Cacing pemakan batu (Live Science)

Solopos.com, SOLO – Menjadikan batu sebagai makanan mungkin masih asing bagi kehidupan, namun tidak bagi cacing bernama latin Lithoredo abatanica. Sang penemu jenis cacing ini bahkan belum mengetahui nutrisi apa yang dapat diambil dari batu yang mereka makan.

“Kami sedang memfokuskan penelitian mengenai hewan ini, apakah bakteri yang dimakan terdapat nutrisi,” ujar Rauben Shipway, seorang peneliti di Marine Science Center di Universitas Northeastern, Massachusetts.

“Cacing yang ditemukan adalah sejenis cacing kapal. Disebut cacing kapal karena mereka memakan kayu kapal. Kayu susah dimakan, tetapi mereka punya gigi kecil dan tajam sehingga dapat membuat lubang. Kayu-kayu tersebut mereka simpan dan cerna di caecum [usus],” ujar Shipway kepada Live Science.

Shipway dan rekannya sangat terkejut saat mendengar orang di provinsi Bohol, Filipina mengatakan ada cacing kapal pemakan batu.

Orang setempat menyebut cacing ini dengan “antingaw” dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan karena dianggap baik untuk ibu menyusui.

Cacing Lithoredo abatanica mematahkan batu, dimakan dan dicerna, kemudian dikeluarkan menjadi pasir halus.

“Sebenarnya ada sejumlah kecil hewan yang menelan batu, namun Lithoredo abatanica [cacing yang ditemukan di Sungai Abatan] satu-satunya hewan yang makan dan membuat lubang pada batu,” ujar Shipway.

https://img.solopos.com/upload/img/Live%20Science%2C%20Credit%20Reuben%20Shipway_%20Marvin%20Altamia%20(1).jpg" width="805" height="597" alt="" /> Batu dengan 12 lubang yang dimakan oleh cacing pemakan batu (Live Science)

Seperti dilansir dari Live Science, Kamis (20/6/2019), menurut Shipway cacing pemakan batu adalah hal yang aneh, mereka gemuk dan tembus cahaya.

Beberapa ekor yang dikumpulkan memiliki panjang 4 inci setara 10 sentimeter. “Ini adalah hal langka, namun penting dalam lingkungan air tawar,” ujar Shipway.

Lubang yang dibuat Lithoredo abatanica menjadi habitat hewan lain yang hidup di sungai, termasuk ikan dan kepiting.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten