PENERIMAAN MAHASISWA BARU : Pendaftaran SBMPTN 2015 Telah Dibuka

PENERIMAAN MAHASISWA BARU : Pendaftaran SBMPTN 2015 Telah Dibuka

SOLOPOS.COM - Logo SBMPTN (DokJIBI/Solopos)

Penerimaan mahasiswa baru jalur SBMPTN 2015 telah dibuka.

Solopos.com, JAKARTA – Panitia penerimaan mahasiswa baru membuka proses Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2015 hari ini, Senin (11/5/2015).

Informasi pendaftaran secara lengkap dapat disimak di laman resmi SBMPTN 2015 yaituwww.sbmptn.or.id. Pendaftaran dibuka pada 11-29 Mei secara online di laman tersebut. Sementara itu, ujian tulis dan keterampilan dijadwalkan pada 9-11 Juni.

Seperti halnya SNMPTN, peserta SBMPTN 2015 dapat memilih tiga kelompok ujian, yaitu sains dan teknologi (saintek), sosial dan humaniora (soshum) dan kelompok campuran. Peserta dapat memilih maksimal tiga program studi (prodi) dengan ketentuan tertentu.

Jika memilih tiga prodi saintek, maka peserta mengikuti kelompok ujian saintek. Begitu juga dengan pilihan soshum. Namun, jika peserta memilih prodi saintek dan soshum, maka dia mengikuti kelompok ujian campuran.

Syarat pemilihan PTN juga sama dengan SNMPTN 2015. Jika hanya memilih satu prodi, maka bisa memilih prodi tersebut di universitas negeri mana pun. Tetapi jika memilih dua atau tiga prodi, maka satu PTN pilihan tersebut harus berada di wilayah ujian masing-masing pendaftar.

Peserta SBMPTN 2015 adalah siswa lulusan 2013 dan 2014 yang dibuktikan dengan ijazah. Sedangkan lulusan 2015 boleh mengikuti SBMPTN dengan syarat memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, sekurang-kurangnya memuat informasi jati diri dan foto terbaru yang bersangkutan serta dibubuhi cap yang sah.Hasil Ujian Nasional (UN) tingkat SMA akan diumumkan tanggal 15 Mei mendatang.

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.