Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Dibuka, Ini Cara Daftar dan Linknya

Pendaftaran beasiswa LPDP akan dimulai pada 1 Agustus dan ditutup 8 September 2021. Seleksi administrasi dilakukan 9-23 September 2021.

 Ilustrasi cari beasiswa kuliah luar negeri (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi cari beasiswa kuliah luar negeri (Freepik)

Solopos.com, SOLO — Lembaga Pengelola Dana Keuangan atau LPDP Kementerian Keuangan kembali membuka kesempatan kepada putra-putri terbaik Indonesia untuk ambil bagian meraih pendidikan terbaik di perguruan tinggi ternama di dalam dan luar negeri melalui jalur beasiswa.

Kesempatan beasiswa pendidikan tahap II pada 2021 diberikan untuk berkuliah pada program pascasarjana dan doktoral. Seperti dikutip dari laman resmi LPDP di www.lpdp.kemenkeu.go.id, masa perkuliahan tahap kedua akan dimulai paling cepat Januari 2022 untuk tujuan perguruan tinggi di dalam negeri dan Februari 2022 bagi mereka yang terpilih berkuliah di perguruan tinggi di luar negeri.

Serupa dengan tahap I, pada tahap II ada tiga jenis beasiswa LPDP yang diberikan, yaitu beasiswa afimasi, beasiswa targeted, dan beasiswa umum. Rincian dari ketiga jenis beasiswa tadi adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Kondisi Sulit, Pengelola Mal Minta Restrukturisasi Kredit ke Bank

A. Beasiswa Afirmasi

– Beasiswa berkebutuhan khusus difabel.
– Beasiswa daerah afirmasi.
– Beasiswa prasejahtera.

B.Beasiswa Targeted

– Beasiswa untuk pegawai negeri sipil (PNS), TNI, dan Polri.
– Beasiswa kewirausahaan.

C. Beasiswa Umum

– Beasiswa reguler.
– Beasiswa perguruan tinggi utama dunia (PTUD).
– Beasiswa co-funding.

Para calon peserta beasiswa dapat mendaftar secara daring pada laman situs pendaftaran beasiswa LPDP di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/ serta melengkapi dan mengunggah seluruh dokumen yang diminta sebagai persyaratan dalam kolom di aplikasi pendaftaran.

Baca Juga: Top! 2 SMA di Soloraya Jadi Sekolah Adipangastuti 2021

Dalam situs tersebut juga terdapat contoh format surat rekomendasi, surat pernyataan, dan contoh sertifikat bahasa yang sesuai ketentuan. Calon peserta harus melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi pendaftaran.

Perlu juga dicatat kalau pendaftaran beasiswa pendidikan LPDP ini diperuntukkan bagi calon peserta yang belum atau sudah mengantongi unconditional letter of acceptance (LoA). Yaitu surat resmi dari perguruan tinggi (official admission) yang menyatakan seseorang telah diterima tanpa syarat. Unconditional LoA itu juga memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, serta intake studi.

Jika pendaftar mengunggah unconditional LoA, maka harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

– Perguruan tinggi dan program studi harus sesuai dengan salah satu pilihan pada aplikasi pendaftaran.

Intake studi harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan LPDP terkait perkuliahan paling cepat yang diizinkan.

– Jika intake perkuliahan yang tercantum pada unconditional LoA yang diunggah tidak sesuai ketentuan maka wajib melampirkan surat defer dari perguruan tinggi yang menerbitkan LoA.

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP

Ada sejumlah persyaratan yang perlu diperhatikan oleh seluruh calon peserta yang berminat mengikuti seleksi beasiswa LPDP tahap II-2021. Pendaftaran beasiswa LPDP akan dimulai pada 1 Agustus dan ditutup 8 September 2021. Seleksi administrasi berkas akan dilakukan pada 9-23 September 2021 dan hasilnya akan diumumkan 24 September 2021.

Baca Juga: Peringatan 30 Tahun Mengabdi, Alumni Akpol Angkatan Kapolri Gelar Vaksinasi Massal di Solo

Tidak hanya proses seleksi berkas saja karena calon peserta juga harus mengikuti seleksi substansi akademik dan kebangsaan. Seleksi ini jadwalnya adalah pada 4–8 Oktober 2021. Pengumuman hasil seleksi substansi akademik dan kebangsaan akan dilakukan pada 13 Oktober 2021.

Tunggu dulu, karena masih ada proses seleksi terakhir beasiswa LPDP yaitu wawancara. Kegiatan ini akan dilakukan pada 25 Oktober dan berakhir 26 November 2021. Hasil dari proses seleksi wawancara ini akan diumumkan pada 3 Desember 2021.

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Bejat! Anak Disetubuhi Dukun Karena Ibu Ingin Kaya

Kasus orang tua mengorbankan anak demi pesugihan kembali terjadi. Seorang ibu menyerahkan putri kandung kepada dukun cabul agar cepat kaya.

Azis Syamsuddin Ahli Hukum yang Terjerat Hukum, Akankah Kariernya Tamat?

Azis Syamsuddin adalah ahli hukum yang terjerat kasus hukum.

Junior Setya Novanto, Berikut Profil Azis Syamsuddin yang Ditangkap KPK

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin akhirnya ditetapkan sebagai tersangka sejumlah kasus korupsi.

Resmi! Azis Syamsuddin Pimpinan DPR Ketiga Yang Terjerat Kasus Korupsi

Azis Syamsuddin akhirnya resmi menjadi pimpinan DPR ketiga yang terjerat kasus korupsi.

Walah! Bupati Solok Ngamuk Saat Sidang Paripurna DPRD

Ribut-ribut di Kabupaten Solok belakangan semakin memanas, setelah adanya konflik antara Ketua DPRD dengan Bupati Solok.

Alasan Isolasi Mandiri Tak Diterima, Azis Syamsuddin Dijemput Paksa

Tim KPK menjemput paksa Azis Syamsuddin dan digelandang ke Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/9/2021) malam.

Sambut Mahasiswa Baru, ITNY Gelar PPTMB 2021

Sebelum PPTMB ITNY digelar, ITNY telah mempersiapkan mahasiswa memasuki kehidupan di kampus dengan menggelar serangkaian webinar pengembangan diri bagi mahasiswa baru.

Mangkir dari Panggilan KPK, Benarkah Azis Syamsuddin Isoman?

Surat permohonan penundaan atas namanya, Azis meminta agar pemeriksaan terhadapnya dilaksanakan pada 4 Oktober 2021.

Dukun Penemu Ramuan Anticorona Sri Lanka Meninggal Akibat Varian Delta

Dia sebelumnya mempromosikan sirup buatan dukun White yang diklaim ampuh melawan virus seumur hidup.

Mengaku Lagi Isoman, Azis Syamsuddin Mangkir Panggilan KPK

Azis Syamsuddin tak memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa hari ini dengan alasan sedang isolasi mandiri. Ia meminta pemeriksaan diundur pada 4 Oktober 2021.

Anggota TNI yang Ditemukan Tewas, Ditusuk Saat Mencoba Melerai Perkelahian

Sertu Yorhan Lopo dari Menzikon Puziad TNI AD akhirnya tewas setelah berlari 50 meter akibat ditusuk Ivan Victor Dethan karena mencoba melerai perkelahian.

Anggota TNI Jadi Korban Pembunuhan, Mayat Ditemukan di Lahan Kosong

Seorang anggota TNI ditemukan tewas terbunuh, sementara seorang lainnya mengalami luka tusuk dalam peristiwa yang terjadi di Depok.

Divonis 4,5 Bulan Penjara atas Kepemilikan Senjata Api, Kivlan Zen Banding

Kivlan Zen bersikeras menyatakan tidak bersalah atas kasus kepemilikan senjata api dan peluru tajam ilegal sehingga mengajukan banding atas vonis majelis hakim PN Jakarta Pusat.

Wah, 54 Raja dari Seluruh Indonesia Bakal Berkumpul di Sumedang

Presiden Jokowi direncanakan membuka Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) di Keraton Sumedang Larang.

Dipanggil KPK Hari Ini, Azis Syamsuddin Bakal Ditangkap di Jumat Keramat?

KPK memanggil Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, diduga terkait kasus suap AKP Stepanus Robin Pattuju.