PENGANIAYAAN SRAGEN: Begini Kondisi Pesilat Tanon Pascadikeroyok 4 Pendekar

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SRAGEN — Muh. Mahfud K, 18, pesilat asal Kebonagung, Tanon, Sragen, yang dikeroyok empat pendekar di sebelah utara SMK Muhammadiyah 6 Gemolong, Sabtu (31/3/2018) pukul 21.30 WIB mengalami luka-luka.

Kapolsek Gemolong AKP Supadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman saat dihubungi Solopos.com, Senin (2/4/2018) sore, mengatakan Mahfud, mengalami luka-luka pada bibir, kepala belakang, bawah mata kiri, jari tangan kiri, dan nyeri di sekujur tubuhnya.

Pesilat Tanon itu juga sempat menjalani perawatan di Puskesmas I Tanon. Dalam waktu kurang dari 24 jam, Unit Reskrim Polsek Gemolong, Sragen, berhasil membekuk tiga pelaku sementara satu pelaku lainnya masih dalam penyelidikan. 

Kapolsek mengatakan pada Sabtu pukul 23.30 WIB, korban pulang ke rumah diantar temannya bernama Paimo, 40. Sesampainya di rumah, korban mengeluh sakit pada sejumlah bagian tubuh yang luka-luka. Mahfud sempat pingsan pada Minggu (1/4/2018) pukul 00.30 WIB kemudian kakak korban, Febrio dan Paimo membawanya ke Puskesmas I Tanon.

Di Puskesmas I Tanon Mahfud sempat opname dan perawat memasang infus serta oksigen. Setelah Mahfud sadar, Febrio, menanyakan penyebab luka-luka itu.

“Akhirnya, korban mengaku dikeroyok empat orang, yakni Alan, 21, Rico, 18, Toto, 18, dan K, 18. Laporan ke Polsek Gemolong baru masuk pada Minggu pagi. Kami segera melakukan penyelidikian dan berhasil membekuk tiga pelaku, yakni Alan, Rico, dan Toto. Sementara K masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

 

Sebelum mengalami luka-luka, korban pamitan kepada kakaknya, Febrio, 26, untuk latihan. “Jadi korban ini diduga melakukan tindakan yang melanggar sumpah organisasi kemudian diingatkan. Sebenarnya korban ini sudah merunduk minta maaf tetapi justru malah dihajar empat orang yang masih satu perguruan dengan korban,” tuturnya.

Supadi menyampaikan ketiga pelaku telah ditangkap di rumah mereka masing-masing, yakni di Gemolong, Miri, dan Kalijambe. Sementara K merupakan pemuda asal Boyolali yang masih dalam pengejaran. 

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.

Waduh! Antrean Warga Mengular di Sentra Vaksinasi XT Square

Pendeknya durasi di hari Jumat akibat ibadah salat membuat warga berlomba datang lebih dulu hingga antrean mengular.

Sponsor Berlimpah, Persis Solo Kewalahan Terima Tawaran Kerja Sama

Jelang peluncuran tim dan jersey pekan depan, terhitung sudah 14 perusahaan yang mendukung Persis Solo musim ini.

Pelepasan Atlet PON XX Papua Kontingen Jawa Tengah asal Kota Solo

Pemkot Solo melepas 45 atlet, 9 pelatih

Total Dana IPO Tembus Rp32,14 Triliun, Kontribusi Bukalapak Rp21,9 Triliun

Dana hasil penawaran umum yang telah terkumpul hingga 16 September 2021 sebesar Rp32,14 triliun. Total dana itu berasal dari 38 perusahaan yang baru tercatat tahun ini.

Pemerintah Targetkan Ekspor Mobil Listrik di Tahun 2022

Infrastruktur dasar KIT Batang selesai sejak Mei 2021, pembangunan fasilitas recycle, cathode, dan precursor dimulai akhir tahun ini.

Dibujuk Bupati Sukoharjo, Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Tetap Tolak Tempati Rusunawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani membujuk satu keluarga pasutri Cahyo Yulianto dan Wiwin Haryati yang terpaksa tinggal dan tidur di kolong meja wedangan di Kartasura untuk menempati rusunawa.

1.681 Ibu Hamil di Kendal Sudah Ikut Vaksinasi Covid-19

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kendal, Wynee Frederica meminta ibu hamil yang ada di wilayahnya untuk tidak takut vaksinasi.

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Mendarat di Gurun Gobi, 3 Astronaut China Ditandu

Tiga astronaut China berhasil mendarat di Gurun Gobi, Jumat (17/9/2021), setelah perjalanan luar angkasa 90 hari.

5 Rumah Sakit di Sragen Punya Rapor Merah, Bupati Mencak-Mencak

Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, meluapkan kemarahannya setelah mendapati lima dari 10 rumah sakit di Bumi Sukowati mendapat rapor merah dari BPJS Kesehatan.

Antisipasi Lonjakan Kasus Akhir Pekan, Pemkot Jogja Siapkan Isoter

Penyiagaan isoter itu sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kasus di akhir pekan saat mobilitas masyarakat meningkat.

RSUD Sragen Kini Punya Generator Oksigen Mandiri, Nilainya Rp6,4 Miliar

RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen kini memiliki generator oksigen secara mandiri yang dipasang dengan anggaran senilai Rp6,4 miliar.

Evakuasi Tenaga Kesehatan Korban Penyerangan KKB di Pegunungan Bintang Papua

Puskesmas Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang diserang KKB