Tutup Iklan

PENEMBAKAN POLISI : 3 Anggota Brimob yang Tewas Dimakamkan di 3 Lokasi Berbeda

PENEMBAKAN POLISI : 3 Anggota Brimob yang Tewas Dimakamkan di 3 Lokasi Berbeda

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penembakan (JIBI/Solopos/Reuters)

Penembakan polisi yang tercatat sebagai anggota Brimob Pati yang tengah bertugas di Blora, Jateng berlanjut dengan pemakaman mereka di kampung halaman.

Solopos.com, SEMARANG Tiga anggota Brigadir Mobil Kepolisian Daerah (Brimobda) Jawa Tengah (Jateng) yang tewas dalam insiden penembakan di lokasi pengeboran minyak Sarana GSS Trembul, Blora, Selasa (10/10/2017) malam, sudah dimakamkan. Ketiga anggota Subden IV Satuan Brimob Pati itu  dimakamkan di tiga lokasi berbeda, Rabu (11/9/2017) siang.

“Brigadir Kepala BT [Bambang Tejo] dimakamkan di Blora, Brigadir AS [Ahmad Supriyanto] di Pati dan Brigadir BW [Budi Wibowo] di Demak,” terang Kabidhumas Polda Jateng AKBP Agus Triadmaja saat dihubungi Semarangpos.com, Rabu.

[Baca juga 3 Brimob Tewas dengan Luka Tembak, Begini Kesaksian Warga…]

Ketiga anggota itu tewas setelah terkena timah panas dari Senapan AK 101. Brigadir AS dan Brigadir BW diduga tewas ditembak oleh Brigadir Kepala BT di bagian badan. Setelah itu, Brigadir Kepala BT mengakhiri hidupnya sendiri dengan cara menembakan senapan buatan Rusia itu ke kepalanya.

Agus menyatakan saat ini masih menyelidiki motif di balik aksi brutal anggota Brimob tersebut. Ketiga jenazah anggota brimob yang tewas itu juga sudah menjalani autopsi di rumah sakit Blora beberapa saat setelah kejadian. “Tapi hasilnya kan belum keluar. Berapa lama [hasil autopsi] keluar tergantung yang memeriksa,” ungkap Agus.

[Baca juga 3 Brimob Ditembak di Pengeboran Minyak, Polda Jateng Kirim Tim]

Seperti diberitakan Semarangpos.com sebelumnya, ketiga anggota Brimob itu tewas saat melakukan tugas pengamanan di objek vital nasional lokasi pengeboran minyak milik PT Sarana GSS, Selasa sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono menyebutkan sebelum aksi tembak menembak itu terjadi tidak ada percekcokan di antara korban. “Keterangan saksi tidak ada percekcokan yang terjadi di antara korban sebelumnya. Makanya, insiden ini mengejutkan. Dimungkinkan karena persoalan pribadi,” terang Condro saat menggelar jumpa pers di Akpol Semarang, Jateng, Rabu pagi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Cara Unik Antar Daging Kurban dengan Ojol di Banyumas

Dalam hal pendistribusian daging kurban, umat Muslim di Banyumas melibatkan Komunitas Ojek Online Cinta  Kamtibnas (Kocak) untuk mengantarkan daging kurban ke target penerima.

Ternyata Ada Harta Karun di PG Mojo Sragen, Ini Wujudnya

Pabrik Gula atau PG Mojo Sragen yang mulai dibangun sejak 1883 ternyata memiliki perpustakaan kuno dengan koleksi ratusan buku dan arsip lawas.

Sempat Tutup Gara-Gara Covid-19, 4 Kantor Desa Di Polokarto Sukoharjo Mulai Dibuka Lagi

Sejumlah perangkat desa di Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, akhirnya telah selesai menjalani isolasi mandiri. Sehingga, empat kantor desa sudah buka lagi.

Kepala Daerah Soloraya Rapat Penanggulangan Covid-19 di Solo

Seluruh kepala daerah se-Soloraya kembali berkumpul bersamaan di Makorem 074 Warastratama pada Kamis (24/6/2021) pagi.

Tips Menabung Gaji dengan Mudah Meski Gaji Anda Minim

Anda bisa mengetahui tips untuk menabung gaji, meski gaji tidak banyak. Dengan tips ini, dijamin akan memudahkan untuk menabung dengan baik.

4 Pasien Covid-19 di Karanganyar Meninggal dalam Sehari

Angka kematian pasien Covid-19 di Karanganyar cenderung meningkat.

Menko Airlangga Dorong Pembangunan Green Economy, Ini Kuncinya

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mendukung pembangunan green economy yang kuncinya terletak pada teknologi dan inovasi.

Rekor Baru! Sehari Ada 17 Pemakaman Pasien Covid-19 di Wonogiri

Jumlah pemakaman pasien Covid-19 dalam satu hari di Wonogiri memecahkan rekor baru selama pandemi Covid-19 yakni sebanyak 17 pasien.

Setelah Wali Kota, Kini Giliran Ketua DPRD Salatiga Positif Covid-19

Ketua DPRD Salatiga dan keluarga terpapar Covid-19. Ini terjadi setelah Wali Kota sembuh dari Covid-19.

Celana Jeans Efek Basah Seperti Mengompol Ini Dijual Rp1 Juta, Tertarik Beli?

Celana jeans buatan perusahaan mode Amerika Serikat ini mempunyai gaya yang unik dengan memberi efek basah seperti orang mengompol.

Ada Penampakan Buaya di Bengawan Solo, Warga Diminta Hati-Hati

Penampakan seekor buaya di Bengawan Solo membuat warga di Desa Parengan, Kecamatan Maduran, Lamongan Jatim takut.