Tutup Iklan

PENGANIAYAAN SOLO : Sadis! Anak Balita Disiksa Ayah Tiri di Hotel, Tangan dan Kaki Diikat

PENGANIAYAAN SOLO : Sadis! Anak Balita Disiksa Ayah Tiri di Hotel, Tangan dan Kaki Diikat

SOLOPOS.COM - Polisi menunjukkan dua tersangka penyekap anak balita di hotel, Sabtu (17/2/2018). (Arif Fajar S./JIBI/Solopos)

Seorang anak balita menjadi korban penyiksaan oleh ayah tirinya di salah satu hotel wilayah Banjarsari, Solo. 

Solopos.com, SOLO -- Seorang anak berusia empat tahun, PA, menjadi korban penyiksaan ayah tirinya. PA ditemukan di salah satu kamar hotel di Jl. R.M. Said, Banjarsari, Solo, dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut ditutup lakban, Jumat (16/2/2018).

Ayah tiri PA, Dedi, 32, warga Kampung Krendang RT 001/RW 007, Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, dan adiknya, Iwan Winardi, 22, beralamat sama dengan Dedi, pada Sabtu (17/2/2018) ditahan di Mapolsek Banjarsari. Sedangkan PA yang mengalami trauma psikologis saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi Solo.

Pengungkapan kasus kekerasan terhadap anak tersebut berawal dari kecurigaan petugas hotel Wismantara, Jl. R.M. Said No. 91, Punggawan, Banjarsari, yang mendengar suara gaduh serta bau tak sedap di dalam kamar No. 11 hotel tersebut.

Petugas hotel kemudian melapor ke polisi dan bersama polisi akhirnya mengecek ke kamar tersebut. Saat kamar dibuka, polisi dan petugas hotel menemukan PA dalam kondisi tangan dan kaki terikat tali rafia serta mulut dilakban beserta paman tirinya, Iwan Winardi.

Berdasar keterangan Iwan, polisi kemudian menangkap Dedi, ayah tiri PA yang mengaku menikah secara siri dengan ibu PA, Maria. "Polisi mendatangi hotel Jumat [16/2/2018] pukul 14.00 WIB dan menangkap Dedi dan Iwan. Barang bukti yang diamankan polisi berupa dua potong lakban, potongan tali rafia warna merah, dan kaus," jelas Kapolsek Banjarsari Kompol I Komang Sarjana kepada wartawan di Polsek Banjarsari, Sabtu.

Selain menemukan PA dalam kondisi mulut dilakban, tangan dan kaki terikat tali rafia, lanjut Kapolsek, polisi mendapati sejumlah luka di tangan dan kaki serta luka melepuh dan luka yang mulai mengering terutama di kemaluan PA.

"Untuk penanganan korban lebih lanjut selain perawatan di rumah sakit, polisi juga akan menggandeng psikolog untuk pemulihan kondisi psikologis korban yang ketakutan dan hanya mau didekati serta berkomunikasi dengan petugas," terang Kapolsek.

Ayah tiri PA, Dedi, saat diwawancarai wartawan mengaku tidak melakukan penganiayaan dan hanya menyuruh adiknya, Iwan, untuk mengikat PA karena dia mau ke perayaan Tahun Baru Imlek. PA memang sengaja dititipkan ibunya kepada Dedi. Dedi kemudian menyuruh adiknya mengikat PA karena anak tirinya itu dianggap nakal.

Ibu PA yang hadir di Polsek Banjarsari mengatakan ayah kandung PA tidak mengakui PA sebagai anaknya sehingga tidak mau membiayai hidup PA. "Saya kerja untuk menghidupi anak saya [PA] tersebut," ujarnya.

Mengenai motif Dedi, polisi masih mengembangkan penyelidikan. "Motifnya masih kami selidiki, namun dugaan sementara karena ketidaksukaan tersangka kepada korban. Tersangka didakwa Pasal 77 Jo Pasal 80 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana paling lama lima tahun dan/denda paling banyak Rp100 juta," terang Kapolsek.

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.

Polrestabes Semarang Gelar Tes Antigen Acak Pemudik di Simpang Lima

Total ada sekitar 100 kendaraan dari luar daerah yang terjaring operasi Satlantas Polrestabes Semarang di Simpang Lima.

Polri Akui Ratusan Kecelakaan di Puncak Arus Balik Lebaran 2021

Polri serius mencegah warga mudik Idulfitri atau Lebaran 2021, meski demikian Polri mengakui ratusan kecelakaan sepanjang puncak arus balik.