SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solo (Espos)–Bantuan renovasi bagi 1.619 rumah di luar bantaran yang rusak berat akibat banjir Desember 2007 dari Menkokesra senilai Rp 8,5 juta/rumah diperkirakan cair Juli mendatang. Saat ini, tim penanganan pascabanjir 2007 tengah menyiapkan petunjuk teknis (Juknis) pencairan bantuan itu.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BPMP3A dan KB) yang juga Wakil Ketua I Tim Penanganan Pascabanjir 2007, Widdi Srihanto, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/5) mengungkapkan, dana bantuan itu sebenarnya sudah ada di Pemkot Solo. Namun, untuk pencairannya diperlukan proses administrasi dan pertanggungjawaban.

Promosi Jalur Mudik Pantura Jawa Makin Adem Berkat Trembesi

“Karena penyaluran bantuan uang itu harus dipertanggungjawabkan secara benar, maka semua proses harus dilalui secara cermat. Harus ada Juknis, ada tim yang dibentuk berdasarkan SK Walikota dan seterusnya,” jelas Widdi.

Mengenai Juknis, Widdi mengatakan, kira-kira dalam pekan depan, tim akan mulai membahasnya. Sebelumnya, memang sudah ada Juknis saat penyaluran bantuan serupa untuk warga korban banjir rusak berat luar bantaran di Kelurahan Gandekan (10 rumah), Jagalan (464 rumah), Sudiroprajan (35 rumah) dan Kedunglumbu (62 rumah).

Namun, lanjut Widdi, Juknis itu perlu beberapa perubahan, terutama berkaitan dengan perubahan SOTK di Pemkot Solo yang berakibat pada perubahan anggota tim penanganan pascabanjir 2007. Sebagai contoh Ketua tim yang semula Kepala DKRPP (sekarang BPMP3A dan KB), Widdi Srihanto, sekarang digantikan oleh Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Budi Suharto.

Setelah ada Juknis, Widdi mengatakan, tahapan selanjutnya, pihaknya akan melakukan verifikasi data dan sosialisasi terhadap warga penerima bantuan. Selanjutnya, kelompok kerja (Pokja) di kelurahan harus membuat proposal untuk pencairan anggaran.

“Dengan semua proses itu, bantuan korban banjir 2007 untuk rumah rusak berat di luar bantaran diperkirakan baru akan cair sekitar Juli mendatang,” kata Widdi.

shs

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya