Tutup Iklan

PENCEMARAN LINGKUNGAN : Warga 4 Lingkungan Keluhkan Bau Tak Sedap

PENCEMARAN LINGKUNGAN : Warga 4 Lingkungan Keluhkan Bau Tak Sedap

SOLOPOS.COM - Ketua RT 1/RW 2, Lingkungan Seyegan, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Sukoharjo, Tukimin menunjukkan lokasi Kali Langsur yang kerap memunculkan bau tak sedap, Selasa (26/5/2015). (Bony Eko Wicaksono/JIBI/Solopos)

Pencemaran lingkungan terjadi di empat lingkungan Sukoharjo. Warga mengeluhkan bau tak sedap dari Kali Langsur.

Solopos.com, SUKOHARJO – Sejumlah warga di empat lingkungan yang berdomisili di bantaran Kali Langsur mengeluhkan bau tak sedap selama musim kemarau. Bau tak sedap itu diduga berasal dari limbah cair salah satu perusahaan tekstil di Sukoharjo.

Ketua RT 001/RW 002, Lingkungan Seyegan, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Sukoharjo, Tukimin, mengatakan keempat lingkungan itu yakni Klaseman, Langsur, Seyegan, dan Curidan di Kelurahan Sukoharjo. Bau tak sedap itu kerap muncul pada malam hari. Kondisi warna air bakal berubah menjadi hitam pekat dan muncul bau tak sedap.

“Kalau pagi atau siang hari kondisi warna air seperti biasa,” katanya saat ditemui wartawan di rumahnya, Selasa (26/5/2015).

Bau tak sedap itu sangat kentara saat puncak musim kemarau. Kondisi air sungai mengering sehingga bau tak sedap itu langsung tercium warga setempat. Dia mengaku bau tak sedap itu mengganggu kenyamanan warga setempat.

Selain bau tak sedap, air Kali Langsur juga kerap merendam lahan persawahan saat musim penghujan. Imbasnya, para petani merugi lantaran tanaman padi gagal panen.

“Sudah dilaporkan ke instansi terkait, tapi hingga sekarang belum ada tindaklanjutnya. Kami juga sering melakukan pertemuan untuk membahas permasalahan ini,” papar dia.

Sebenarnya, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo berencana membangun tanggul di sepanjang Kali Langsur pada beberapa tahun lalu. Tanggul itu setinggi 5 meter baik di sisi kanan maupun kiri. Bahkan, ada pemberian kompensasi lahan milik warga yang terkena dampak pembangunan tanggul.

Kala itu, harga kompensasi lahan warga yang terdampak pembangunan tanggul senilai Rp25.000/meter. Namun, hingga sekarang belum juga ada tindaklanjutnya. “Dahulu rencana pembangunan tanggul saat pemerintahan masih dipimpin mantan Bupati Sukoharjo, Bambang Riyanto. Kami belum menindaklanjuti lagi ke instansi terkait,” terang dia.

Hal senada diungkapkan warga setempat, Paino. Dia mengeluhkan bau tak sedap yang kerap muncul pada malam hari terutama saat musim kemarau. Kali Langsur hanya digunakan untuk mengairi lahan pertanian. Dia mengaku lahan sawah miliknya kerap gagal panen lantaran terendam air yang meluap dari Kali Langsur. Saat curah hujan tinggi dipastikan air Kali Langsur meluap dan merendam sawah milik petani.

“Sawah milik saya berada tak jauh dari Kali Langsur. Kalau musim penghujan sering terendam air yang berasal dari kali,” katanya.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.

Polrestabes Semarang Gelar Tes Antigen Acak Pemudik di Simpang Lima

Total ada sekitar 100 kendaraan dari luar daerah yang terjaring operasi Satlantas Polrestabes Semarang di Simpang Lima.

Polri Akui Ratusan Kecelakaan di Puncak Arus Balik Lebaran 2021

Polri serius mencegah warga mudik Idulfitri atau Lebaran 2021, meski demikian Polri mengakui ratusan kecelakaan sepanjang puncak arus balik.