Pengaruhi Potensi Korupsi, MCP Sragen Ditarget Bisa Capai 97

Bupati ingin angka Monitoring Center for Prevention (MC) Sragen tahun ini bisa menyentuh angka 97. Jika ini terwujud maka bisa diartikan potensi terjadinya korupsi di Pemkab Sragen rendah.

 Kades Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Mulyanto, menunjukkan dua penghargaan yang diterima dari Bupati Sragen di Gedung Kartini Sragen, Rabu (23/11/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Kades Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Mulyanto, menunjukkan dua penghargaan yang diterima dari Bupati Sragen di Gedung Kartini Sragen, Rabu (23/11/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki instrumen untuk memitigasi potensi terjadinya korupsi yang bernama Monitoring Center for Prevention (MCP). MCP ini memiliki skor di mana semakin tinggi skornya maka potensi terjadinya korupsi semakin kecil. Skor tertinggi adalah 100.

Sementara Pemkab Sragen menargetkan skor MCP mereka bisa mencapai 97 pada tahun 2022 ini. MCP dapat dipantau pada tujuh area rawan korupsi dan satu area penguatan institusi. Tujuh tersebut di antaranya perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, dan pelayanan terpadu satu pintu atau perizinan. Kemudian kapabilitas aparat pengawas intern pemerintah (APIP), manajemen ASN optimalisasi pendapatan daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola keuangan desa.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Ya, target MCP Sragen 97 di 2022 ini. Sampai sekarang capaiannya sudah 95. Untuk mencapai MCP di angka 97 itu APBD 2023 harus digedok maksimal 25 Desember 2022,” ujar Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, saat ditemui wartawan seusai acara Gelar Pengawasan Daerah di Gedung Kartini Sragen, Rabu (23/11/2022).

Yuni, sapaan Bupati, mengakui sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) di organisasi pemerintah daerah (OPD) Sragen masih ada yang rendah sehingga perlu didorong agar meningkat. Secara akumulasi SAKIP di Sragen masih berpredikat B. Bupati menargetkan angka SAKIP Sragen bisa B gemuk.

Baca Juga: Belum Diangkat PPPK, Honorer Lolos Passing Grade Mengadu ke DPRD Sragen

“Artinya SAKIP di masing-masing OPD minimal harus BB. Untuk menstimulus upaya itu, saya memberikan reward untuk OPD yang SAKIP-nya baik. Reward itu berupa program kegiatan senilai Rp75 juta terbaik pertama, Rp50 juta untuk terbaik kedua, dan Rp25 juta untuk terbaik ketiga. Mereka juga didampingi semua dalam kinerjanya,” ujar Bupati yang ingin program kerja di semua OPD sejalan dengan visi dan misinya.

Hadiah Uang

Reward itu juga diberikan kepada pemerintah desa dan pengelola badan usaha milik desa (BUMDes).  Penghargaan itu berupa dana bantuan keuangan khusus (BKK) di 2023 nilainya Rp100 juta untuk terbaik I, Rp75 juta terbaik III, dan Rp50 juta terbaik III.

Reward ini baru dimulai tahun ini penilaiannya dan pemberian insentifnya pada 2023. Reward ini untuk menstimulus desa lain agar berprestasi jangan asal minta bantuan pemerintah. Yang dinilai banyak ada sistem keuangan desa (siskeudes), pengelolaan asetnya, pengelolaan BUMDes-nya, dan seterusnya. Ini agar desa-desa punya spirit bersaing. Dana itu bisa digunakan membangun balai desa. Dengan begini desa bisa mandiri,” jelasnya.

Baca Juga: ASN Sragen Bikin 30 Inovasi Baru, Ada Pengaman Santet’s dan Sipmontok

Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, mendapatkan dua prestasi pada 2022, yakni desa dengan tertib pengelolaan aset terbaik ketiga dan desa dengan pengelolaan BUMDes terbaik pertama.

Kades Tanggan, Mulyanto, mengatakan dua prestasi itu diraih karena bekerja sungguh-sungguh dan mempelajari sedetail mungkin perputaran keuangan di BUMDes serta pengelolaan aset yang jelas.

