Pengedar di Pati Sembunyikan Sabu di Cokelat Kemasan

Modus baru pengedar sabu Pati untuk mengedarkan produk mereka, dengan memasukkan sabu ke dalam cokelat kemasan.

 Gelar perkara peredaran sabu-sabu di Polres Pati. (Murianews)

SOLOPOS.COM - Gelar perkara peredaran sabu-sabu di Polres Pati. (Murianews)

Solopos.com, PATI – Berbagai cara telah dilakukan pengedar sabu agar kejahatan mereka tak terendus. Kali ini modus mereka dengan memasukkan sabu ke dalam cokelat kemasan, seperti cokelat yang dijual di toko kelontong.

Dilansir dari Murianews.com, Rabu (7/7/2021), Kapolres Pati AKBP Christian Tobing, mengatakan cara ini merupakan modus baru untuk mengelabui petugas. Selain itu, antara tersangka dan pembeli tidak bertemu langsung agar tidak mudah terlacak.

Namun karena jajaran Sat Narkoba Polres Pati sudah mengendus sejak lama, hal itu pun mudah untuk diketahui. “Sabu dimasukkan ke dalam coklat kemasan, kemudian mereka melakukan perjanjian di suatu tempat, kemudian pembeli diarahkan untuk mengambil sabu tersebut,” katanya saat konferensi pers di Mapolres Pati.

Baca Juga : 5 Bulan, Tangkapan Laut Nelayan Pati Capai 30.239 Ton

Ukuran cokelatnya tergolong kecil. Dalam satu paket cokelat, terdapat beragam sabu dengan takaran berbeda. Tergantung pada pesanan pembeli. “Dalam satu kemasan, ada yang 1 gram, ada juga yang sampai 3 gram. Tergantung permintaan pembeli,” katanya.

AKBP Christian menambahkan para tersangka tersebut ada yang pernah dihukum mengulangi tindak kejahatan yang serupa (residivis), sehingga sudah bertahun-tahun menjalankan transaksi tersebut.

Dari pengakuan para tersangka, sabu itu dipasok dari seseorang di Jepara. “Kami masih terus melakukan pengembangan untuk sampai pada bandar utamanya. Rata-rata tersangka ini emang pemain lama,” tambahnya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Lakukan Pendakian di Gunung Andong, Remaja Magelang Hilang

Seorang remaja dikabarkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Andong, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng).

Begini Awal Terungkapnya Perbuatan Bejat Pelatih Voli di Demak

Perbuatan pelatih voli di Kabupaten Demak, yang mencabuli belasan atlet atau anak didiknya yang masih di bawah umur terungkap setelah salah satu korbannya hamil.

Hadapi Era Industri 4.0, UKSW Gandeng PT SCI Gelar Webinar

Guna mempersiapkan lulusan perguruan tinggi memasuki dunia industri 4.0, UKSW bekerja sama dengan PT SCI menggelar webinar dan rekruitmen.

Hendak Mesum di Musala, Pasangan ABG di Pekalongan Kena Gerebek

Sepasang ABG di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) diduga hendak berbuat mesum di kamar mandi sebuah musala.

Modus Baru! Narkoba di Bola Tenis, Dilempar dari Luar Lapas Kedungpane

Petugas mengungkap penyelundupan narkoba dengan cara baru di Lapas Kedungpane, Kota Semarang.

Polda Jateng Ungkap Kasus Pinjol Ilegal, Pelaku Ditangkap di Yogyakarta

Aparat Ditreskrimsus Polda Jateng mengungkap kasus pinjaman online atau pinjol ilegal yang beroperasi di Jateng.

Catet Lur! Jam Pelayanan Tes Antigen Stasiun Poncol Berubah

Jam pelayanan tes antigen bagi calon penumpang kereta api di Stasiun Poncol Semarang mengalami perubahan.

Kebakaran Grobogan, Rumah Kayu Milik Warga Ludes Kerugian Rp300 juta

Rumah kayu yang terbakar milik Harno warga Dusun Gade RT 002, RW 003, Desa Pojok, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.

Keterlaluan! Pelatih Voli di Demak Tega Cabuli 13 Anak Didik, 1 Hamil

Pelecehan seksual terhadap anak didiknya yang masih di bawah umur dilakukan seorang pelatih voli di Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng).

Pengusaha Truk Keluhkan Kelangkaan Solar Subsidi

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jateng DIY mengeluhkan kelangkaan BBM subsidi jenis biosolar.

Bawang Daun Melimpah, Petani Wonosobo Raup Jutaan Rupiah Sekali Panen

Harga daun bawang yang langsung diangkut pengepul antara Rp5.000 hingga Rp Rp6.000/kilogram.

Menikmati Tantangan Mendaki Gunung Slamet Via Jalur Kaliwadas Lama

Di area basecamp, pendaki akan disambut dengan ladang warga dengan jalanan yang masih landai lalu selepas Tuk Suci, pengunjung harus siap dengan jalan sebenarnya yang menanjak.

Pengakuan Mbah Minto Bacok Maling Ikan Gegara Disetrum

Mbah Minto yang melakukan penganiayaan terhadap maling ikan di Demak mengaku aksinya dilakukan untuk membela diri.

Inspiratif! Tunanetra di Temanggung Dilatih Jadi Barista

Belasan penyandang disabilitas sensorik netra atau tunanetra di Temanggung dilatih cara meracik kopi ala barista.

Berkunjung ke Tobelo, Ganjar Dianugerahi Gelar Kesatria

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, dianugerahi gelar kesatria oleh suku Tobelo saat berkunjung di Halmahera Utara, Maluku Utara.

Waduh! Praktik Ayam Kampus di Kota Semarang Marak

Satpol PP Kota Semarang mengungkapkan praktik prostitusi mahasiswi atau ayam kampus di tempat indekos cukup marak.