Pencairan Insentif Penanganan Covid-19 Untuk Nakes Kota Solo Lampaui 50%

Pencairan insentif untuk para tenaga kesehatan atau nakes yang menangani pasien Covid-19 di Kota Solo sudah melampaui 50%.

 Ilustrasi dokter. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi dokter. (Freepik)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyebut pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) Kota Solo pada tahap pertama 2021 menyentuh 55 persen. Pencairan uang lelah tersebut lancar tanpa kendala.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan berdasarkan evaluasi yang dilakukan belum lama ini, pembayaran insentif sudah di atas 50 persen. Menurutnya, kecepatan pembayaran insentif tergantung fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) tempat nakes bekerja.

Jika syarat terpenuhi, fasyankes segera melakukan pembayaran. “Kami evaluasi kalau enggak salah 55 persen. Kelancaran itu yang menentukan faskes masing-masing. Syarat-syaratnya terpenuhi dengan baik, ya dicairkan,” katanya, Sabtu (31/7/2021).

Baca Juga: Innalillahi, Perawat RSUD Bung Karno Solo Yang Tengah Hamil Meninggal Positif Corona

Lebih lanjut, Ning, sapaan akrabnya, mengatakan pembayaran insentif nakes Kota Solo tidak sama antara nakes satu dengan yang lain. Nilainya dihitung dari jumlah pasien dalam rumah sakit.

Selain itu, tidak semua nakes menerima insentif meskipun menangani pasien Covid-19. Apabila sejumlah syarat dan ketentuan yang berlaku tidak terpenuhi, mereka tidak akan menerima insentif.

Nilai insentif bervariasi menyesuaikan kasusnya. Apabila RS memiliki pasien dengan jumlah tertentu, klaimnya akan senilai itu.

Baca Juga: Perawat RSUD Bung Karno Solo Tengah Hamil 7 Bulan Meninggal Positif Covid-19, Begini Kronologinya

Tidak Semua Nakes Dapat Insentif

“Jadi jangan anggap semua nakes RS dan Puskesmas dapat lo ya. Ada aturannya, kalau enggak begitu, nanti terjadi ketidakadilan. Pasiennya sedikit dengan yang banyak enggak sama,” ucap Ning.

Ia meminta fasyankes untuk bekerja sama. Pemerintah Kota Solo tak ingin memperlambat atau menghambat pencairan insentif nakes. Apabila ada kekurangan data, nakes bersangkutan diminta segera menghubungi fasyankes tempat bekerja.

Lebih lanjut Ning mengatakan insentif nakes menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), sementara RS pusat dan swasta bersumber APBN.

Baca Juga: Round Up Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19 Solo: Oknum Tukang Gali Kubur Minta Uang Lelah Rp5 Juta

Anggaran insentif nakes di RSUD Pemerintah Kota Solo dan Puskesmas menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 8 persen. “Jadi ya gini, Pemkot ya berat, semua difokuskan ke situ,” bebernya.

Sebelumnya Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Solo, Suminanto, menyebut pembayaran insentif nakes selama ini tergolong lancar.

Ia berharap pemangku kebijakan mempermudah dan mempercepat pencairan insentif sebagai motivasi di tengah kelelahan mereka sebagai garda depan.

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Sawah di Kuncen Klaten Berkurang 6 Ha untuk Tol Solo-Jogja

Ada 92 bidang lahan seluas 6,5 ha di Kuncen berada pada ruas untuk jalan tol Solo-Jogja, namun hanya dua bidang berupa pekarangan dan terdapat bangunan.

Tak Punya HP untuk Aplikasi PeduliLindungi, Pedagang Pasar Klewer Solo Pasrah

Sejumlah pedagang Pasar Klewer Solo yang tidak punya HP mengaku hanya bisa pasrah jika aplikasi PeduliLindungi diterapkan untuk skrining.

Harus Teliti! Ini Beda Upal Buatan Warga Boyolali dengan Uang Asli dari BI

Kualitas uang palsu yang dibuat warga Boyolali jauh di bawah uang asli dan bisa dikenali dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang.

Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Toko Swalayan Sukoharjo Belum Optimal, Ini Penyebabnya

Penerapan aplikasi PeduliLindungi di tempat publik Kabupaten Sukoharjo masih terkendala, termasuk untuk skrining pengunjung swalayan.

Solopos Saluran 100 Paket Bantuan bagi Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Solopos dalam rangka HUT ke-24 menyalurkan bantuan paket sembako kepada anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu akibat Covid-19.

Pengungkapan Kasus Upal Rp49 Juta di Boyolali Bermula dari Laporan Warga, Begini Kronologinya

Pengungkapan kasus tindak pidana pembuatan dan pengedaran uang palsu atau upal di Mojosongo, Boyolali, bermula dari laporan warga,

100 Ojol Dikerahkan Antar 1.000 Paket Apam Yaa Qowiyyu di Jatinom Klaten

Sebaran apam pada puncak perayaan Yaa Qowiyyu di Jatinom, Klaten, pada Jumat (24/9/2021), digantikan dengan pengantaran oleh ojol.

Kupas Tuntas Tema Populer Kesehatan dari Studio RS JIH Solo

RS JIH Solo membangun studio khusus untuk talkshow edukasi membahas tema-tema kesehatan dengan dokter-dokter ahli.

Laju Positif Sektor Pertanian Saat Pandemi, Ada Peran Pemerintah dan Generasi Milenial

Pertanian menjadi sektor yang memiliki laju positif karena peran pemerintah dan adanya keterlibatan generasi muda atau milenial dalam dunia pertanian.

Hujan Angin Terjang Girimarto Wonogiri, 1 Rumah Warga Rusak Parah

Satu rumah warga di Desa Jendi, Girimarto, Wonogiri, rusak parah akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Jumat siang.

Keren! 9 Siswa SMP Wakili Sragen di Kompetisi Sains Nasional Tingkat Jateng

Sembilan orang siswa SMP bakal mewakili Kabupaten Sragen dalam ajang Kompetisi Sains nasional (KSN) untuk pada Oktober 2021 mendatang.

Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Ditunda, GTT Wonogiri Malah Senang

Kalangan GTT senior di Kabupaten Wonogiri berharap penundaan pengumuman hasil seleksi PPPK merupakan sinyal baik.

Perjuangan Atlet Difabel Panahan Wonogiri Menuju Peparnas Papua, Pernah Latihan Pakai Alat dari Bambu

Salah satu atlet Wonogiri, Arif Wirawan, 39, akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Paperanas) XVI Papua 2021. Ia akan bertanding di sektor Panahan kelas W2 (beregu open).

Ditunjuk Terapkan PeduliLindungi, 600-An Pekerja Pasar Klewer Solo Malah Belum Divaksin Covid-19

Ratusan pekerja dan pelaku kegiatan di Pasar Klewer Solo ternyata belum divaksin Covid-19 padahal ditunjuk Kemendag untuk menerapkan PeduliLindungi.

Perjuangkan Nasib Petani, Mahasiswa Soloraya Unjuk Rasa di Ngarsopuro Solo

Puluhan mahasiswa anggota BEM Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah menyesaikan persoalan pertanian.