Pengakuan Sopir Truk Kontainer Pelaku Tabrak Lari di Tol Madiun

Sopir truk kontainer, pelaku tabrak lari di jalan tol Madiun yang menewaskan dua orang memberikan pengakuan yang mengejutkan.

 Ilustrasi tabrak lari. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tabrak lari. (Freepik)

Solopos.com, MADIUN — Sopir truk kontainer yang menjadi pelaku tabrak lari di jalan tol Madiun, Sukiman, 51, mengaku menyesal dengan perbuatannya yang menyebabkan meninggalnya dua orang. Ia langsung kabur dan tak memberikan pertolongan kepada kedua korban yang telah ditabrak di Jalan Tol Madiun-Surabaya, Kabupaten Madiun, Selasa (25/1/2022)

Sukiman mengaku mengetahui telah menabrak dua orang yang sedang ada di pinggir jalan. Dia mengaku sempat turun dari truknya untuk mengecek kondisi korban.

PromosiGalaksi Tanpa Materi Gelap Bikin Bingung Astronom

Namun, setelah turun dari kendaraannya, ia melihat ada dua orang yang terkapar. Namun, Sukiman justru kabur tanpa mempedulikan kondisi dua orang korban itu. Ia pun mengaku takut setelah menabrak dua orang itu.

Baca juga: Tewaskan 2 Orang, Pelaku Tabrak Lari di Tol Madiun Ditangkap

“Saya takut. Takut saja,” kata dia, saat dihadirkan di Mapolres Madiun, Rabu (26/1/2022).

Sukiman juga tidak ada niatan melaporkan peristiwa kecelakaan itu ke petugas kepolisian terdekat. Justru, dia malah terus melanjutkan perjalanannya dan mencoba menghilangkan barang bukti dengan mengganti kaca spion truknya.

Warga Desa Taraban, Kecamatan Pagoyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), itu pun mengaku mengantuk saat sedang mengemudikan truk kontainer bermuatan furnitur tersebut hingga terlibat kecelakaan maut pada Selasa pagi itu.

“Saat itu saya mengantuk,” ujar dia.

Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo, mengatakan dari hasil pemeriksaan, tersangka mengemudikan truk kontainer berpelat nomor B 9110 UEW itu dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Saat ini, polisi masih mendalami unsur kelalain yang dilakukan oleh tersangka.

Baca juga: Ini Ganjaran Pelaku Tabrak Lari yang Tewaskan 2 Orang di Tol Madiun

“Tersangka awalnya tidak mengakui telah menabrak kedua orang korban. Tersangka hanya menyerempet badan truk,” kata dia.

Anton menyampaikan tersangka sempat melarikan diri seusai menabrak dua orang yang sedang mengecek kondisi ban truknya di Jalan Tol Madiun-Surabaya. Petugas pun langsung melakukan pengejeran ke arah timur.

“Kami memeriksa sejumlah kamera CCTV di beberapa titik. Dari hasil rekaman CCTV itu terlihat truk yang diduga menabrak korban keluar dari Exit Tol Nganjuk kemudian ke arah timur,” terangnya.

Hingga akhirnya sopir truk kontainer itu pun berhasil ditangkap di pool truk kontainer di wilayah Krian, Kabupaten Sidoarjo. Saat ini tersangka ditahan di Mapolres Madiun.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Mengundang Bencana di Tanah Bencana

+ PLUS Mengundang Bencana di Tanah Bencana

Ekspansi industri dan pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir Kota Semarang hingga Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, menicayakan krisis lingkungan berupa tanah ambles dan banjir atau rob.

Berita Terkini

Kulit Satwa Dilindungi Dibuat Kerajinan, Pria Jember Ditangkap Polisi

Polisi menangkap seorang perajin asal Jember, Jawa Timur (Jatim), yang menggunakan kulit dan kepala satwa dilindungi sebagai bahan pembuatan kerajinan.

Universitas Brawijaya Telusuri Jejak Mahasiswa Ditangkap Densus 88

Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), diamankan Densus 88 Antiteror Polri karena diduga terafiliasi jaringan ISIS.

Diduga Ikut ISIS, Mahasiswa Universitas Brawijaya Ditangkap Densus 88

Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya Malang ditangkap Densus 88 Anti-teror Polri karena diduga terafiliasi jaringan ISIS.

Kereta Cepat Bakal Dibangun di Surabaya, Wagub Jatim: Jangan Ditunda

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana membangun jaringan kereta cepat di wilayah Kota Surabaya.

Mengenal Getuk Golan, Kudapan Khas Ponorogo yang Wajib Dicoba

Mengenal getuk Golan yang merupakan kudapan khas Ponorogo yang telah ada sejak puluhan tahun silam.

Tantu Panggelaran, Asal Muasal Pulau Jawa dan Paku Gunung Semeru 

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur menjadi tempat yang sakral bagi umat Hindu karena sebagai tempat bersemayamnya dewa-dewa, sesuai Kitab Tantu Panggelaran yang menganggapnya sebagai paku saat penciptaan Pulau Jawa.

Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan DPRD Ponorogo, Apa Saja Tuntutannya?

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Front Renaissance menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Ponorogo dengan sederet tuntutan.

Tanah Longsor di Ponorogo, 2 Rumah Jebol

Bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, akibat curah hujan tinggi.

Oalah, Kotak Amal Musala di Madiun Ternyata Sudah 4 Kali Dibobol Maling

Kejadian kotak amal di musala As-Shabirin di Jalan Sidomukti, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, yang dibobol maling ternyata sudah empat kali terjadi.

Sopir Ngantuk, Truk Tabrak Truk di Tol Madiun, 1 Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di KM 620B Jalan Tol Madiun-Surabaya, Desa Bongsopotro, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (23/5/2022) petang.

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pustakawan Sekolah di Madiun Ikuti Bimtek

Sebanyak 120 pustakawan sekolah jenjang SD dan SMP di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengikuti bimbingan teknis pustakawan.

Berpura-Pura Hendak Salat, Pria Bobol Kotak Amal Musala di Madiun

Kotak amal musala di Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, dibobol maling saat siang hari.

Harimau Jawa Terakhir Terdeteksi di Taman Nasional Meru Betiri Jatim

Kawasan Taman Nasional Meru Betiri di Jawa Timur disebut-sebut menjadi salah satu habitat harimau Jawa.

Bermodus Jual Migor Murah, Emak-Emak di Ponorogo Tipu Ratusan Orang

Seorang perempuan di Ponorogo ditangkap polisi karena menipu ratusan orang dengan modus penjualan minyak goreng murah.

Nahas, Petani Madiun Meninggal Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah

Seorang petani di Kabupaten Madiun meninggal dunia karena tersengat listrik jebakan tikus yang dipasang di sawahnya.