Toyota Grand New Avanza. (Liputan6.com)

Pencurian Sragen, pelaku sudah dua tahun terakhir mengalami gangguan jiwa, tepatnya setelah pulang dari Kalimantan

Solopos.com, SRAGEN--Pelaku pencurian mobil di Gondang, Sragen, Wahyu Triyanto, 23, diketahui mengalami gangguan jiwa sepulang dari Kalimantan. Ibu Wahyu Triyanto, Sriyatun, 45, mengatakan anaknya sudah dua tahun terakhir mengalami gangguan jiwa, tepatnya setelah anaknya pulang bekerja dari Kalimantan.

“Saya tidak tahu apa penyebabnya. Sebelum kerja di Kalimantan dia masih sehat. Kata orang, penyakitnya itu sengaja dibuat oleh orang yang tak suka padanya,” kata Sriyatun saat dimintai keterangan polisi, Rabu (19/8/2015).

Sriyatun menjelaskan sepulang dari Kalimantan anaknya tidak bekerja. Sehari-hari dia harus mengawasi gerak-gerik anaknya supaya tidak berbuat nekat. “Dia tidak pernah mengamuk, tetapi dia aktif. Kalau lepas dari pengawasan ya langung pergi bermain ke rumah tetangga,” paparnya.

Wakapolres Sragen, Kompol Yudy Arto Wiyono, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Ari Wibowo, mengatakan berdasarkan keterangan yang dihimpun dari para saksi, pelaku yang membawa kabur mobil tetangga itu terindikasi mengalami gangguan jiwa. Jika terbukti mengalami gangguan jiwa, pemuda itu akan dibebaskan dari jeratan hukum. “Beruntung polisi mengamankan dia. Kalau tidak, bisa saja dia dikira pencuri oleh warga,” terang Yudy. (Moh. Khodiq Duhri)

Sebelumnya, Wahyu Triyanto, 23, pemuda yang mengalami gangguan kejiwaan menggegerkan warga setelah membawa kabur mobil Toyota Avanza milik tetangganya di Dusun Bontit, Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang, Sragen, Rabu (19/8/2015).

Kejadian itu bermula ketika pemuda lulusan Teknik Mesin sebuah SMK di Sragen itu bermain di rumah teman sekaligus tetangganya, Wahyu Basir, 23, sekitar pukul 10.00 WIB. Wahyu Triyanto memang kerap bermain di rumah temannya tersebut. Tanpa sepengetahuan pemilik rumah, pemuda yang sempat bekerja di bidang pertambangan di Kalimantan itu menyelinap masuk ke kamar. Di kamar itu, dia menemukan kunci mobil Toyota Avanza. Sejenak kemudian, pemuda itu berhasil membawa kabur mobil itu. Pemilik rumah baru menyadari setelah mendengar bunyi mobil bernopol AD 8602 DN itu saat dibawa ke luar rumah. Wahyu Basir pun langsung memberitahu tetangganya kalau mobilnya dibawa kabur Wahyu Triyanto.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten