PENCEMARAN SUNGAI BEDOG : Madukismo Buang Limbah 200.000 Meter Kubik ke Sungai Bedog, Diklaim Tak Beracun

PENCEMARAN SUNGAI BEDOG : Madukismo Buang Limbah 200.000 Meter Kubik ke Sungai Bedog, Diklaim Tak Beracun

SOLOPOS.COM - Warga Desa Guwosari memprotes pembuangan limbah pabrik ke Sungai Bedog yang menyebabkan pencemaran ekosistem sungai, Minggu (5/6/2016). (Bhekti Suryani/JIBI/Harian Jogja)

Pencemaran Sungai Bedog yang diduga disebabkan limbah pabrik gula Madukismo

Solopos.com, BANTUL- Direktur Utama PT Madubaru (pabrik gula Madukismo) Rahmad Edi Cahyana mengakui, setiap hari perusahaan ini membuang 200.000 meter kubik limbah ke sungai.

Namun ia mengklaim limbah tersebut tidak beracun dan menjadi penyebab matinya ribuan ikan beberapa waktu lalu. Selama ini kata dia, limbah organik itu sangat dibutuhkan petani sebagai pupuk tanaman.

Ia menuding, berbagai limbah yang dibuang ke Sungai Bedog termasuk limbah rumah tangga juga dapat berpengaruh pada matinya ribuan ikan.

“Anehnya kami sedang enggak produksi saat ikan itu mati, kenapa selalu pihak kami yang disalahkan,” klaim Rahmat Edi Cahyana, Minggu (5/6/2016).

Menurut Rahmat Edi Cahyana, perusahaan kini telah berinvestasi senilai Rp4 miliar untuk membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk mengatasi persoalan limbah Madukismo.

“Hanya kan bertahap. Kami masih siapkan lahan seluas 6.000 hektare untuk menampung pupuk dari limbah cair yang dihasilkan oleh IPAL itu,” jelasnya lagi.

Ia menargetkan, ke depan tidak ada lagi limbah yang dibuang ke Sungai Bedog, namun dialihkan seluruhnya sebagai pupuk ke lahan yang telah disediakan.

Namun ia khawatir, perusahaan juga akan mendapat protes dari petani apabila limbah tidak dialirkan lagi ke sungai dan aliran irigasi, lantaran petani membutuhkan limbah sebagai pupuk.

Berita Terkait

Berita Terkini

Warung Kosong Pinggir Jl A Yani Kartasura Sukoharjo Ludes Terbakar

Warung kosong di Jl A Yani, Kartasura, Sukoharjo, tepatnya di belakang toko Relasi Jaya ludes terbakar pada Rabu (4/8/2021) petang.

Kereen, Polsek Polokarto Budi Daya Lele dan Hidroponik di Lahan Kosong

Ikan lele dapat dipanen setelah kurang lebih tiga bulan yang dapat dipasarkan dengan mengundang pedagang dari Pasar Polokarto.

FOTO : Pembagian Oksigen Gratis di Loji Gandrung

Pengisian ulang oksigen gratis di Loji Gandrung

FOTO : Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelajar Kota Solo

Vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di Kota Solo

FOTO : Sepi Pengunjung, Perwatan Satwa TSTJ Terus Dilakukan

Perawatan satwa koleksi Taman Satwa Taru Jurug

Hari Jadi Ke-271 Kabupaten Klaten, Sederet Penghargaan Diraih Bupati

Sederet penghargaan diraih Bupati Sri Mulyani selama memimpin Kabupaten Klaten sejak periode pertama 2017 hingga periode kedua 2021

Lagi, Megawati Singgung Presiden Jokowi soal Kementerian

Megawati mengingatkan Presiden Jokowi agar memegang komando kerja penanganan bencana.

Cakep! Jembatan Gantung Dungus Klaten Dicat Warna-Warni, Cocok untuk Spot Selfie

Jembatan gantung di Dukuh Dungus, Desa Mundu, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, dicat warna-warni sejak tiga pekan terakhir.

Pakar ITB Sebut Pekalongan, Demak, & Semarang Bakal Tenggelam, Ini Penyebabnya Versi ESDM Jateng

ESDM Jateng membeberkan penyebab Semarang, Demak, dan Pekalongan, yang diprediksi tenggelam.

Hati-Hati, Risiko Kematian Akibat Covid-19 Bergeser dari Lansia ke Usia Produktif

Peningkatan kematian disebabkan mobilitas penduduk pada kelompok usia produktif yang cukup tinggi.

Ditantang Warga Positif Covid-19 Main Pingpong di GOR Gelarsena Klaten, Begini Jawaban Gubernur Ganjar

Gubenur Jateng Ganjar Pranowo mengunjungi tempat isolasi terpusat pasien corona di GOR Gelarsena Klaten pada Rabu (4/8/2021).

4.299 Pelamar CPNS dan PPPK di Boyolali Lolos Administrasi

Sebanyak 4.299 pelamar CPNS dan PPPK tahun anggaran 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali telah lolos tahap administrasi.