PENEMUAN MAYAT BATANG : Jasad di Sungai Klidang Lor Diduga Korban Tertabrak Kereta Api
Ilustrasi mayat (JIBI/Harian Jogja/Antara)

Penemuan mayat di Sungai Klidang Lor, Batang, Jateng diduga korban tertabrak kereta api.

Solopos.com, BATANG —Tim Search and Rescue (SAR) gabungan Polres Batang, SAR Kanzus, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang, Jumat (14/7/2017) sore, mengevakuasi jasad seorang laki-laki yang diduga berumur 65 tahun. Lelaki itu diduga korban tewas tertabrak Kereta Api Argo Anggrek Jurusan Jakarta-Surabaya.

Kepala Polres Batang, AKBP Juli Agung Pramono, di Batang, Jumat, mengatakan korban diduga tertabrak KA Argo Bromo Anggrek, Kamis (13/7/2017). Penemuan mayat oleh tim SAR itu di jembatan Sungai Klidang Lor. "Jasad korban dapat kita temukan dan evakuasi di bawah jembatan Sungai Klidang lor, sekitar pukul 16.00 WIB," katanya.

Kapolres Juli Agung Pramono yang didampingi Kepala Polsek Batang AKP Bambang Sugiyanto mengatakan jasad laki-laki itu ditemukan tanpa identitas diri. "Korban ditemukan mengambang dalam kondisi telungkup, mengenakan baju warna cokelat dan celana krem di bawah kapal yang sedang bersandar," katanya.

Hasil evakuasi penemuan mayat itu dibawa tim SAR ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalisari Batang, Jawa Tengah untuk dilakukan autopsi demi memperoleh visum et repertum sesuai sebab kematiannya. "Bagi masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban atau merasa kehilangan segera menghubungi kepolisian atau rumah sakit," katanya.

Sebelumnya, petugas polres hanya menemukan tas punggung warna kombinasi biru, hitam, krem yang di dalamnya berisi sejumlah uang kertas dan uang logam di sekitar lokasi kejadian. Penemuan mayat orang yang diduga tercebur ke sungai itu baru membuahkan hasil setelah tim SAR gabungan sejumlah elemen masyarakat Batang berusaha mencarinya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho