Pengacara Beberkan Hasil Autopsi Brigadir J: 4 Tembakan & Patah Tulang

Pengacara menjelaskan hasil autopsi ulang jasad Brigadir J yang menjadi korban pembunuhan Ferdy Sambo penuh luka tembak dan patah tulang.

 infografis Keadilan Brigadir J (Solopos/Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - infografis Keadilan Brigadir J (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, JAKARTA — Pengacara Kamaruddin Simanjuntak membeberkan hasil autopsi ulang jasad Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang meninggal akibat pembunuhan berencana dengan dalang Irjen Pol Ferdy Sambo.

Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, menyebut banyak luka di jasad almarhum berdasarkan hasil autopsi kedua. Dia menyebut ada empat bekas tembakan yang menembus tubuh Brigadir J hingga nyawanya melayang.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

“Autopsi yang kedua itu kan salah satunya itu otak tidak ditemukan di kepala. Ada lem di belakang kepala. Ketika diraba-raba, rambut dibotak, ditemukan lem. Lemnya dicopot lalu ditusuk ke arah mata, mentok, tidak tembus.

Tetapi ketika ditusuk atau disonde ke arah hidung tembus. Berarti tembakan dari belakang tembus di puncak hidung. Itu yang dulu gambarnya saya tunjukkan dijahit. Itu tembakan pertama,” katanya dalam video tayangan CNN Indonesia yang beredar di Twitter, Rabu (10/8/2022).

Baca juga : Profil Kompolnas Benny Mamoto, Dicap Bohong Soal Pembunuhan Brigadir J

Luka Tembak

Kamaruddin menambahkan, tembakan kedua dalam pembunuhan Brigadir J dilakukan dari bawah leher menuju bibir bawah. “Ketika disonde atau ditusuk tembus ke bibir bawah. Itu diduga tembakan kedua,” sambung dia.

Tembakan ketiga diduga dilakukan dari dada kiri hingga menembuss ke belakang. Sementara tembakan ke empat diduga dilakukan di pergelangan tangan.

“Jadi empat peluru tembus, atau diduga peluru,” sambung Kamaruddin.

Patah Tulang

Selain bekas tembakan, ditemukan luka lain di sekujur tubuh Brigadir J yang menjadi korban pembunuhan berencana oleh atasannya, mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo.

“Luka lain itu di tengkorak enam retakan. Dan otak tidak ditemukan lagi di situ. Kemudian di bawah mata ini ada sobekan diduga benda tajam. Kemudian di atas alis,” jelas Kamaruddin.

Dia juga menyebut ada luka terbuka di bahu sebelah kanan Brigadir J yang belum diketahui penyebabnya dan saat ini telah diambil sampelnya untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca juga : Bharada E Bongkar Pembunuhan Brigadir J Setelah Ketemu Ortu

Kamaruddin menambahkan, pergelangan tangan dan jemari Brigadir J yang menjadi korban pembunuhan diketahui dalam kondisi patah.

“Kemudian pergelangan tangan patah. Tidak tahu siapa yang mematahkan. Jari-jari tangan patah. Jari kelingking, jari manis, dipatah-patahkan,” tandasnya.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Nenek-Nenek Jadi Tersangka Kecelakaan Maut di Sukabumi

      Wanita lansia yang merupakan pengemudi minibus Xpander bernopol F 1349 OJ diduga lalai saat mengemudikan kendaraannya.

      12 Mahasiswa Tersangkut Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa Rp22,3 Miliar

      Ke-12 mahasiswa tersebut adalah penerima beasiswa yang tidak berhak atau tidak memenuhi syarat sebagai penerima.

      Pengacara Klaim Ferdy Sambo dan Istri Taat Hukum, Ini Alasannya

      Ferdy Sambo dan Putri lebih memilih untuk kooperatif dengan penyidik dalam pengungkapan perkara pembunuhan Brigadir J.

      Video Viral, Puan Suntuk karena Pengawal Ikut Bagikan Kaus

      Video itu viral karena Puan terlihat murung dan tidak menampilkan senyumnya.

      Tak Ada Unsur Pidana, Penyidikan Kasus Kematian Mahasiswi Unej Bakal Dihentikan

      Satreskrim Polres Jember bakal menghentikan proses penyelidikan kasus kematian mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember bernama Putri Pujiarti.

      Airlangga-Puan Direncanakan Bertemu Pekan Depan

      Sebelumnya, rencana Airlangga dan Puan bertemu ini juga diungkapkan Ketua Fraksi PDIP di DPR Utut Adianto.

      Febri Diansyah Bela Putri Sambo: Tak Salahkan yang Benar, Benarkan yang Salah

      Febri menyatakan pendampingan hukum bersama tim untuk Putri Sambo akan dilakukan secara objektif, tidak membabi buta, menyalahkan yang benar, dan membenarkan yang salah.

      Firli Bahuri: Selamat Datang di KPK, Johanis Tanak

      Firli mengucapkan selamat kepada Johanis Tanak yang pernah menjabat Direktur Tata Usaha Negara Kejaksaan Agung itu karena telah menjadi insan KPK.

      Survei CSIS: Golkar Terpopuler di Kalangan Pemilih Muda

      Hasil survei CSIS menemukan Golkar menjadi partai terpopuler di kalangan pemilih muda.

      Penyeru Restorative Justice Kasus Korupsi Jabat Wakil Ketua KPK

      Dalam uji kepatutan dan kelayakan, Johanis Tanak menyatakan pemikirannya untuk memberlakukan restorative justice dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

      Jual Bayi Rp15 Juta, Pelaku Perdagangan Anak Kumpulkan Ibu Hamil Tak Bersuami

      Modus yang dilakukan tersangka adalah mengumpulkan para ibu hamil tak bersuami lalu ditawari bayi akan diadopsi.

      Febri Diansyah Objektif Bela Putri Sambo, Deolipa: Yang Bisa Dipegang Hanya HP

      Febri Diansyah itu menjelaskan kenapa dirinya yang seorang aktivis antikorupsi dan selama kritis terhadap pelanggaran di Polri mau menjadi pengacara Putri Sambo.

      Profil Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Menjadi Pengacara Putri Sambo

      Pada 18 September 2020, Febri Diansyah mengundurkan diri dari KPK dengan alasan kondisi KPK telah berubah setelah dipimpin jenderal bintang tiga Polri, Firli Bahuri.

      Eks Jubir KPK Bela Putri Sambo, Deolipa: Gak Ada Kerjaan Ya Jadi Advokat

      Menurut Deolipa Yumara, hak setiap pengacara untuk membela siapapun.

      Persyaratan Calon TNI 2022 Direvisi, Panglima TNI: Itu Lebih Mengakomodasi

      Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, merevisi persyaratan calon TNI 2022.

      Bareskrim Polri Serahkan Ferdy Sambo ke Kejagung Maksimal 14 Hari

      Sore ini penyidik Bareskrim Polri menemui jaksa penuntut umum terkait P-21 berkas perkara Ferdy Sambo.