Pencabulan bocah 14 Tahun di Grobogan, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Satreskrim Polres Grobogan memeriksa sejumlah saksi dan korban dalam kasus pencabulan bocah perempuan berusia 14 tahun di Tawangharjo.

 Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi (kanan) didampingi Kasat Reskrim AKP Afiditya Arif Wibowo memberikan penjelasan kasus dugaan pencabulan, Kamis (11/8/2022). (Solopos/Arif Fajar S)

SOLOPOS.COM - Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi (kanan) didampingi Kasat Reskrim AKP Afiditya Arif Wibowo memberikan penjelasan kasus dugaan pencabulan, Kamis (11/8/2022). (Solopos/Arif Fajar S)

Solopos.com, PURWODADI — Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Grobogan memeriksa sejumlah saksi dan pelapor dalam kasus pencabulan di Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

“Kita sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi serta melakukan pra rekonstruksi dugaan pencabulan anak di bawah umur di Tawangharjo,” jelas Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi didampingi Kasat Reskrim AKP Afiditya Arief Wibowo, Kamis (11/8/2022).

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Menurut Kapolres, polisi terus bergerak melakukan penyelidikan atas kasus dugaan pencabulan bocah perempuan 14 tahun di Kecamatan Tawangharjo.

“Jadi tim dari Polres Grobogan terus bergerak bahkan dari Sat Reskrim sudah menaikkan ke penyidikan atas kasus dugaan pencabulan ini,” jelas Kapolres.

Kasat Reskrim AKP Afiditya menjelaskan, seperti disampaikan Kapolres bahwa Sat Reskrim sudah melakukan pemeriksaan saksi, pelapor dan melakikan pra rekonstruksi.

Baca juga: Misteri Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J: Pelecehan Seksual-Selingkuh

Menurut Kasat Reskrim, pihaknya sudah mendatangi rumah korban dugaan pencabulan di Kecamatan Tawangharjo, termasuk juga keluarga korban dan beberapa saksi.

“Diharapkan dengan pemeriksaan korban, keluarganya dan sejumlah saksi akan membuat terang proses penyidikan dan penanganan kasus ini,” ujar Kasat Reskrim.

AKP Afiditya juga menjelaskan dari hasil pemeriksaan korban dan sejumlah saksi atas kasus dugaan pencabulan, ada beberapa hal yang perlu diluruskan.

Yakni mengenai informasi yang beredar selama ini bahwa korban dugaan pencabulan yang dilakukan oleh sejumlah pelaku di satu tempat dalam satu waktu.

Baca juga: Bocah Umur 14 Tahun di Grobogan Jadi Korban Pencabulan Sejumlah Pria

“Jadi dari hasil pemeriksaan dan pra rekonstruksi ditemukan fakta, bahwa kejadian dugaan pencabulan tersebut tidak digilir dalam satu waktu dan satu tempat. Namun tempat dan waktu serta pelaku berbeda-beda,” jelasnya.

Terungkapnya kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur ini setelah ibu korban berinisial S melaporkan kejadian tersebut ke Polres Grobogan.

Ibu korban sebelum melapor ke kepolisian, sempat menanyakan kebenaran informasi yang diperolehnya mengenai tindak pencabulan kepada anaknya.

Dari beberapa orang yang diduga melakukan pencabulan terhadap bocah perempuan berusia 14 tahun tersebut yang mengejutkan adalah ayah tiri korban sendiri.

 

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Marak Kasus Kekerasan Seksual di Jepara, Mayoritas Korban Anak di Bawah Umur

      Kasus kekerasan seksual di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), tergolong tinggi dengan hampir seluruh korban merupakan anak di bawah umur.

      Catat, KPU Salatiga Butuh 5.918 Tenaga Penyelenggara Pemilu 2024

      Sebagai persiapan Pemilu 2024, KPU Kota Salatiga membutuhkan setidaknya 5.918 orang yang dibutuhkan sebagai badan ad hoc penyelenggara pemilu mulai dari KPPS, PPS hingga PPK.

      Solo Valley Werken, Proyek Gagal Belanda di Lembah Sungai Bengawan Solo

      Pemerintah Hindia Belanda pernah menginisiasi Solo Valley Werken, proyek pengendalian banjir dan pembuatan jaringan irigasi yang termahal pasca-perang Jawa, namun sayangnya gagal.

      Bahan Baku Menipis, Pengrajin Eceng Gondok Rawa Pening Berburu ke Luar Daerah

      Stok eceng gondok di Rawa Pening semakin menipis seiring dimulainya proyek revitalisasi. Untuk mencukupi kebutuhan barang baku kerajinan, para pengrajin berburu eceng gondong ke Demak dan Purwodadi.

      4 Mantan Teroris Beri Kuliah Umum di Udinus Semarang

      Empat eks napi teroris (napiter) memberi materi dalam kuliah umum Refreshing Kepemimpinan, Pencegahan Faham Radikalisme dan Terorisme Untuk Aktivitas Organisasi Kemahasiswaan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

      Siap-Siap, Bansos Rp2,3 Miliar untuk Warga Salatiga Segera Cair

      Anggaran bansos senilai Rp2,3 miliar disiapkan Pemkot Salatiga untuk program pengendalian dampak pengalihan subsidi BBM dan pengendalian inflasi 2022.

      Long Weekend, Ini Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Semarang

      Berikut rekomendasi sejumlah tempat wisata yang mengusung konsep keluarga di wilayah Semarang Raya.

      Masa Kejayaan Hotel Dibya Puri Semarang, Langganan Para Artis hingga Menteri

      Sebelum berhenti beroperasi pada 2008, Hotel Dibya Puri Semarang menjadi langganan menginap para artis hingga kalangan menteri pada era Orde Baru.

      Tak Tampak 3 Hari, Nenek 80 Tahun di Semarang Ditemukan Meninggal dalam Rumah

      Warga Kampung Bulustalan, Semarang Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat warga lansia atau nenek berusia 80 tahun di dalam rumah.

      Setahun, 2.800 Tenaga Honorer di Cilacap Diangkat Jadi ASN

      Sebanyak 2.800-an tenaga honorer di lingkungan Pemkab Cilacap telah diangkat sebagai ASN, baik CPNS maupun PPPK, dalam kurun waktu 2021-2022.

      Geger, Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Dekat Gereja di Jepara

      Penemuan mayat bayi di lingkungan gereja di Desa Welahan, Jepara, menimbulkan misteri terkait sosok pembuangnya.

      Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Kompleks Karaoke Cumpleng Indah Blora Ditutup

      Pemerintah Kabupaten Blora resmi menutup kompleks hiburan malam karaoke Cumpleng Indah karena diduga menjadi praktik prostitusi.

      Menipis, Stok Vaksin Covid-19 di Semarang Tinggal 198 Dosis

      Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang menyebut stok vaksin Covid-19 kian menipis dan tinggal tersisa untuk memenuhi kebutuhan selama 1-2 hari.

      Ratusan Warga Pekalongan Terserang DBD, 2 Meninggal

      Sebanyak 155 orang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) terserang DBD pada tahun ini, di mana dua di antaranya mengalami kematian.

      Korban Cabut Laporan, Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Salatiga Disetop

      Pratu RW, anggota TNI di Salatiga yang menjadi korban pengeroyokan lima preman mencabut laporannya ke polisi.