Tutup Iklan

Peneliti Buktikan Instagram Jadi Medsos Paling Buruk untuk Kesehatan Mental

Platform berbasis foto ini mendapat poin untuk ekspresi diri dan identitas diri. Namun, itu semua juga berhubungan dengan tingkat kecemasan, depresi, bullying dan Fear of Missing Out (FOMO) atau perasaan "takut ketinggalan".

Peneliti Buktikan Instagram Jadi Medsos Paling Buruk untuk Kesehatan Mental

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Instagram. (Istimewa/TheVerge)

Solopos.com, LONDON - Royal Society for Public Health dan Young Health Movement (YHM) Inggris menerbitkan laporan baru untuk memeriksa efek positif dan negatif dari media sosial terhadap kesehatan mental kaum muda. Laporan itu termasuk tabel liga platform media sosial sesuai dengan pengaruhnya terhadap kesehatan mental kaum muda.

Dari hasil survei yang telah mereka lakukan, YouTube menduduki peringkat teratas sebagai media sosial paling positif. Posisi kedua diduduki oleh Facebook, dan Instagram yang paling akhir.

Platform berbasis foto ini mendapat poin untuk ekspresi diri dan identitas diri. Namun, itu semua juga berhubungan dengan tingkat kecemasan, depresi, bullying dan Fear of Missing Out (FOMO) atau perasaan "takut ketinggalan".

Penelitian sebelumnya menunjukkan, anak muda yang menghabiskan waktunya lebih dari dua jam untuk media sosial kemungkinan untuk mengalami tekanan psikologis lebih besar.

"Melihat teman-temannya secara terus menerus berlibur atau menikmati malam bisa membuat anak muda merasa diri mereka 'ketinggalan' sementara yang lain menikmati hidup," demikian yang dilaporkan para peneliti, melansir Time.com. "Perasaan ini dapat memunculkan sikap 'membandingkan dan putus asa'," sambungnya.

Mengunggah konten di media sosial juga dapat membuat seseorang menetapkan harapan yang tidak realistis dan menciptakan perasaan seolah dirinya tidak mampu serta rendah diri.

Kemungkinan hal ini menjelaskan mengapa media sosial Instagram, di mana foto-foto yang diunggah menjadi pusat perhatian banyak orang, menerima nilai terburuk untuk citra tubuh dan kecemasan penggunanya.

"Instagram dengan mudah membuat remaja perempuan dan wanita dewasa merasa seakan-akan tubuh mereka belum cukup bagus karena orang (masih) menambahkan filter dan editan di foto mereka agar diri mereka terlihat 'sempurna'," tulis salah satu responden tentang Instagram.

Berita Terkait

Berita Terkini

Asyik! Wisata Kuliner Malam Galabo Solo Dibangkitkan Lagi, Ini Rencana Mas Wali

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bertekad menghidupkan kembali wisata kuliner malam Galabo dengan menambah berbagai atraksi.

Pemerintah Pantau Mobilitas Masyarakat, Ini Tujuannya

Dalam sepekan terakhir, kasus berkurang sebanyak 7.595 kasus sehingga kasus aktif Covid-19 saat ini berada di kisaran 90.800 kasus.

Teknik Sipil UNS Membahas Lokasi Ibu Kota Negara, Aman dari Gempa?

Meskipun ibu kota negara terletak di pesisir Kalimantan, tetapi batu-batuannya merupakan batuan tua.

Habis Lebaran, Siaga Covid-19 Klaster Keluarga

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penularan Covid-19 klaster keluarga setelah Lebaran.

Jangan Mendadak "Bagong"

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis, 6 Mei 2021. Esai ini karya Agung S.S. Raharjo, Analis Ketahanan Pangan Ahli Muda Badan Ketahanan Pangan Kementeria Pertanian.

Sandara Park Resmi Hengkang dari YG Entertainment

Pada Mei 2009, Sandara Park, dengan nama panggung Dara, memulai debutnya bersama 2NE1.

Sempat Dilanda Kebakaran, Kelenteng Sam Poo Kong Tetap Buka

Wisata Sam Poo Kong tetap buka. Bagi wisatawan yang mau berkunjung tetap mematuhi protokol kesehatan.

4 Jam Galang Dana Untuk Palestina, Sukarelawan Muhammadiyah Sragen Himpun Rp51,7 Juta

Sukarelawan Muhammadiyah Sragen berhasil mengumpulkan dana bantuan kemanusiaan lebih dari Rp51 juta yang akan dikirim ke Palestina.

Roro Mendut, Kisah Romansa Legendaris dari Pesisir Utara Jawa

Kota pesisir pantura, Pati, memang memiliki beragam kisah legenda dan mitologi, salah satunya adalah Roro Mendut.

Tak Boleh di Rumah, Warga Solo Positif Covid-19 Wajib Karantina di Asrama Haji Donohudan

Mulai Senin (17/5/2021) warga Solo yang positif Covid-19 dilarang karantina mandiri di rumah, tetapi wajib ke Asrama Haji Donohudan.

129 ASN Sragen Absen Kerja di Hari Pertama Masuk Setelah Lebaran 2021

Sebanyak 129 ASN di lingkungan Pemkab Sragen absen pada hari pertama masuk kerja setelah Lebaran 2021 karena izin dan cuti.

650 Personel TNI AU Disuntik Vaksin Astrazeneca Di RSAU Solo, Ada Efeknya?

RSAU Solo di Colomadu, Karanganyar, sudah menyuntikkan 1.300 dosis vaksin Covid-19 dari Astrazeneca kepada 650 personel TNI AU.