SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Sukoharjo (Espos)--Persoalan sampah menjadi salah satu penyebab utama Kabupaten Sukoharjo gagal meraih Adipura pada 10 tahun terakhir.

Kali ini, penanganan sampah akan dijadikan prioritas untuk menggenggam penghargaan dari Kementrian Lingkungan Hidup tersebut.

Promosi Lebaran Zaman Now, Saatnya Bagi-bagi THR Emas dari Pegadaian

“Dalam penilaian tahun sebelumnya, pengelolaan sampah selalu mendapatkan penilaian rendah,” ujar Wakil Bupati Sukoharjo, Haryanto saat memimpin Rapat Persiapan Penilaian Adipura di Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo, Selasa (26/10).

Pada pertemuan yang dihadiri sejumlah pejabat Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Perhubungan Umum (DPU), serta sejumlah kepala desa/lurah dan camat tersebut dipaparkan penilaian pengelolaan Tempat Pembungan Akhir (TPA) tahun lalu mendapatkan poin rendah.

Misalkan pada hasil penilaian TPA Mojorejo yang hanya merengkuh angka 56,82 poin.

Kepala BLH, Eko Yulianto menerangkan, pengelolaan sampah tidak hanya diprioritaskan pada TPA. Pengelolaan sampah di sekolah, pasar, kantor dinas, serta pusat kesehatan ikut mendapatkan perhatian. Masing-masing pengelolaan sampah di tempat-tempat tersebut juga akan dinilai.

“Kendala utamanya memang masih sama, yakni sampah dan pasar,” beber Eko.

hkt

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya