Tutup Iklan

PENCEMARAN SUKOHARJO : Ombudsman Selidiki Pencemaran Limbah Ciu di Bekonang

PENCEMARAN SUKOHARJO : Ombudsman Selidiki Pencemaran Limbah Ciu di Bekonang

SOLOPOS.COM - Seorang pengrajin alkohol asal Dukuh Sentul, Bekonang, Mojolaban, Sukoharjo melihat puluhan drum berisi bahan alkohol, Jumat (10/1/2014) siang. Produksi ciu dari Bekonang meningkat tajam seiring bertambahnya jumlah pengrajin alkohol. (JIBI/Solopos/Istimewa)

Pencemaran Sukoharjo, Ombudsman datang ke Bekonang untuk menyelidiki pencemaran limbah ciu di saluran irigasi.

Solopos.com, SUKOHARJO — Tim dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY-Jateng datang ke Mojolaban untuk mengumpulkan data dan keterangan terkait kasus dugaan pencemaran lingkungan akibat limbah ciu di saluran air irigasi, Jumat (28/10/2016).

Mereka mendatangi lahan pertanian di wilayah Mojolaban yang terdampak pembuangan limbah cair ciu. Sebelumnya, sejumlah petani di Mojolaban memprotes para pengrajin alkohol yang membuang limbang cair ciu ke saluran irigasi. Izin usaha industri (IUI) pengrajin alkohol di Desa Bekonang, Kecamatan Mojolaban, terancam dicabut apabila terbukti membuang limbah ke salurah irigasi.

Dari Mojolaban, tim ORI mendatangi Kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sukoharjo untuk meminta klarifikasi ihwal kasus pembuangan limbah ciu. Asisten ORI Perwakilan DIY-Jateng, Muhammad Rifky, mengatakan telah bertemu pejabat BLH Sukoharjo terkait kasus pembuangan limbah cair ciu ke lahan pertanian. Pertemuan itu menghasilkan beberapa hal.

Pertama, pengrajin allkohol diberi sanksi tegas apabila nekat membuang limbah cair ciu ke saluran irigasi pertanian. “Pemberian sanksi terhadap pengrajin alkohol harus sesuai regulasi. Ada mekanisme yang diatur dalam regulasi itu,” kata dia saat ditemui Solopos.com di Kantor BLH Sukoharjo, Jumat.

Kedua, sampel air sawah dan sumur milik warga yang tercemar limbah cair ciu diuji laboratorium. Hal ini untuk menentukan kadar oksigen serta kualitas air setelah bercampur limbah ciu.

Ketiga, BLH Sukoharjo sebagai instansi pemerintah yang berwenang menangani limbah wajib mengawal dan membina pengrajin alkohol di Desa Bekonang. “Sebenarnya masalah ini muncul sudah lama. Bahkan, para pengrajin alkohol telah membuat surat pernyataan tidak akan membuang limbah cair ciu ke saluran irigasi. Artinya, masalah ini belum ditangani secara tuntas karena masih ada pengrajin alkohol yang membuang limbah ciu sembarangan.”

Di sisi lain, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sukoharjo, Achmad Hufroni, didampingi Kabid Pengkajian dan Penegakan Hukum Lingkungan Joko Harseno, mengatakan sesuai Perda Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2012 tentang Baku Mutu Air menyebutkan pelaku usaha yang membuang limbah cair bakal diberi sanksi administrasi berupa surat tertulis dan paksaan dari instansi terkait.

Apabila pelaku usaha membandel dan masih membuang limbah cair ciu maka IUI bakal dibekukan atau dicabut. “Pelaku usaha juga bisa diproses hukum dengan ancaman hukuman penjara enam bulan atau denda Rp50 juta. Namun, kami akan melakukan upaya persuasif agar pengrajin alkohol tak membuang limbah cair ke saluran irigasi,” papar dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Penerjun Payung Protes Jelang Kick Off Prancis vs Jerman

Laga Grup F Piala Eropa (Euro) 2021 Jerman versus Prancis di Allianz Arena di Munchen diawali aksi protes penerjun payung.

Konsumen Diberi Kemudahan, Agar Sukses Berbisnis Home Appliance

Pandemi Covid-19 tak menyurutkan pelaku bisnis dalam menjalankan usahanya, termasuk bisnis home appliance atau perabotan rumah tangga.

Jalani Isolasi Mandiri, BCL Merasakan Sejumlah Gejala Covid-19

BCL merasakan sejumlah gejala saat hari ketiga karantina.

PLN Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik Rumah Sakit & Faskes

PLN berupaya memastikan keandalan pasokan listrik, dan mencegah pemadaman listrik, khususnya tempat-tempat vital penanganan pasien Covid-19.

Rating TV Indonesia: Tayangan Sinetron Masih Digemari

Tayangan sinetron sepertinya masih mendominasi rating TV Indonesia.

Selamat! Wali Kota Madiun Terima Penghargaan Nirwasita Tantra dari Kementerian LH dan Kehutanan

Maidi menuturkan penghargaan Nirwasita Tantra 2020 ini diberikan karena Kota Madiun dianggap berhasil menata kota dengan memperhatikan lingkungan.

Awasi Pergerakan Warga Dari Zona Merah Covid-19, Korlantas Polri Siapkan 143 Pos Pemeriksaan

Korlantas Polri menyiapkan 143 pos pemeriksaan atau check point untuk pengawasan pergerakan warga keluar masuk zona merah risiko Covid-19.

Jarak Bukan Halangan! Begini Cara Memuaskan Hasrat Suami Saat LDR

Jarak bukan halangan, inilah cara memuaskan hasrat seksual suami meski sedang menjalani hubungan jarak jauh alias LDR. Kira-kira apa saja ya?

Perseteruan Persis Solo-Kuhnle Masuki Babak Baru

Kuasa hukum Michelle, Muhammad Taufiq, mengatakan telah menyerahkan berkas permohonan pencatatan PHI pada Disnakperin berikut kronologi pemecatan kliennya.

Persis Solo 1-2 Bali United: Penyelesaian Akhir Jadi Catatan

Meski kalah, Persis Solo menunjukkan kepercayaan diri saat menghadapi Bali United.

Blackpink The Movie Siap Dirilis, Ini Bocorannya

Blackpink The Movie ini membahas soal perjalanan karier pelantun Boombayah ini.