Penembakan Istri TNI di Semarang, Panglima: Ada Anggota yang Terlibat

Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, menduga ada keterlibatan Kopda M dalam penembakan istrinya, Rini Wulandari, 34, di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Jumat, 22 Juli 2022 - 23:41 WIB Penulis: Newswire Editor: Abdul Jalil | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa (dua kanan) saat memberikan keterangan pers di Mako Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (22/7/2022). (ANTARA/Syaiful Hakim)

Solopos.com, JAKARTA — Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa, menduga ada keterlibatan Kopda M dalam penembakan istrinya, Rini Wulandari, 34, di Kota Semarang, Jawa Tengah. Sejumlah bukti mengarah pada keterlibatan Kopda M dalam peristiwa penembakan itu.

Suami korban, Kopda M, merupakan prajurit Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Semarang.

“Dugaan memang kuat karena suami dari korban ini lari sejak hari pertama dan bukti-bukti investigasi sudah mengarah kepada beberapa orang yang kami lebih cenderung juga mengaitkan ke suami korban,” kata Panglima TNI di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (22/7/2022).

Andika menjelaskan petugas juga memeriksa jejak elektronik yang mengarah dengan adanya keterlibatan Kopda M.

Baca Juga: Hilangkan Jejak, Penembak Istri Anggota TNI Sempat Ganti Warna Motor

Pihaknya, kata dia, sudah mengantongi sejumlah saksi dalam kasus penembakan itu. Salah satunya orang yang memiliki hubungan asmara dengan Kopda M.

“Kami sudah memiliki saksi-saksi, termasuk saksi yang memang memiliki hubungan khusus asmara dengan suami korban ini,” tambahnya.

Panglima TNI menegaskan kasus penembakan istri TNI itu sangat tidak manusiawi, apalagi demi memuaskan kesenangan pribadi seorang prajurit.

“Apakah kesenangan pribadi yang kemudian memberikan dorongan untuk melakukan apa saja, menghalalkan segala cara. Ini akan kami usut tuntas,” tegasnya.

Baca Juga: Polisi Minta 3 Pelaku & Penyuruh Penembakan Istri Anggota TNI Menyerah

Andika juga akan memberikan hukuman kepada pelaku penembakan.

“Pasal yang kami kenakan akan maksimal, antara lain adalah pasal 340, termasuk 53 jo 340 KUHP sehingga kami pastikan semua pasal yang bisa dikenakan. Percaya pada kami, kami akan tuntaskan semuanya,” tuturnya.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE jateng Cabuli Anak di Bawah Umur, Pemuda di Jepara Juga Sebar Video Mesum 5 jam yang lalu

HEADLINE jateng 131 Desa Wisata di Jateng Peroleh Bantuan Rp18,5 Miliar, Ini Perinciannya 6 jam yang lalu

HEADLINE jateng Wingko Semarang Jadi Andalan Kota Semarang Atasi Demam Berdarah 7 jam yang lalu

HEADLINE jateng Brutal, Pemandu Karaoke Sunan Kuning Semarang Dikeroyok Rekan Seprofesi 8 jam yang lalu

HEADLINE jateng Ternyata, Warga Argomulyo Salatiga Kesulitan Air Bersih Sejak Agustus 9 jam yang lalu

HEADLINE jateng Beli Jenglot Pakai Uang Palsu di Banjarnegara, Kakek asal Purworejo Ditangkap 10 jam yang lalu

HEADLINE jateng Gubernur Ganjar Terbitkan SE, Kepala Daerah di Jateng Harus Gunakan Aspal Buton 11 jam yang lalu

HEADLINE jateng Inspiratif, Pemuda Tuntang Semarang Bawa Kerajinan Eceng Gondok ke Pasar Eropa 11 jam yang lalu

HEADLINE jateng Srintil Sang Primadona, Mahal dan Satu-Satunya di Dunia 12 jam yang lalu

HEADLINE jateng Sosok Moetiah Korban G30S/PKI Kebal Ditembak di Kuburan Massal Plumbon Semarang 13 jam yang lalu

HEADLINE jateng Bandara Ngloram Diminta Buka Penerbangan Komersial Lagi, Ini Kata Bupati Blora 13 jam yang lalu

HEADLINE jateng Cuaca Ekstrem Landa Jateng dalam 3 Hari ke Depan 14 jam yang lalu

HEADLINE jateng Kamp Plantungan Kendal: Dulu Penjara bagi Gerwani, Kini Pemandian Air Panas 14 jam yang lalu

HEADLINE jateng Jadi Tersangka Kasus Suap, Pengacara Semarang Ngaku Tak Kenal Hakim MA 1 hari yang lalu

HEADLINE jateng Kasus Pembunuhan PNS Semarang Belum Terungkap, 3 Saksi Minta Perlindungan LPSK 1 hari yang lalu