Ilustrasi pembacokan (dnaindia.com)

Penganiayaan terhadap tokoh agama berlanjut di Kendal dengan korban mantan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kangkung.

Solopos.com, KENDAL — Rangkaian penyerangan terhadap tokoh agama yang marak terjadi belakangan hari ini tampaknya berlanjut. Kali ini fenomena itu terjadi di Kabupaten Kendal, eks Keresidenan Semarang, Jawa Tengah. Korbannya adalah mantan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Kangkung, K.H. Ahmad Zaenuri.

Polres Kendal pun kini sibuk menyelidiki kasus penganiayaan tokoh agama oleh pria dengan bersenjata tajam tersebut. "Kejadiannya Sabtu (17/3) sore di depan rumah korban di Desa Truko," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kendal AKP Aris Munandar di Kendal, Minggu (18/3/2018).

Menurut dia, pelaku penyerangan terhadap kiai NU di Kendal itu diketahui bernama Suyatno, 34, warga Gumuh, Kabupaten Kendal, Jateng. Selain Ahmad Zaenuri, pelaku pembacokan itu juga melukai menantu takmir Masjid At Tuqo yang bernama Agus Nurus Sakban.

Aris menjelaskan tindak penganiayaan itu sendiri bermula ketika Agus Nurus sedang mengeluarkan mobil dari dalam rumah. Pelaku mendadak menyerang Agus yang masih berada di dalam mobil. Mengetahui anak menantunya diserang orang dengan senjata tajam, Ahmad Zaenuri berusaha membantu.

"Kedua korban mengalami luka di sejumlam bagian tubuh karena sabetan senjata tajam," katanya sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Senin (19/3/2018).

Sementara itu, pelaku yang sempat dihakimi warga sekitar rumah korban akhirnya dapat diamankan. Saat ini, petugas masih mendalami motif dari penyerangan tokoh agama dengan senjata tajam tersebut. Sedangkan pelaku pembacokan itu kini masih mendapat perawatan di rumah sakit akibat dihakimi massa.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten