PENCURIAN SURABAYA : Tragis, Gara-Gara Ambil Ponsel, Nyawa Melayang. Inilah Kisahnya

PENCURIAN SURABAYA : Tragis, Gara-Gara Ambil Ponsel, Nyawa Melayang. Inilah Kisahnya

SOLOPOS.COM - Ilustrasi (Dok/JIBI/Solopos)

Pencurian Surabaya berujung tragis. Ia tewas dimassa setelah berusaha mengambil handphone.

Solopos.com, SURABAYA – Nahas bagi M Syaifudin, 25, warga Jatisrono Timur, Semampir, Surabaya. Maling ini gagal mencuri sepeda motor dan handphone di rumah targetnya di Lebak Jaya Utara karena kepergok pemiliknya. Udin pun menjadi sasaran amuk massa hingga menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit.

"Kemarin malam, ada dua pelaku, yang satu menunggu di atas motor, yang satu masuk ke halaman rumah. Pelaku mengutek-utek motor tapi enggak bisa karena digembok. Karena enggak bisa, dia masuk ke rumah dan mengambil handphone samsung di ruang tamu, tapi kepergok pemiliknya," kata Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Nadiar Rachman, Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Minggu (31/5/2015).

Karena kepergok dan diteriaki maling oleh pemilik rumahnya, Udin berusaha melarikan diri. Sialnya, belum sempat meloloskan diri, dia dihadang massa dan menjadi bulan-bulanan.

Udin pun tak berdaya menghadapi serangan dari warga. Hampir sekujur tubuhnya mengalami luka-luka serius akibat dihajar massa.

Sedangkan pelaku lainnya langsung kabur dengan motor yang dikendarainya dan meninggalkan Udin begitu saja saat dihajar massa.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian, langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke rumah sakit dr Soewandi pada Sabtu (30/5/2015) malam. Setelah menjalani perawatan sekitar 10 jam, Udin menghembuskan nafas sekitar pukul 07.15 WIB, Minggu (31/5/2015) pagi.

"Jenazah kita bawa ke kamar mayat rumah sakit Dr Soetomo, untuk divisum," tandas mantan Kanit Reskrim Polsek Singosari, Malang.

KLIK dan LIKE di sini untuk update informasi Madiun Raya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Sudah Pakai Deodoran, Kok Bau Badan Masih Tak Sedap?

Pakai deodoran biasanya untuk mengatasi bau badan tak sedap.

Tak Hanya Berenang, Pengunjung Umbul Manten Klaten Juga Bisa Terapi Ikan Hlo!

Di wisata Umbul Manten Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten, disediakan kolam khusus untuk terapi ikan bagi para pengunjung.

76 Kendaraan Terjaring Penyekatan di Sragen, 4 Diputar Balik

Tim gabungan menggelar penyekatan kendaraan dari Jawa Timur yang masuk wilayah Jawa Tengah melalui Sragen, pada H+2 Lebaran.

Perahu Wisata di Waduk Kedungombo Kemusu Terbalik, Ini Kata BPBD Boyolali

Perahu wisata di di Waduk Kedungombo wilayah Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, terbalik pada Sabtu (15/5/2021) siang.

Prediksi Puncak Arus Balik Tanggal 16 dan 20 Mei, Kemenhub Tingkatkan Tes Acak

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan meningkatkan tes antigen secara acak sebagai salah satu upaya menghadapi puncak arus mudik yang kemungkinan terjadi tanggal 16 dan 20 Mei 2021.

Liburan Jelajahi Tempat Wisata Terbaru di Grobogan

Bagi warga Grobogan, wisata di Jowo Dhuwur View menjadi destinasi pelancong dengan beragam macam wahana hiburan yang bisa dinikmati.

Para Selebritas Mualaf Ini untuk Kali Pertama Rayakan Lebaran

Sejumlah selebritas mualaf ini untuk kali pertama merayakan Lebaran.

Selama Ramadan, 300 PGOT Ditangkap Satpol PP Solo, 2 Eksploitasi Anak

Satpol PP Kota Solo selama Ramadan dan Hari H Lebaran menangkap sebanyak 300 pengemis, gelandangan, dan orang terlantar atau PGOT di Kota Solo.

H+2 Lebaran, Arus Lalu Lintas ke Wisata Kemuning-Tawangmangu Macet Lur!  

Arus kendaraan menuju ke jalur wisata Ngargoyoso dan Tawangmangu pada H+2 Lebaran atau Sabtu (15/5/2021) mengalami kenaikan signifikan.

Bagi-Bagi Kupat Jembut di Tradisi Syawalan Khas Semarang

Dalam Bahasa Jawa, kata jembut mungkin memiliki kesan vulgar. Namun jembut di sini rupaya adalah jenis makanan.

Perahu Wisata di Waduk Kedung Ombo Kemusu Boyolali Tenggelam Diduga Kelebihan Muatan

Kecelakaan air terjadi di Waduk Kedung Ombo kawasan Dukuh Bulu, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (15/5/2021) siang sekitar pukul 11.30 WIB.

Permasalahan Pembayaran THR Banyak Dialami UMKM, Pemerintah Harus Hadir

Pemerintah harus hadir secara langsung untuk menangani masalah pembayaran THR keagamaan bagi perusahaan-perusahaan di segmen UMKM yang tidak mampu melakukan pembayaran sesuai ketentuan.