Suasana tes Computer Assisted test (CAT) seleksi penerimaan CPNS Kemenkumham di Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) DIY. (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 2.893 orang telah mengambil formulir hingga hari kesembilan pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 Kota Solo, Rabu (20/11/2019).

Jumlah itu masih ada kemungkinan bertambah karena pendaftaran masih dibuka hingga 24 November mendatang. Padahal, jumlah lowongan yang tersedia hanya 407 lowongan.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Solo menyebut dari 2.893 pendaftar itu baru 1.351 di antaranya yang mengembalikan formulir.

Detik-Detik KA Tabrak Pemuda Difabel di Makamhaji Sukoharjo Terekam CCTV

Kepala BKPPD Kota Solo, Rachmat Sutomo, mengatakan dari 1.351 pelamar yang mengembalikan formulir, 1.016 pelamar dinyatakan memenuhi syarat (MS), 73 pelamar tidak memenuhi syarat (TMS), dan sisanya 262 berkas belum terverifikasi.

“Kami membagi pelamar menjadi sejumlah variabel berdasarkan verifikasi yang dilakukan tim khusus. Berkas pendaftaran yang TMS, jamaknya karena kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai atau tidak melampirkan ijazah. Nah, yang belum terverifikasi ini belum bisa diputuskan apakah MS atau TMS,” kata dia saat ditemui wartawan di kantornya, Rabu.

Rachmat memaparkan kualifikasi pendidikan yang tak sesuai syarat itu seperti batas minimal pendidikan pelamar adalah Diploma III (DIII), namun jenjang pendidikan pelamar adalah Strata Satu (S1), Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 namun IPK pelamar hanya 2,98.

Aula SMK 1 Miri Sragen Ambruk Diterjang Angin, Belasan Siswa Terluka

Sedangkan yang belum terverifikasi misalnya jurusan tertentu bagi pelamar formasi tenaga kependidikan. “Misalnya ada lulusan tarbiyah, ada yang syariah. Apakah mereka bisa menjadi guru agama Islam tingkat SD. Itu belum diputuskan oleh tim verifikasi daerah,” paparnya.

Kabid Pengadaan Pemberhentian dan Informasi BKPPD Kota Solo, Lisino Soares, mengatakan tim verifikasi berkas terdiri atas 25 orang. Mereka menyeleksi kelengkapan berkas pendaftaran peserta yang telah diunggah.

“Berkas-berkas yang perlu dilihat ulang dan dirapatkan tim kecil [tim khusus] untuk sementara masih digabungkan dengan berkas TMS. Review baru dilakukan setelah masa pendaftaran selesai, sebelum nantinya dilaporkan kepada pimpinan,” ucapnya.

Ada-Ada Saja, Pelat Nomor Motor Di Karanganyar Ini Diganti Tulisan Aku Jomblo dan ABG Sapi

Lisino mengatakan jumlah pelamar biasanya mengalami peningkatan signifikan di hari-hari terakhir pendaftaran. Hal itu dilihatnya dari lalu lintas situs Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

“Pada hari pertama, kedua, ketiga, lalu jumlah pelamar yang mengunduh formulir tidak sebanyak hari berikutnya. Pengakses terus meningkat saat mendekati hari penutupan pendaftaran pada 24 November,” kata dia.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten