Kategori: News

Pengamat Politik: Wajah DPR 2019-2024 Sejuk


Solopos.com/Newswire

Solopos.com, JAKARTA – Jajaran pemimpin DPR periode 2019-2024 yang dilantik, Selasa (1/10/2019), dinilai merefleksikan kesejukan. Pernyataan tersebut disampaikan pengamat politik dari Indo Barometer, Muhammad Qodari.

Menurut Muhammad Qodari, Puan Maharani sebagai pemimpin Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) beserta jajarannya merupakan figur yang tidak kontroversial. Menurutnya, Puan Maharani bisa menjembatani komunikasi antara DPR dan presiden.

Baca juga: Sah! Puan Maharani Wanita Pertama Pimpin DPR

"Puan Maharani juga dapat menjadi jembatan kebangsaan antar-partai politik di DPR seperti yang telah dibangun ayahandanya, Taufiq Kiemas, yakni membangun komunikasi lintas partai di parlemen. Taufiq Kiemas menjadi mentor politik bagi Puan, demikian juga ibunya Megawati Soekarnoputri," katanya seperti dilansir Antara, Rabu (2/10/2019).

Muhammad Qodari berharap Puan Maharani menjadi pemimpin yang baik bagi produk legislasi DPR yang sering menjadi sorotan publik, karena realisasinya selalu di bawah target. Dia menyarankan tiga hal kepada pemimpin DPR yang baru dilantik, pertama target legislasi harus realistis.

Baca juga: Netizen Komentari Pelantikan Puan Maharani Jadi Ketua DPR

Kedua, DPR harus bekerja sama dengan eksekutif karena sumber daya manusia di kementerian lebih banyak daripada di DPR, sehingga lebih banyak yang bekerja. Ketiga, perlu adanya manajemen legislasi undang-undang yang kontroversial.

"Kerja legislasi harus dipilah-pilah dan dikerjakan sesuai dengan jadwalnya. Pembuatan draf dan pembahasan rancangan undang-undang, jangan ditumpuk dan baru dikerjakan di akhir periode secara terburu-buru, seperti periode sebelumnya," kata dia.

Baca juga: Resmi Jadi Ketua DPR, Begini Imbauan Puan untuk Anggotanya

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Puan Maharani dilantik sebagai Ketua DPR periode 2019-2024. Dalam kerjanya, dia dibantu empat wakilnya, yakni Azis Syamsuddin (Partai Golkar), Sufmi Dasco Ahmad (Partai Gerindra), Rahmat Gobel (Partai Nasdem), Abdul Muhaimin Iskandar (PKB).

Dimodifikasi pada Rabu, 2 Oktober 2019 19:16

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita