Pendaftar UMKM Virtual Expo Membeludak, Tren Bagus Perekonomian
UMKM Virtual Expo 2021

Solopos.com, SOLO – Pendaftar UMKM Virtual Expo 2021 dengan tema “Soloraya Berdigital Go Global” membeludak. Bahkan hingga Rabu (24/2/2021), tercatat sudah ada 155 UMKM di Soloraya yang mendaftar ke panitia.

“Pelaku UMKM Soloraya seperti sudah menunggu kehadiran UMKM Virtual Expo 2021. Saat digelar pertama kali pesertanya juga cukup banyak. Semoga ini tren bagus perekekonomian Soloraya,” jelas Direktur Bisnis Solopos, Suwarmin.

UMKM Virtual Expo merupakan ajang pelatihan dan pendampingan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Soloraya. Event ini adalah program kolaborasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo dan Solopos.

BI Solo dan Solopos mengundang para pelaku UMKM Soloraya untuk mendaftarkan usaha mereka. Sebanyak 50 UMKM terpilih akan mengikuti berbagai pelatihan dan pendampingan selama lima bulan.

Baca JugaHore! UMKM Virtual Expo Hadir Lagi pada 2021, Didampingi Sampai Bisa Jualan Online

Penyelenggara membuka pendaftaran UMKM Virtual Expo pada 22 Februari hingga 5 April 2021. Selanjutnya, akan dipilih 50 UMKM yang bakal mengikuti pelatihan secara online selama 2 bulan dilanjutkan pendampingan berjualan di marketplace selama 5 bulan.

Menurut Suwarmin, dengan membeludaknya pendaftar UMKM Expo Virtual 2021 menunjukan bahwa ada keinginan pelaku UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Apalagi mereka bakal didampingi oleh mentor hingga memiliki toko sendiri di marketplace.

Membeludaknya minat pelaku UMKM di Soloraya, Suwarmin menduga karena mereka sudah menanti event ini digelar kembali. Bisa juga karena mereka mendengar dari pelaku UMKM yang sudah mengikuti UMKM Virtual Expo pertama pada 2020.

“Bisa jadi karena para pelaku UMKM membutuhkan ilmu dan saran serta pelatihan untuk kemajuan usaha mereka. Apalagi di era digital sekarang ini,” kata Suwarmin.

Baca JugaPresiden Jokowi Lantik Dewan Pengawas dan Direksi BPJS 2021-2026

Kiprah Bank Indonesia

UMKM Virtual Expo 2021 adalah ajang pelatihan UMKM kedua yang digelar KPw BI Solo dan Solopos. Pada event perdana 2020, penyelenggara memberi pelatihan kepada 25 UMKM se-Soloraya.

Tahun ini, UMKM yang berkesempatan mengikuti pelatihan dan pendampingan sebanyak 50 UMKM. Jumlah tersebut naik dua kali lipat dibandingkan pada 2020.

Kepala Perwakilan BI Solo, Nugroho Joko Prastowo, menyampaikan event tahunan yang digelar secara daring ini merupakan salah satu kontribusi nyata BI dalam mendorong percepatan pemulihan UMKM.

UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia terutama dalam penyerapan tenaga kerja. UMKM yang terbukti mampu bertahan dari guncangan krisis ekonomi, ternyata paling terdampak oleh pandemi Covid-19.

“Sejalan dengan program pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), BI berperan aktif dalam pengembangan UMKM terutama peningkatan kapasitas UMKM, baik di sisi produksi, akses pemasaran, digitalisasi sistem pembayaran, dan akses pembiayaan,” jelas Joko melalui rilis kepada Solopos.com, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Pelaku Usaha Senang Mendapatkan Ilmu Marketing dari UMKM Virtual Expo

UMKM Virtual Expo 2021 juga memberikan ruang fasilitasi dengan perbankan dan potential buyer sehingga akan memberi dampak positif langsung terhadap para peserta. Selain itu, ada pembimbingan dan evaluasi secara berkala terhadap UMKM yang terpilih masuk dalam program ini.

“Sebenarnya yang berminat tidak hanya pelaku UMKM Soloraya, namun dari luar daerah juga cukup banyak. Untuk itu rencananya kami akan membuatkan wadah bagi UMKM yang tidak tertampung dalam UMKM Virtual Expo 2021,” imbuh Suwarmin.

Suwarmin berharap UMKM yang terpilih bisa memanfaatkan untuk menimba ilmu dan bisa on boar di toko online. Juga tidak hanya berhentil di platform, namun memberikan inspirasi untuk UMKM yang lain.

 



Berita Terkini Lainnya








Kolom