Tutup Iklan

PENEMUAN BAYI SEMARANG : Jasad Bayi Laki-Laki Terkapar di Bawah Jembatan Kartini

PENEMUAN BAYI SEMARANG : Jasad Bayi Laki-Laki Terkapar di Bawah Jembatan Kartini

SOLOPOS.COM - Jasad bayi tergeletak di tepi sungai bawah Jembatan Kartini, kawasan Banjir Kanal Timur, Semarang. (Facebook.com-Lawas Katrok)

Penemuan bayi laki-laki tanpa nyawa di bawah Jembatan Kartini, kawasan Banjir Kanal Timur, Kota Semarang menggemparkan warga.

Solopos.com, SEMARANG – Penemuan bayi laki-laki tanpa nyawa di bawah Jembatan Kartini, kawasan Banjir Kanal Timur, Kota Semarang, Selasa (25/10/2016), mengemparkan warga setempat.

Informasi tersebut diperoleh Semarangpos.com dari grup Facebook Media Informasi Kota Semarang (MIK Semar). Seorang pengguna Facebook dengan akun Lawas Katrok mengunggah foto bayi malang tersebut di Selasa sekitar pukul 16.30 WIB. "Ditemukan bayi laki-laki di bawah Jembatan Kartini, Banjir Kanal Timur," tulisnya bersama dengan foto tersebut.

Tak diketahui apakah bayi tersebut sengaja dibuang atau tak sengaja hanyut. Namun, penemuan bayi di kawasan Banjir Kanal Timur, Kota Semarang itu mengundang banyak komentar netizen member MIK Semar. "Sungguh biadap ibu & bapak anak tsb. Sungguh tega !! Ga pny hati," tulis pengguna akun Immanuella Viani Hartanto mengadili.

Selain kecaman, banyak pula netizen yang jatuh iba kepada bayi bernasib malang itu. Doa pun mengalir di kolom komentar. "Innalilahi wa'inna i'llaihi roji'un. Moga masuk surga dik," ujar pemilik akun Ahmad Tohir.

Dalam foto penemuan bayi Semarang yang diunggah pengguna akun Lawas Katrok tersebut terlihat tubuh bayi yang sudah pucat dan kaku tergeletak di tepian sungai kawasan Banjir Kanal Timur dengan kepala terbungkus kantong plastik hitam. Sampai saat ini, belum ada informasi lebih lanjut tentang kasus ini. (Ginanjar Saputra/JIBI/Semarangpos.com)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.

Pemerintah Dukung UMKM Banyumas dengan Dana Hibah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyalurkan dana pinjaman bergulir yang sudah merupakan program bantuan rutin kepada  pelaku UMKM.

Prabowo Sebut Belanja Alutsista Rp1,7 Kuadriliun Instruksi Jokowi

Menhan Prabowo Subianto menyebut Jokowi punya grand design pengadaan alutsista dengan perhitungan hingga 25 tahun untuk diwujudkan.

Sang Istri Ikut Panik, Begini Detik-Detik Christian Eriksen Kolaps di Lapangan

Pemain tengah Denmark Christian Eriksen sempat kolaps di tengah lapangan saat laga Denmark melawan Finlandia di Euro 2020.

Prabowo Buka Rahasia Mau Dipinang Jokowi Jadi Menhan

Prabowo Subianto akhirnya blak-blakan menyebut alasannya mau masuk ke Kabinet Jokowi karena ingin bekerja sama mengabdi kepentingan nasional.

8 Program Keahlian Bikin SMKN 2 Salatiga Masuk Top 1.000

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Salatiga punya delapan program keahlian yang mengantarkan sekolah ini masuk Top 1.000 sekolah terbaik nasional.