PENGANIAYAAN SOLO : Pria Jebres Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan dengan Wajah Bonyok
Ungkik Handoko, 32, warga Jebres, Solo, yang diduga menjadi korban penganiayaan dirawat di RSUD dr. Moewardi, Jebres, Rabu (27/12/2017). (Istimewa/LBH Muhammadiyah)

Penganiayaan Solo, warga Jebres ditemukan tergeletak dengan luka di bagian wajah.

Solopos.com, SOLO -- Ungkik Handoko, 32, warga Kampung Kentingan Kulon RT 003/RW 010, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Solo, ditemukan dalam kondisi telanjang dengan luka parah pada bagian wajah di kawasan Pondok Persada pinggir Jl. Ki Hajar Dewantoro, Kentingan, Jebres, Minggu (24/12/2017).

Ungkik diduga menjadi korban penganiayaan. Kasus tersebut sekarang ditangani Polsek Jebres.

Angota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muhammadiyah Solo, Imron Supomo, mengatakan Ungkik ditemukan warga yang melintas di lokasi kejadian, Minggu, pukul 12.30 WIB. Saat ditemukan Ungkik tidak mengenakan baju tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi luka parah pada bagian kepala, wajah, dan hidung.

“Keluarga mendapatkan kabar Ungkik ditemukan warga dalam kondisi luka parah dan tidak memakai baju panik menuju ke lokasi kejadian. Kami langsung diminta bantuan keluarga Ungkik untuk menjadi kuasa hukum dalam kasus ini,” ujar Imron saat dihubungi solopos.com, Rabu (27/12/2017).

Menurut Imron, warga membawa Ungkik ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi, Jebres. Sementara keluarga Ungkik langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jebres. Ungkik, lanjut dia, saat diperiksa dokter mengalami patah tulang hidung dan wajah bengkak.

“Kami sampai sekarang masih memantau kondisi Ungkik di RSUD dr. Moewardi. Keluarga menduga sebelum ditemukan warga, Ungkik dipukuli banyak orang lalu ditinggalkan begitu saja di pinggir jalan raya,” kata dia.

Ia menjelaskan hasil pemeriksaan dokter bagian lambung Ungkik juga memar seperti terkena pukulan. Keluarga berharap polisi segera menangkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan orang lain mengalami luka parah.

“Kami sudah mengecek kepada keluarga, Ungkik sebelum kasus ini tidak pernah memiliki musuh. Keluarga siap membantu polisi jika membutuhkan keterangan soal kasus ini,” kata dia.

Kapolsek Jebres Kompol Juliana mewakili Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo, membenarkan adanya laporan kasus penganiayaan dengan korban Ungkik Handoko, warga Jebres, Jebres, Minggu.

“Kami sampai sekarang sedang memburu pelaku. Ungkik yang menjadi korban penganiayaan masih dirawat intensif di RSUD dr. Moewardi Jebres,” kata Juliana.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom