Pengacara: Senjata Kivlan Zein untuk Berburu Babi

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA — Kuasa hukum mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, Djuju Purwantoro, menyatakan pihaknya akan mengajukan praperadilan dalam kasus dugaan kepemilikan senjata ilegal. Dia beralasan senjata itu hanya untuk berburu babi.

“Rencananya begitu, alasannya normatif, ada aturan. Tapi untuk penangkapan dan penahanan Kivlan tak sesuai aturan,” ujar Djuju di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Djudju menegaskan hal yang dituduhkan kepada kliennya dalam Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat No 12/1951 tentang senjata api, tidak sesuai dengan aturan. Alasannya, dia mengklaim Kivlan tidak pernah memiliki maupun menguasai senjata api.

Djuju menyatakan bahwa senjata api yang dimaksudkan itu untuk berburu babi, bukan untuk rencana pembunuhan terhadap empat tokoh nasional dan seorang pimpinan lembaga survei itu.

Tim kuasa hukum juga akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan Jumat besok. “Pasti, besok kami ajukan. Penjaminnya ada istri, rekan dan pejabat,” ucap Djudju.

Kivlan rencananya akan dipindahkan ke Rutan Polisi Militer Guntur, Jakarta Selatan selama 20 hari terhitung sejak hari Kamis ini, usai menyelesaikan berkas acara pemeriksaan dan diperiksa kesehatannya oleh dokter Polda Metro Jaya.

Tim kuasa hukum juga mengupayakan agar Kivlan Zein bisa bebas kurang dari 20 hari. Lantas, Suta Widhya, kuasa hukum Kivlan berpendapat kliennya tidak perlu ditahan.

“Sebenarnya tidak ada alasan untuk menahan, tapi kita ikuti prosedur walau tidak ada bukti-bukti. Kivlan tidak pernah memegang senjata setelah pensiun, dia seorang dosen dan pembicara di berbagai tempat,” kata Suta.


Berita Terkait

Berita Terkini

Lorong Misterius di Bawah Kodim Banyuwangi, Semisterius Apa?

Kodim 0825 Banyuwangi dulunya adalah kediaman warga Belanda, lorong bawah tanah diduga tempat persembunyian,

Indonesia Kembali Terima Bantuan 1,2 Juta Dosis Vaksin

Pemerintah Indonesia kembali menerima bantuan jutaan dosis vaksin AstraZeneca. Vaksin ini merupakan bantuan dari negara sahabat.

Tangkarkan Benih Padi, Pria Asal Kajen Klaten Raup Omzet Rp1 M/Tahun

Dalam setahun, omzet yang diperoleh Suwono, 70, bisa mencapai Rp1 miliar dengan pendapatan bersih sekitar Rp500 juta.

Jembatan Kaca Bakal Dibangun di Gunung Bromo, Ini Fasilitasnya

Jembatan kaca sepanjang 120 meter dengan fasilitas pendukungnya akan dibangun di kawasan wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim).

Awas Nabrak Lur! Ada Tiang Listrik di Tengah Jalan Depan TSTJ Solo

Warga berharap tiang listrik di tengah jalan depan objek TSTJ, Jebres, Solo, bisa digeser ke tepi jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Indonesia Superior di Piala Thomas

Indonesia baru saja meraih gelar Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan China di partai final, Minggu (17/10/2021). Itu merupakan gelar Piala Thomas ke-14 bagi Tim Merah Putih.

Wagub Jateng Dorong Adanya Wisata Halal di Tawangmangu, Ini Maksudnya

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen, mendorong wisata halal di Tawangmangu untuk membidik wisatawan dari negara muslim.

Begini Saat Warga Bagikan Uang Koin Senilai Jutaan Rupiah di Madiun

Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Waspada Jeratan Pinjol Ilegal! Ini Cara Menghindarinya

Untuk memberantas pinjol ilegal, OJK bareng BI, Polri, Kominfo, dan Kemenkop UKM telah melakukan pernyataan komitmen bersama pada tanggal 20 Agustus 2021.

Maling Kotak Infak di Masjid Ngawonggo Klaten Lolos dari Kejaran Warga

Sebelum menggondol kotak infak, maling berjenis kelamin pria itu sempat mondar-mandir di depan masjid.  

Breaking News! Api Melalap Hunian Warga di Klandungan Sragen

Sedikitnya tiga rumah warga Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal, Sragen dilalap api.

Penumpang KRL Jogja-Solo Meningkat, Minggu Paling Ramai

Tren kenaikan volume penumpang KRL pada Oktober juga dipengaruhi oleh semakin terkendalinya kasus Covid-19 di Yogyakarta dan Solo.

Kenali Efek Aborsi Seperti Dilakukan Mantan Pacar Aktor Kim Seon Ho

Menurut American Pregnancy Association, efek aborsi juga dapat mempengaruhi kesehatan mental.

Tak Punya Sirkuit, Atlet Sepatu Roda Latihan di Bantaran Kali Madiun

Porserosi Kota Madiun berharap pemerintah membangun sirkuit sepatu roda agar atlet sepatu roda tidak latihan di fasilitas umum, salah satunya bantaran Kali Madiun.

Jangan Coba Buru Satwa Liar di Area Ini, Bisa Kena Denda Rp10 Juta Lur

Pemerintah Desa Karungan, Kecamatan Plupuh, Sragen mengeluarkan peraturan desa untuk melindungi satwa liar di wilayah mereka.