Tutup Iklan

Pendaftaran CASN Pemprov Jateng Diminati 14.107 Pelamar

Pendaftaran calon apartur sipil negara atau CASN Pemprov Jateng tahun 2021 menarik minat 14.107 pelamar baik melakukan submit atau belum.

 Pelamar CPNS 2021 dalam tangkapan layar website SSCASN. (Dok. Solopos.com)

SOLOPOS.COM - Pelamar CPNS 2021 dalam tangkapan layar website SSCASN. (Dok. Solopos.com)

Solopos.com, SEMARANG — Pendaftaran calon apartur sipil negara atau CASN Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2021 menarik minat 14.107 pelamar. Namun, hingga Sabtu (17/7/2021) baru sekitar 11.651 pelamar yang telah mengirimkan berkas lamaran atau melakukan submit ke Pemprov Jateng.

Sementara itu, sisanya, sekitar 2.456 pelamar belum melakukan submit. Dari 14.107 pelamar, sekitar 10.587 mendaftar pada formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru. Namun yang telah melakukan submit sekitar 10.155 pelamar.

Sedangkan untuk posisi CPNS, jumlah pendaftar yang telah mengisi formulir mencapai 3.075. Namun yang telah melakukan submit mencapai 1.038. Sedangkan untuk PPPK non guru, dari 445 pelamar yang sudah mengisi formulir baru sekitar 188 pelamar yang telah melakukan submit.  

Baca Juga: Korea Selatan Ancamkan Sanksi Pelanggar Pembatasan Sosial

Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, Legiman, mengatakan tahun 2021, Pemprov Jateng mendapat jatah penerimaan CASN mencapai 11.684 formasi. Perinciannya, 11.347 untuk formasi PPPK, sedangkan CPNS sekitar 301 formasi.

Legiman berpesan kepada pelamar CASN di lingkungan Pemprov Jateng untuk mengikuti setiap urutan pendaftaran dengan cermat. Selain itu, ia meminta pelamar untuk tidak percaya terhadap calo yang mengaku bisa memberikan jalan pintas menjadi abdi negara.

Jangan Percaya Calo!

“Pesan saya bagi teman-teman yang belum lamar, segera lamar karena sisa waktu pendek. Tolong dibuat checklist persyaratan. Kalaupun upload berkas pergunakan scaner yang bagus dan sesuai persyaratan, tenang, sabar dan tak usah buru-buru. Pastikan juga jaringan Internet kuat. Seleksi CASN Pemprov Jateng menggunakan CAT [computer assisted test] yang dijamin akuntabilitasnya dan transparansi nilai. Jangan percaya calo atau siapa pun,” ujar Legiman, Minggu (18/7/2021).

Legiman menambahkan pada tahun ini pelamar CPNS maupun PPPK di lingkungan Pemprov Jateng didominasi warga Jateng. Fenomena ini berbeda dengan tahun sebelumnya, atau sebelum pandemi di mana banyak pelamar yang berasal dari provinsi lain.

Baca Juga: Gereja Ortodoks Fatwakan Penolak Vaksin Covid-19 Pendosa

“Kelihatannya tahun ini agak beda. Sebelum ada Covid-19, pelamar ada yang dari Papua, Aceh, Sumatra hingga Kalimantan. Tapi ini sebagian besar dari Jateng. Pertimbangannya mungkin faktor transportasi, karena rencana tes kita di Unnes. Selain itu, saat ini juga terbatas. Kalau dulu tes CPNS bisa seperti piknik, sekarang tidak. Perjalanan harus tes, jadi kemungkinan itu yang menjadi pertimbangan pelamar,” jelas Legiman.

Legiman mengatakan pendaftaran CASN Pemprov Jateng 2021 akan ditutup pada Rabu (21/7/2021). Hingga saat ini, ada sekitar 35 formasi CASN yang nihil pelamar.

Ke-35 formasi itu terdiri dari empat formasi CPNS dan 31 formasi pekerja pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) non guru.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terkait

Berita Terkini

Duh! Praktik Prostitusi Gay di Solo Ternyata Juga Layani Threesome

Praktik prostitusi gay di Solo ternyata tak hanya melayani nafsu bejat kaum homoseksual, tapi juga threesome pasangan suami istri (pasutri).

Tragis! Main Hujan-hujanan, Balita Semarang Hanyut di Saluran Air

Musibah dialami seorang bayi berusia tiga tahun atau balita di Kota Semarang yang hanyut terbawa arus di selokan setelah bermain air hujan atau hujan-hujanan.

Prostitusi Gay di Solo Sudah Ada Sejak 5 Tahun, Ini Lokasinya

Polisi menggerebek tempat praktik prostitusi sesama jenis atau gay di Solo yang berkedok tempat pijat dan sudah beroperasi selama lima tahun.

Polisi Selidiki Peran Komunitas LGBT dalam Prostitusi Gay di Solo

Aparat Polda Jateng mendalami peran komunitas homoseksual atau LGBT dalam keberadaan praktik prostitusi gay di Kota Solo yang baru saja dibongkar.

Prostitusi Gay Berkedok Pijat Plus di Solo Digerebek, Segini Tarifnya

Polda Jateng menggerebek tempat praktik prostitusi sesama jenis atau gay di Kota Solo yang membanderol tarif mulai dari Rp250.000.

Berkedok Tempat Pijat, Praktik Prostitusi Gay di Solo Terbongkar

Aparat Polda Jateng mengungkap praktik prostitusi berkedok tempat pijat di sebuah indekos di kawasan Banjarsari, Kota Solo.

Saiful Arifin, Wabup Sekaligus Bos PSG Pati

Nama Wakil Bupati Pati tiba-tiba mencuat karena kobtribusinya dalam sepak bola nasional dengan mengakuisisi klub sepakbola Jawa Timur, PSG Gresik dan mengubahnya menjadi PSG Pati.

Profil PSG Pati, Tim Kuda Hitam Saridin Diakuisisi Atta Halilintar

Klub sepak bola ini dikenal dengan julukan “Kuda Hitam Saridin”. Saridin  merupakan salah satu tokoh yang dihormati di Kabupaten Pati yang dikenal dengan kuda tunggangannya yang berwarna hitam.

Jagone Inyong Kie! Es Lontrong Slawi Seger Legender

Kuliner Tegal kali ini membahas tentang Es Lontrong Slawi yang legendaris dan hanya bisa ditemukan di Tegal.

Tol Kayangan Ini Viral di Medsos Lur, Cek Lokasinya

Tol Kayangan merupakan penghubung Dusun Surodadi dan Dusun Candran, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang sedang viral di medsos.

Pensiunan Polisi di Semarang Ngemis Jadi Manusia Silver, Ini Alasannya

Aksi manusia silver sering kali meresahkan pengguna jalan sehingga menjadi target razia Satpol PP.

Merpati Jaguar di Pekalongan Laku Rp1,5 Miliar, Ini Istimewanya

Kisah unik kali ini tentang seekor merpati Jaguar yang laku terjual seharga Rp1,5 miliar.

Profil Wali Kota Tegal Dedy Supriyono, Pionir Lockdown di Jawa Tengah

Wali Kota Tegal yang baru menjabat sejak 2019 ini menjadi sorotan karena menjadi Kepala Daerah pertama di Jawa Tengah yang menerapkan Lockdown saat pandemi Covid-19 mulai merebak pada tahun 2020 lalu.

3CM FKIP UKSW Serahkan Amongkrissa kepada SMP Kristen 01 Solo

3CM Center FKIP UKSW Salatiga menggelar kegiatan “3CM Berbagi” yang dilakukan dengan penyerahan aplikasi Amongkrissa.

Miris! Manusia Silver Semarang Ternyata Pensiunan Polisi

Kasus manusia silver di Semarang tak kalah mengundang keprihatinan.