PENCURIAN SUKOHARJO : Pasutri Bawa Anak Gasak Tas di Toko Milik Anggota DPRD
Ilustrasi pencurian (Dok/Solopos)

Sepasang suami istri nekat mencuri di toko milik anggota DPRD Sukoharjo.

Solopos.com, SUKOHARJO -- Sepasang suami istri (pasutri) mencuri tas berisi uang Rp5 juta di Toko Mitra Irianti di Jl. Veteran sebelah barat Alun-alun Satya Negara, Sukoharjo, Senin (25/9/2017) sekitar pukul 08.00 WIB.

Mereka menggasak tas pemilik toko berisi uang tunai senilai Rp5 juta, empat kartu anjungan tunai mandiri (ATM), dan surat kendaraan bermotor dan kunci toko. Informasi yang dihimpun Solopos.com, Senin, toko perabotan rumah tangga dan perlengkapan bayi itu milik anggota DPRD Sukoharjo asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Suhardi.

Pasutri itu mendatangi toko membawa seorang anak usia bawah lima tahun (balita). Mereka berboncengan mengendarai sepeda motor dan hendak membeli perabotan rumah tangga.

Kala itu, toko masih sepi lantaran baru saja buka. Sementara beberapa karyawan toko masih merapikan barang dagangan dan membersihkan lantai toko.

Seorang karyawan Toko Mitra Irianti, Sofi, mengatakan pasutri itu langsung masuk ke toko dan memilih perlengkapan bayi. Mereka kemudian berpindah mencari perabotan rumah tangga lainnya seperti ember dan alas kaki.

“Mereka meminta sapu ukuran besar, saya ambilkan namun tak jadi beli. Pasutri itu berada di toko hanya sebentar, tak sampai 10 menit,” kata dia, saat berbincang dengan Solopos.com, Senin.

Mereka mengelilingi etalase kaca dan rak kayu berisi perabotan rumah tangga. Saat itu, tas pemilik toko berada di meja kasir. Pelaku langsung menyambar tas dan segera keluar dari toko.

Mereka langsung melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor menuju arah Simpang Lima atau Proliman Sukoharjo. “Tas yang dicuri milik owner toko. Mereka langsung kabur menggunakan sepeda motor ke arah timur,” ujar dia.

Pemilik Toko Mitra Irianti, Suhardi, mengatakan telah melaporkan pencurian itu ke Polsek Sukoharjo sesaat setelah kejadian. Sebelum beraksi, pelaku diketahui masuk ke toko plastik dan kelontong di sebelah tokonya.

Polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk menyelidiki kasus pencurian itu. Beberapa saksi termasuk karyawan toko telah dimintai keterangan.

“Itu [tas yang dicuri] milik istri saya. Tidak ada kamera closed circuit television [CCTV] sehingga saya tidak tahu ciri-ciri pelaku. Pelakunya pasutri yang membawa balita,” papar dia.

Suhardi meminta polisi agar memeriksa rekaman kamera CCTV yang dipasang di toko plastik dan kelontong yang juga dimasuki pelaku. Dia berharap polisi segera mengungkap kasus pencurian di tokonya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Rifeld Contantien Baba, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengungkapkan penyelidikan kasus pencurian itu ditangani Polsek Sukoharjo. Petugas telah menghimpun keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom