PENEMUAN BAYI KARANGANYAR : Ini Kronologi Siswa SMA Buang Bayinya

 Kasat Sabara Polres Karanganyar, AKP Suparmi (tengah), menggendong bayi perempuan yang ditemukan di Rumah Sakit Umum  Daerah (RSUD) Karanganyar, Rabu (14/1/2015). Bayi tersebut ditemukan Totok, warga Nglano, Tasikmadu, di depan pintu rumahnya, Selasa (13/1/2015) malam. (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Kasat Sabara Polres Karanganyar, AKP Suparmi (tengah), menggendong bayi perempuan yang ditemukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karanganyar, Rabu (14/1/2015). Bayi tersebut ditemukan Totok, warga Nglano, Tasikmadu, di depan pintu rumahnya, Selasa (13/1/2015) malam. (Bayu Jatmiko Adi/JIBI/Solopos)

Penemuan bayi Karanganyar di Tasikmadu, akhirnya terkuak. Pembuang bayi tak lain adalah orangtuanya sendiri yang masih pelajar.

Solopos.com, KARANGANYAR – Penemuan bayi di teras rumah Totok, warga RT 002/ RW 001 Nglano Kulon, Tasikmadu, pada Selasa (13/1/2014), berhasil diungkap. Pembuang bayi tak lain orangtuanya sendiri.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Karanganyar, Ita Kusumawati, membantu Polres Karanganyar mengungkap orang tua bayi. Mereka adalah warga Suruh, Tasikmadu, MS, 19, dan F, 17, warga Kalijirak, Tasikmadu.

MS ibu bayi masih tercatat sebagai pelajar kelas XII di salah satu sekolah menengah negeri di Karanganyar. Sedangkan F ayah bayi diduga menyelesaikan pendidikan hingga kelas XI. Sejoli itu belum menikah.

Berikut ini kronologis pembuangan bayi:

Senin (12/1)    pukul 14.00 WIB MS dan F mendatangi salah satu klinik di Tasikmadu berboncengan. Pukul 16.00 WIB MS melahirkan bayi perempuan bobot 2,2 kg dan panjang 47 cm.

Selasa (13/1)   pukul 20.00 WIB MS dan F keluar dari klinik masing-masing mengendarai sepeda motor.

Pukul 21.30 WIB Warga RT 002/ RW 001, Nglano Kulon, Tasikmadu, Totok, menemukan bayi perempuan di teras rumahnya. Totok melaporkan ke polisi

Rabu (14/1)     pukul 09.00 WIB MS mendatangi rumah F tetapi kosong. MS mengirimkan pesan singkat untuk menanyakan keberadaan F. F membalas pesan singkat MS sore hari. F mengatakan berada di Terminal Pulo Gadung Jakarta.

Malam   Dokter yang membantu MS melahirkan mengunjungi rumah MS karena MS tidak datang untuk pemeriksaan kondisi ibu dan bayi. Saat itu MS mengaku bayinya tidak bersamanya.

Jumat   (16/1)  Malam   Ibu MS, MS, bayan desa di tempat MS bertemu dengan orang tua F, kepala desa di tempat F tinggal dan ketua RT. Mereka sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Minggu (18/1) Pagi      F sampai di rumah setelah pergi ke Jakarta. Kepala desa di tempat F tinggal akan mendampingi F menyelesaikan persoalan di Polres Karanganyar.

PENEMUAN BAYI KARANGANYAR : Ini Kronologi Siswa SMA Buang Bayinya

Berita Terkait

Espos Plus

Berita Terkini

8 Pengungsi Rohingya Kabur dari Lokasi Penampungan

Delapan imigran Rohingya yang kabur tersebut diketahui Selasa (18/1/2022) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Dompet dan Tas Tangan Wanita Merek Louis Vuitton Dimusnahkan, Kenapa?

DJKI Kementerian Hukum dan HAM memusnahkan tas troli, tas tangan wanita, tas tangan makeup, dan dompet wanita bermerek Louis Vuitton karena palsu.

Harga Minyak Goreng, Ritel Modern di DIY Terapkan Rp14.000

Kebijakan satu harga minyak goreng Rp14.000 kemasan liter mulai berlaku di ritel modern di DIY.

Anggota TNI di Jakarta Terbunuh oleh Geng Pemuda

Polisi sudah menangkap tujuh dari delapan anggota kelompok pengeroyok anggota TNI, S, 23, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

+ PLUS Bom Tawa Pernah Meledak-Ledak di Taman Balekambang Solo

Taman Balekambang Solo memang pernah menjadi pusat kesenian dan hiburan. Grup lawak Srimulat pernah berbasis di Taman Balekambang. Pelawak Gepeng meniti karier dari Taman Balekambang Solo.

Viral Foto KTP Dijual di NFT, Ini Kata Guru Besar Tempat Ghozali Kuliah

Guru besar Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang menanggapi viralnya data pribadi atau foto KTP yang dijual sebagai NFT di situs web OpenSea.

Marak Penolakan Kenaikan Retribusi Pasar, DKUKMP Klaten Bergeming

Para pedagang protes kenaikan retribusi pasar yang mulai berlaku sejak awal 2022.

Masih Terikat Kontrak, Banyak Pemain Persis Solo Bakal Bertahan

Sejumlah pemain Persis Solo saat ini banyak menghuni klub-klub Liga 1 dengan status pinjaman.

Rumah BUMN, Wujud Dukungan Semen Gresik Untuk UMKM Jateng

Program yang telah dilakukan PT Semen Gresik, yaitu mengoptimalkan fungsi Rumah BUMN dalam mentoring dan kurasi produk UMKM.

Terkendala Ijin, Ratusan Kapal Nelayan di Tegal Tidak Melaut

Nelayan menuntut pemerintah setempat mempercepat proses perizinan melaut bagi eks nelayan kapal dengan alat tangkap cantrang

Pantau Vaksinasi Anak di Boyolali, Puan Bagikan Buku & Kaus Mbak Puan

Puan mendampingi siswa yang divaksin, serta sempat mampir ke kelas untuk berdialog dengan siswa.

Goa Jatijajar Jadi Tambang Fosfat Besar di Masa Penjajahan Jepang

Goa Jatijajar di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pernah menjadi tambang fosfat besar pada masa penjajahan Jepang di Indonesia.

Negara Rugi Rp3,6 Triliun Gara-Gara Kasus Korupsi Garuda Indonesia

Jaksa Agung, Sanitiar (ST) Burhanuddin, mengungkap kerugian sementara negara akibat kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dan penyewaan pesawat PT Garuda Indonesia Rp3,6 triliun.

Bappeda Sragen Pertanyakan Sedikitnya Jumlah Sampel Susenas 2021

BPS Sragen hanya menggunakan 870 dari total 339.065 rumah tangga di Sragen sebagai sampel survei sosial ekonomi nasional (Susesnas) 2021. Bappeda Sragen mempertanyakan sedikitnya jumlah sampel itu.

Pemkot Salatiga Akan Pertahankan Tenaga Honorer

Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, menyatakan akan mempertahankan tenaga harian lepas atau honorer di instansi pemerintahan atau Pemkot Salatiga.