Pencuri Kotak Amal di Sragen Sempat Mengganti Pelat Nomor Mobil seusai Beraksi

Polisi memergoki pencuri kotak amal asal Kabupaten Klaten sempat mengganti pelat nomor mobil seusai beraksi di Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Senin (14/11/2022).

 Polres Sragen menunjukkan pelaku pencurian yang tercatat sebagai warga Kabupaten Klaten dan barang bukti dalam jumpa pers di Mapolres Sragen pada Jumat (18/11/2022). (Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

SOLOPOS.COM - Polres Sragen menunjukkan pelaku pencurian yang tercatat sebagai warga Kabupaten Klaten dan barang bukti dalam jumpa pers di Mapolres Sragen pada Jumat (18/11/2022). (Solopos.com/Galih Aprilia Wibowo)

Solopos.com, SRAGEN — Pencuri kotak amal asal Kabupaten Klaten sempat mengganti pelat nomor mobil seusai beraksi di Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Senin (14/11/2022).

Anggota Polres Sragen berhasil meringkus dua maling spesialis kotak amal yang beraksi di sejumlah wilayah Jawa Tengah, yakni Yogi Mufajar, 32, dan Arief Hendrawan, 34. Satu orang lagi, Ferdian, 30, masih berstatus daftar pencarian orang atau DPO kasus pencurian kotak amal masjid.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

Mereka tercatat sebagai warga Kabupaten Klaten. Menurut pengakuan dua pelaku yang tertangkap itu ke polisi bahwa sudah beraksi sebanyak 12 kali dengan sasaran kotak amal selama kurun waktu tiga bulan terakhir.

Lokasi pencurian kotak amal, yaitu dua kali di Kecamatan Plupuh Sragen, dua kali di Kecamatan Tangen Sragen, dua kali di Kecamatan Sambirejo Sragen, tiga kali di Kabupaten Klaten, satu kali di Kabupaten Grobogan, dan tiga kali di Kabupaten Magelang. Mereka berhasil ditangkap anggota Polsek Plupuh di Kabupaten Sragen.

Kali terakhir pelaku berhasil mencuri sejumlah uang dari kotak amal di dua masjid Kecamatan Plupuh Kabupaten Sragen. Mereka berhasil mencuri Rp3,4 juta dari kotak amal di Masjid Taqwa Al Mubarok Desa Pedak. Kemudian kotak amal dibuang di Desa Sambirejo, Plupuh. Setelah itu mereka beraksi di Masjid Al Hidayah Desa Cangkol dan mendapatkan uang Rp2,5 juta dari kotak amal.

Baca Juga : 12 Kali Curi Kotak Amal Masjid, Maling Asal Klaten Ini Ditangkap di Sragen

Kapolsek Plupuh, Iptu Suparno mewakili Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama, mengatakan polisi menerima laporan dari warga terkait pencurian kotak amal di Kecamatan Plupuh. Pelapor merupakan takmir Masjid Besar Taqwa Al Mubarok Ichwan Muji Basuki, 61, dan takmir Masjid Al Hidayah Sapari, 60. Pencurian kotak amal di masjid Kecamatan Plupuh pada Sabtu (22/10/2022). Takmir masjid mengetahui aksi maling kotak amal itu pukul 02.00 WIB.

“Pelaku ini melakukan pencurian kotak amal di dua masjid dalam satu malam, yaitu Masjid Taqwa Al Mubarok di Desa Pedak kemudian berlanjut ke Masjid Al Hidayah, Desa Cangkol. Pencurian dilakukan tiga orang. Pelaku Ferdian, 30, masih [Daftar Pencarian Orang] DPO. Warga Klaten juga,” terang Suparno dalam jumpa pers yang digelar di Mapolres Sragen pada Jumat (18/11/2022).

Peran Masing-masing Pelaku

Tim Resmob Polres Sragen bersama Unit Reskrim melaksanakan patroli setiap malam. Polisi mengintai gerak-gerik para pelaku yang mengendarai satu unit mobil Daihatsu Xenia berpelat nomor AD 1520 CL hingga Senin (14/11/2022).

Saat itu, polisi melihat para pelaku tengah mengganti pelat nomor mobil di pinggir Jalan Raya Solo-Sragen, tepatnya daerah Nguwer, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Polisi menyita sejumlah barang bukti, seperti satu gunting besi ukuran besar, tiga kunci pas, satu kunci ring pas, satu obeng, dua senter kecil, satu plastik kresek kecil, dan dua pelat nomor AB 1719 UV.

Baca Juga : Demi Modal Nikah, Warga Klaten Nekat Mencuri Uang Kotak Amal Masjid di Sragen

“Setelah pemeriksaan terhadap pelaku ternyata ditemukan barang bukti. Pelat nomor dibungkus menggunakan sarung warna biru dengan salah satu ujungnya terikat. [Pelat nomor ditemukan] di dalam mobil. Kemudian, pelaku mengakui bahwa baru saja [saat ditangkap] mencuri kotak amal di wilayah Kecamatan Sambirejo,” tutur Suparno.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3e, 4e, 5e KUHP. Ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Polisi juga mengungkap peran masing-masing pelaku, yakni Yogi bertugas melihat isi kotak amal menggunakan senter, kemudian mengambil uang setelah kotak amal berhasil dibuka. Selanjutnya, Arief sebagai driver dan mengawasi keadaan sekitar. Sementara itu, DPO Ferdian, bertugas membuka atau mengeksekusi kotak amal.

