Tutup Iklan

PENCURIAN SEMARANG : 50 Pencuri Dikoleksi Polrestabes selama Operasi Sikat Candi

PENCURIAN SEMARANG : 50 Pencuri Dikoleksi Polrestabes selama Operasi Sikat Candi

SOLOPOS.COM - Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Pencurian di Kota Semarang ditangkal aparat Polrestabes dengan membekuk puluhan pencuri selama Operasi Sikat Candi.

Solopos.com, SEMARANG — Polrestabes Semarang membekuk puluhan pelaku pencurian dalam kurun waktu 20 hari dalam Operasi Sikat Candi 2017. Koleksi puluhan pencuri dalam ruang tahanan Mapolresta Semarang itu dipamerkan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Abiyoso Seno Aji di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/10/2017).

Di hadapan wartawan, Abi—sapaan Kapolrestabes Abiyoso Seno Aji—mengatakan selama pelaksanaan operasi yang dimulai pada 25 September hingga 14 Oktober 2017 tersebut kepolisian mengungkap sekitar 40 kasus tindak pidana pencurian. "Diungkap 40 kasus pencurian dengan tersangka sebanyak 50 orang," katanya.

Adapun barang bukti hasil curian yang berhasil diamankan dari para pelaku pencurian oleh polisi Semarang tersebut antara lain dua unit mobil serta 28 sepeda motor. Selain itu, petugas juga mengamankan barang hasil curian lain seperti burung peliharaan hingga puluhan tabung LPG ukuran 3 kg.

Sementara sebaran tindak pidana pencurian yang terjadi di Ibu Kota Jawa Tengah yang berhasil ditabngani polisi Kota Semarang itu cukup merata. Namun, lanjut dia, terdapat pula daerah yang tidak ditemukan tindak pidana pencurian selama pelaksanaan operasi tersebut.

Ia meminta kapolsek yang wilayahnya tidak ditemukan tindak pidana selama pelaksanaan operasi itu tidak berpuas diri. "Bisa saja pelaku berasal dari daerah itu tetapi beraksi di wilayah lain sehingga tidak tercatat terjadi tindak pidana di daerah asalnya," katanya.

Kepada masyarakat, Abiyoso mengimbau agar selalu waspada terhadap ancaman terjadinya tindak kejahatan pencurian di semua wilayah Kota Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Kisah Tiwi, Pesepak Bola Putri Solo yang Tak Kapok Meski 2 Kali Cedera Engkel

Tiwi kini menjadi stopper andalan di tim sepak bola putri Putri Surakarta.

Berawal dari Acara Fashion Show, 21 Mahasiswa ISI Solo Positif Covid-19

Sebanyak 21 mahasiswa Institut Seni Indonesia atau ISI di kampus 2 Mojosongo, Solo, terkonfirmasi positif Covid-19. Tertularnya para mahasiswa itu berawal dari acara fashion show.

Inilah 12 Pabrik Gula Yang Hilang Di Soloraya, Paling Banyak Dari Klaten

Ada 12 pabrik gula di kawasan Soloraya yang hilang, padahal dulunya memiliki andil besar dalam produksi gula di Tanah Jawa.

Miris! TKW Asal Madiun Setahun Disiksa Majikan di Malaysia

TKW bernama Siti Sulikah selain dianiaya, gajinya sebagai asisten rumah tangga juga tidak dibayarkan oleh majikannya di Malaysia.

Ada 5.000 Vaksin Covid-19 untuk Pelaku UMKM & Ritel Karanganyar, Ini Link Pendaftarannya

Jatah vaksin Covid-19 dititipkan ke Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagnakerkop dan UKM) Karanganyar.

Viral di Tiktok, Ini Lirik dan Terjemahan Lagu Meurindu - Rialdoni

Lirik dan terjemahan lagu meurindu milik penyanyi Aceh banyak dicari setelah viral di media sosial, yuk simak baik-baik di sini!

Gojek Luncurkan Festival Kuliner Solo, Catat Tanggalnya

Gojek berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Solo menghadirkan Festival Kuliner Solo (FKS) yang melibatkan ratusan mitra usaha Go Food.

Kasus Covid-19 Klaster Pabrik Sepatu Karanganyar Masih Terus Bertambah, Total 113 Orang

Jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 dari klaster pabrik sepatu di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, masih terus bertambah.

Begini Cara Mengajari Anak Berwirausaha Sejak Dini

Agar buah hati termotivasi jadi pengusaha, tak ada salahnya orang tua mengajari anak berwirausaha.

Tiga Cara Menikmati Croffle Hits dari Tjemilan oleh Kopi Soe

Sebagai kedai camilan favorit masyarakat, Tjemilan oleh Kopi Soe juga menghadirkan aneka varian croffle yang dinamai #Soeffle.

Tren Naik, Kasus Covid-19 di Sukoharjo Tambah 88 Orang dalam Sehari

Kasus Covid-19 di Sukoharjo bertambah 88 orang dalam sehari pada Kamis (24/6/2021). Penambahan itu membuktikan tren penambahan kasus Covid-19 di Sukoharjo masih naik.

Bapas Solo Sebut Mediasi Kasus Perusakan Makam Oleh Anak-Anak Di Mojo Telah Selesai, Hasilnya?

Proses mediasi kasus perusakan makam Mojo, Pasar Kliwon, Solo, yang melibatkan 10 anak-anak sudah selesai dengan pendampingan Bapas.