasi melawan Persiraja Banda Aceh menyusul hasil positif yang mereka raih di dua laga sebelumnya.

Pakai Brand Louis Vuitton, Item Fashion Luna Maya Jadi Sorotan Warganet

Luna Maya diketahui mengenakan item fashion keluaran Louis Vuitton saat berpose dengan latar belakang jalanan New York City, Amerika Serikat.