Kasi Humas Polres Sragen, Iptu Ari Pujiantoro, mengatakan pelaku beraksi selama tiga bulan terakhir pada 2022. Pelaku berbekal Google Maps saat beraksi. Mereka mencari masjid yang sekiranya tidak dijaga. Hasil pencurian tersebut digunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari dan biaya menikah salah satu pelaku.

Baca Juga : Duh, Pencuri Kotak Amal Masjid di Tawangmangu Ternyata Mbah-Mbah

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Selain Parang, Batik Motif Slobog juga Wajib Dihindari Tamu Pernikahan Kaesang

      Selain parang/lereng, ada motif batik lain yang wajib dihindari untuk dikenakana oleh tamu acara pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, yaitu motif slobog.

      Korsleting, 1 Rumah di Permukiman Padat Penduduk Delanggu Klaten Terbakar

      Diduga akibat korsleting, satu rumah di tengah permukiman Dukuh Sanggrahan, Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu terbakar, Jumat (9/12/2022) dini hari.

      Solopos Hari Ini: Pesta Raya Demokrasi di Desa

      Pemilihan kepala desa (pilkades) di Sukoharjo menjadi pesta rakyat dan dirayakan dengan cara yang khas.

      Presien Jokowi Ungkap Momen Iriana hingga Bobby Menangis saat Siraman Kaesang

      Presiden Jokowi mengungkapkan momen Kaesang Pangarep, Ibu Negara Iriana, dan Bobby Nasution menangis saat acara siraman jelang pernikahan Kaesang di Sumber, Solo, Jumat (9/12/2022).

      Kalahkan Solo, Penurunan Kemiskinan di Sragen 2022 Tertinggi Kedua di Soloraya

      Persentase penurunan kemiskinan di Sragen tahun ini menjadi yang tertinggi kedua di Soloraya. Bahkan, dibandingkan persentase penurunan kemiskinan rata-rata di Jateng, Sragen masih lebih tinggi.

      Belum Nyerah! Tuntas Subagyo Yakin PKR bakal Berlaga di Pemilu 2024

      Ketua Umum Partai Kedaulatan Rakyat (PKR), Tuntas Subagyo, optimistis partainya bakal lolos dan bisa berlaga di Pemilu 2024.

      Bermodal Rp500.000, Mantan KPM PKH di Sragen Kini Miliki 3 Warung Mi Ayam

      Juragan mi ayam dengan label warung Pak Ndut itu menyatakan keluar dari keluarga penerima manfaat (KPM) PKH tahun lalu dan kini sukses dengan memiliki tiga warung mi ayam di wilayah Masaran.

      Janur Kuning Melengkung dan Kembar Mayang dalam Pernikahan Adat Jawa

      Puluhan janur kuning melengkung mulai dipasang menjelang pernikahan adat Jawa, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Minggu (11/12/2022), selain janur kuning, kembar mayang juga ikut dipasang.

      Realisasi Pendapatan Pajak 2022 di Sukoharjo Naik 16,91%

      Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Sukoharjo Richard Tri Handoko menyebut capaian realisasi pajak daerah sampai dengan (30/11/2022) naik 16,91%.

      Bakesbangpol Karanganyar Gelar Penguatan Kerukunan Beragama, Ini Tujuannya

      Pertemuan bertujuan merawat kerukunan umat beragama dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan serta stabilitas negara.

      Ribuan Sukarelawan Jokowi akan Pakai Tanda Pengenal di Pernikahan Kaesang

      Saat ini terdata 13.000 orang lebih [sukarelawan] yang akan datang dan seluruhnya akan diberi tanda pengenal.

      Menang Lawan Petahana, Cakades Terpilih di Wonogiri Akan Rangkul Lawan

      Aris Wahyu Suryanto, mengatakan setelah dinyatakan terpilih dan mengalahkan cakades petahana nomor urut 2, Margono, akan berupaya membangun hubungan baik dengan pihak lawan

      Stok Darah PMI Karanganyar Hari Ini 9 Desember 2022

      Informasi mengenai stok darah di PMI Karanganyar hari ini, Jumat (9/12/2022), bisa disimak pada artikel ini.

      Nyam, Festival Durian Lokal Digelar 4 Hari di Selogiri Wonogiri, Ini Jadwalnya

      Di antara durian lokal yang dijual, berasal dari Sumatra, Kalimantan, hingga beberapa daerah di Jawa. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp100.000/tiga buah hingga Rp120.000/buah.

      Diawali Menteri Nyirami Kaesang, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Terakhir

      Ada tujuh pasangan yang melakukan siraman kepada calon manten Kaesang yang merupakan keluarga Presiden Jokowi serta menteri, yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md bersama istri.