“Untuk BUMDes dapat reward Rp100 juta karena juara pertama dan desa mendapat Rp50 juta karena juara ketiga. Dana insentif itu kami gunakan untuk pengembangan BUMDes dan penataan aset desa,” jelasnya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Selain Parang, Batik Motif Slobog juga Wajib Dihindari Tamu Pernikahan Kaesang

      Selain parang/lereng, ada motif batik lain yang wajib dihindari untuk dikenakana oleh tamu acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, yaitu motif slobog.

      Korsleting, 1 Rumah di Permukiman Padat Penduduk Delanggu Klaten Terbakar

      Diduga akibat korsleting, satu rumah di tengah permukiman Dukuh Sanggrahan, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu terbakar, Jumat (9/12/2022) dini hari.

      Solopos Hari Ini: Pesta Raya Demokrasi di Desa

      Pemilihan kepala desa (pilkades) di Sukoharjo menjadi pesta rakyat dan dirayakan dengan cara yang khas.

      Presien Jokowi Ungkap Momen Iriana hingga Bobby Menangis saat Siraman Kaesang

      Presiden Jokowi mengungkapkan momen Kaesang Pangarep, Ibu Negara Iriana, dan Bobby Nasution menangis saat acara siraman jelang pernikahan Kaesang di Sumber, Solo, Jumat (9/12/2022).

      Kalahkan Solo, Penurunan Kemiskinan di Sragen 2022 Tertinggi Kedua di Soloraya

      Persentase penurunan kemiskinan di Sragen tahun ini menjadi yang tertinggi kedua di Soloraya. Bahkan, dibandingkan persentase penurunan kemiskinan rata-rata di Jateng, Sragen masih lebih tinggi.

      Belum Nyerah! Tuntas Subagyo Yakin PKR bakal Berlaga di Pemilu 2024

      Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, optimistis partainya bakal lolos dan bisa berlaga di Pemilu 2024.

      Bermodal Rp500.000, Mantan KPM PKH di Sragen Kini Miliki 3 Warung Mi Ayam

      Juragan mi ayam dengan label warung Pak Ndut itu menyatakan keluar dari keluarga penerima manfaat (KPM) PKH tahun lalu dan kini sukses dengan memiliki tiga warung mi ayam di wilayah Masaran.

      Janur Kuning Melengkung dan Kembar Mayang dalam Pernikahan Adat Jawa

      Puluhan janur kuning melengkung mulai dipasang menjelang pernikahan adat Jawa, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Minggu (11/12/2022), selain janur kuning, kembar mayang juga ikut dipasang.

      Realisasi Pendapatan Pajak 2022 di Sukoharjo Naik 16,91%

      Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Sukoharjo Richard Tri Handoko menyebut capaian realisasi pajak daerah sampai dengan (30/11/2022) naik 16,91%.

      Bakesbangpol Karanganyar Gelar Penguatan Kerukunan Beragama, Ini Tujuannya

      Pertemuan bertujuan merawat kerukunan umat beragama dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan serta stabilitas negara.

      Ribuan Sukarelawan Jokowi akan Pakai Tanda Pengenal di Pernikahan Kaesang

      Saat ini terdata 13.000 orang lebih [sukarelawan] yang akan datang dan seluruhnya akan diberi tanda pengenal.

      Menang Lawan Petahana, Cakades Terpilih di Wonogiri Akan Rangkul Lawan

      Aris Wahyu Suryanto, mengatakan setelah dinyatakan terpilih dan mengalahkan cakades petahana nomor urut 2, Margono, akan berupaya membangun hubungan baik dengan pihak lawan

      Stok Darah PMI Karanganyar Hari Ini 9 Desember 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Karanganyar hari ini, Jumat (9/12/2022), bisa disimak pada artikel ini.

      Nyam, Festival Durian Lokal Digelar 4 Hari di Selogiri Wonogiri, Ini Jadwalnya

      Di antara durian lokal yang dijual, berasal dari Sumatra, Kalimantan, hingga beberapa daerah di Jawa. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp100.000/tiga buah hingga Rp120.000/buah.

      Diawali Menteri Nyirami Kaesang, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Terakhir

      Ada tujuh pasangan yang melakukan siraman kepada calon manten Kaesang yang merupakan keluarga Presiden Jokowi serta menteri, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md bersama istri.