Pendaftaran Paslon Buka Lagi, KPU Sragen Tunggu Sampai Minggu

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Pilkada Sragen (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SRAGEN — Komisi Pemilihan Umum atau KPU Sragen kembali membuka pendaftaran calon bupati-calon wakil bupati (cabup-cawabup) mulai Jumat (11/9/2020) hingga Minggu (11-13/9/2020).

Pendaftaran tersebut merupakan perpanjangan waktu yang diberikan KPU Sragen mengingat masih ada partai politik (parpol) yang memungkinkan untuk mengusulkan pasangan calon cabup-cawabup.

Namun demikian, KPU Sragen sudah siap dengan segala kemungkinan, termasuk kemungkinan calon tunggal.

Kantor DPMPTSP Sukoharjo Ditutup demi Cegah Klaster Perkantoran

Untuk diketahui, setidaknya ada tiga parpol yang bisa membangun berkoalisi bersama untuk mengusulkan atau mengusung cabup-cawabup karena memenuhi persyaratan pencalonan.

Syarat itu yakni minimal 20% atau sembilan kursi dari jumlah kursi di DPRD Sragen atau 25% dari akumulasi suara sah hasil Pemilu Legislatif 2019, 144.475 suara.

Ketiga parpol itu terdiri atas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan enam kursi, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dengan lima kursi, dan Partai Demokrat dengan lima kursi.

Pilkada Solo: Paslon Hanya Boleh Gelar Kampanye Terbuka 1 Kali

Komisioner Divisi Teknis KPU Sragen Muhsin saat ditemui Solopos.com, Kamis (10/9/2020), menyampaikan KPU tetap menunggu cabup-cawabup yang mendaftar hingga Minggu (13/9/2020) pukul 24.00 WIB.

Dia mengatakan kalau sampai batas akhir perpanjangan pendaftaran ternyata tidak ada cabup-cawabup yang mendaftar maka KPU akan menetapkan calon tunggal.

Yakni pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto (Yuni-Suroto).

"Dari tahapannya penetapan calon itu akan dilakukan pada 23 September 2020 dan dilanjutkan dengan pengundian nomor urut pada 24 September 2020," ujar dia.

"Sebelum penetapan, KPU akan melaksanakan tes kesehatan bagi cabup-cawabup. Nah, sejak memasuki masa kampanye, petahana harus melakukan cuti," tambah Muhsin.

Tidak Berpengaruh pada Kebijakan Anggaran

Muhsin menjelaskan ketika pilkada hanya diikuti calon tunggal tidak akan menganggu tahapan dan tidak berpengaruh pada kebijakan anggaran.

Dia mengatakan pengadaan logistik pun tetap sama.

Menurut Muhsin, di surat suaranya menampilkan cabup-cawabup tunggal dan kotak kosong. Pencoblos kotak kosong pun, terang dia, dianggap sebagai suara sah.

“Jadi untuk menang, calon tunggal itu harus mengantongi 50% lebih dari total suara sah atau 50% plus 1 suara,” ujarnya.

10 Berita Terpopuler : 3 Kuliner Langganan Titiek Soeharto di Solo

Sementara petahana Kusdinar Untung Yuni Sukowati berencana mengambil cuti dari tugas-tugas Bupati Sragen mulai 25 September 2020 sampai 5 Desember 2020.

Selama cuti, tugas Bupati, kata dia, akan dilaksanakan pejabat pelaksana tugas (plt) yang ditunjuk dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Berita Terbaru

Masih Pandemi, KPU Solo Pede Targetkan Partisipasi Pemilih Pilkada 2020 Sampai 77,5 Persen

Solopos.com, SOLO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo tetap memasang target tinggi untuk tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada...

Unik! Cabup-Cawabup Wonogiri Bertukar Pasangan Saat Pengundian Nomor Urut

Solopos.com, WONOGIRI -- Hal-hal penuh kejutan dan unik mewarnai pengundian nomor urut pasangan calon di Pilkada Wonogiri 2020, Kamis...

Jadi Calon Tunggal di Pilkada Sragen, Foto Yuni-Suroto Ada di Kanan Kotak Kosong

Solopos.com, SRAGEN — Pasangan calon bupati-wakil bupati dalam Pilkada Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto (Yuni-Suroto), mendapatkan posisi kanan dalam...

Polisi Bripda hingga Aiptu Tempel Ketat Calon Bupati-Wakil Bupati Klaten

Solopos.com, KLATEN — Belasan anggota Polres Klaten melakukan pengawalan melekat ke tiga pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilkada...

Kelar Pengundian Nomor Urut, 2 Paslon Peserta Pilkada Solo Langsung Umbar Optimisme

ASemSolopos.com, SOLO -- Dua pasangan calon atau paslon peserta Pilkada Solo 2020 langsung mengumbar optimisme begitu acara pengundian nomor...

Anggota Komisioner KPU Wonogiri Pakai Pakaian Adat Saat Pengundian Nomor, Ini Maknanya

Solopos.com, WONOGIRI -- Komisi Pemilihan Umum atau KPU Wonogiri mengusung konsep budaya dan seni dalam melaksanakan tahapan pengundian nomor...

Bupati Klaten Sri Mulyani Segera Cuti, Siapa Pejabat Sementara Penggantinya?

Solopos.com, KLATEN -- Bupati Klaten, Sri Mulyani, yang menjadi peserta Pilkada 2020, segera ambil cuti, namun, hingga saat ini...

Nomor Urut Etik sama Seperti Sang Suami pada Pilkada Sukoharjo 2015, Pertanda Apa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Nomor urut pasangan calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) Pilkada Sukoharjo 2020, Etik Suryani-Agus Santosa atau EA, secara...

Pilkada Boyolali 2020: Said dan Irawan di Kiri, Kotak Kosong Kanan

Solopos.com, BOYOLALI -- Pasangan Muhammad Said Hidayat dan Wahyu Irawan mendapatkan posisi kiri dalam undian tata letak gambar pasangan...

Pilkada Sukoharjo: EA Nomor Urut 1, Joswi Nomor Urut 2

Solopos.com, SUKOHARJO -- Dua pasangan calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) Pilkada Sukoharjo 2020 telah mendapatkan nomor urut masing-masing, Kamis (24/9/2020)....