Pengabdian Masyarakat, Undip Dampingi UKM di Pemalang

Tiga dosen Sekolah Vokasi Undip yang tergabung dalam Tim Program Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat( PKUM ) memberikan pendampingan untuk membantu pengembangan bisnis para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Desa Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Pengabdian Masyarakat, Undip Dampingi UKM di Pemalang

SOLOPOS.COM - Pelatihaan pengoperasian dan perawatan alat pasteurisasi dalam pengabdian masyarakat Undip di Pemalang, Jateng. (Antara-Tim Dosen Undip)

Solopos.com, SEMARANG — Tiga dosen Sekolah Vokasi Undip yang tergabung dalam Tim Program Penguatan Komoditi Unggulan Masyarakat( PKUM ) memberikan pendampingan untuk membantu pengembangan bisnis para pelaku usaha kecil menengah (UKM) di Desa Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program pengabdian masyarakat dalam rangka penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna. Tim Sekolah Vokasi Undip itu, menurut publikasi Kantor Berita Antara, Minggu (15/9/2019), dimotori Ireng Sigit Atmanto, Edi Supriyo, dan Isti Pudjihastuti.

Desa Belik merupakan daerah penghasil produk pertanian nanas madu, karena desa ini berada di lereng Gunung Slamet sehingga memungkinkan tanaman nanas tumbuh subur. Selain nanas juga terdapat tanaman pisang ambon yang dapat tumbuh subur, sehingga dapat dikembangkan menjadi produk sale pisang.

Dalam kegiatan tersebut tim mengadakan pelatihan dan pendampingan prosedur pengoperasian dan perawatan alat pasteurisasi dan alat pengepakan yang merupakan sumbangan dari tim pengabdian agar dalam penggunaannya dapat memberikan keamanan dan kelancaran selama proses produksinya.

Tim melaksanakan kegiatan tersebut di daerah Belik dengan pertimbangan di daerah tersebut ada kelompok usaha bersama Vitanas yang  mengolah nanas madu menjadi aneka jenis camilan dan minuman. Desa Semoge, Kecamatan Pulausari, juga mengolah pisang menjadi sale pisang.

Sementara ini, masalah utama yang dialami UKM selama proses produksi adalah karena masih menggunakan peralatan yang sederhana dan manual dalam skala rumah tangga akibatnya produksinya kurang terkontrol secara maksimal dan sulit berkembang. Adanya hibah peralatan pasteurisasi dan sealer serta pelatihan dan pendampingan dalam pengoperasian alat pasteurisasi maupun sealer UKM merasa sangat terbantu dalam meningkatkan produksinya. Sehingga diharapkan nantinya akan dapat memperluas pangsa pasar hingga luar daerah.

Tim PKUM berharap semoga dengan adanya kegiatan pengabdian ini dapat memperkuat dan menumbuhkan kemampuan inovasi dan implementasi IPTEK bagi perguruan tinggi dalam menggali dan meningkatkan kualiatas produk UKM di daerah-daerah serta membangun hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat yang pada akhirnya akan mendorong peningkatan daya saing usaha kecil menengah dengan produk unggulan di daerah setempat.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Arus Turun Wisatawan dari Tawangmangu dan Ngargoyoso Lancar

Arus turun kendaraan wisatawan dari Ngargoyoso dan Tawangmangu, Karanganyar terpantau lancar Sabtu (15/5/2021) sore.

Mas Abby Eks Napi Teroris Yang Kini Mahir Meracik Siomay, Jualan di Sukoharjo

Kristianto alias Mas Abby mantan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Malang kini berjualan siomay di sekitar kediamannya di wilayah Sukoharjo.

Lalu Lintas Wonogiri Ramai, Mayoritas Keluar Kota

Lalu lintas di jalan raya Wonogiri pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021) terpantau masih ramai, tetapi lancar. Kebanyakan kendaraan keluar dari Wonogiri.

649 Kendaraan Berpelat Nomor Luar Daerah Terpaksa Putar Balik di Prambanan

Sebanyak 649 kendaraan roda empat berpelat luar daerah harus putar balik selama berlangsung penyekatan pemudik arus balik di Prambanan, Klaten.

Wisatawan Luar Jateng yang Mencoba Masuk Lewat Karanganyar Terus Bertambah

Wisatawan dari luar Jawa Tengah yang mencoba masuk ke Karanganyar, Jateng semakin banyak pada H+2 Lebaran atau Sabtu (15/5/2021).

Overload! Perahu Wisata yang Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali Maksimal Angkut 12 Penumpang

Perahu wisata yang terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021) kelebihan muatan karena maksimal mengangkut 12 penumpang.

Penting! Lakukan Ini Jika Alami Musibah Kapal Tenggelam

Ada sejumlah hal dilakukan saat alami musibah kapal tenggelam.

Transpuan Hollywood Ini Pernah Sambangi Magelang

Sosok yang pernah menjadi ayah tiri dari selebriti penuh sensasi, Kim Kadarshian, ini pernah menyambangi Magelang.

Liburan Cari Ikan, Bakul Bakso Tewas Kena Alat Setrum Punya Sendiri

Pedagang bakso di Grobogan, Jawa Tengah tewas setelah tersengat listrik dari alat setrum ikan milik sendiri saat mencari ikan.

Tolong Temannya yang Tercebur di Sungai, Pemuda Sukoharjo Tenggelam dan Meninggal Dunia

Seorang pemuda bernama Adam Susanto, warga Desa Triyagan, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo tenggelam di sungai di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban.

Tambah 3 Lagi, 6 Jasad Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali Ketemu

Sebanyak enam dari sembilan korban perahu terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali ditemukan dan telah dievakuasi ke RSUD Waras Wiris.

19 Pengendara Sepeda Motor Terjaring Razia Masker

Sebanyak 19 pengguna jalan terjaring razia masker saat melintas dengan sepeda motor di depan Kantor Kecamatan Bulu, Sukoharjo, Sabtu (15/5/2021).