Penataan Wajah Kota Madiun Bikin Masyarakat Pangling

Pemkot Madiun tengah mengubah wajah kota sehingga menjadi lebih menarik dan bisa menarik kunjungan wisatawan.

 Kondisi Jl. Pahlawan yang kini ditata seperti kawasan Malioboro, Jogjakarta. Kawasan yang kerap dijuluki Malioboro van Madiun ini menjadi jujugan masyarakat untuk bersantai maupun menjadi tempat mencari spot foto selfie. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

SOLOPOS.COM - Kondisi Jl. Pahlawan yang kini ditata seperti kawasan Malioboro, Jogjakarta. Kawasan yang kerap dijuluki Malioboro van Madiun ini menjadi jujugan masyarakat untuk bersantai maupun menjadi tempat mencari spot foto selfie. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

Solopos.com, MADIUN — Pemerintah Kota Madiun kini sedang menata wajah perkotaan dengan konsep yang lebih menarik dan lebih segar. Ada sejumlah lokasi di Kota Madiun yang kini jadi lebih menarik dan Instagramable.

Mungkin bagi masyarakat Madiun dan sekitarnya yang berada di luar daerah bakal kaget dan pangling dengan perwajahan dan penataan di daerah berjuluk Kota Pendekar ini.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Wali Kota Madiun, Maidi, sejak awal kepemimpinannya memang ingin mengubah wajah Kota Madiun dengan konsep yang berbeda. Salah satu yang lagi digandrungi masyarakat yaitu Jl. Pahlawan atau kawasan depan Balai Kota Madiun. Pedestrian di kawasan ini ditata seperti di kawasan Malioboro, Jogja, DIY. Maka, tak heran kalau banyak orang yang menjuluki kawasan ini sebagai Malioboro van Madiun.

Jl. Pahlawan yang selama ini memang dikenal sebagai pusat pemerintahan dan pusat perbelanjaan, kini semakin lengkap. Karena kini kawasan ini juga menjadi tempat jujugan masyarakat untuk bersantai, tempat nongkrong, dan tempat berburu foto selfie.

Setiap sore, kawasan ini menjadi tempat yang pas untuk melepas penat dan menunggu matahari terbenam. Pada saat malam akhir pekan dan hari libur, di kawasan ini akan dipadati pengunjung.

Pemerintah memperlebar trotoar di kawasan ini. Selain itu, sepanjang jalan tersebut juga dipasang lampu taman dan juga ditanami pohon tabebuya. Sebagai tempat nongkrong, di kawasan itu juga dilengkapi dengan tempat duduk dan meja.

Selain di kawasan Jl. Pahlawan, Pemkot Madiun juga membangun tugu pendekar di simpang lima Jl. Diponegoro. Tugu pendekar ini juga menjadi salah satu lokasi ikonik yang menjadi jujugan masyarakat. Tugu pendekar ini dibangun pemerintah untuk memperkuat citra Kota Madiun sebagai Kota Pendekar.

Pemkot Madiun kini juga mengoptimalkan fungsi ruang terbuka hijau (RTH). Salah satunya yaitu Taman Lalu Lintas Bantaran. Di RTH ini, masyarakat bisa menikmati kesegaran alam sambil melihat aliran Sungai Bengawan Madiun. Taman Lalu Lintas Bantaran juga memiliki fasilitas sirkuit mini yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

Setiap Minggu pagi, Taman Lalu Lintas Bantaran ini dimanfaatkan untuk kegiatan Sunday Market. Ada ribuan pengunjung dan pedagang berbagai jenis komoditas yang ada di kegiatan tersebut.

Pemkot juga mengambil tagline Kota Madiun Sejuta Bunga. Ini untuk membuktikan bahwa Kota Madiun serius untuk mempercantik kotanya. Tagline itu tidak hanya isapan jempol belaka, pemerintah juga menanam ribuan tanaman bunga di semua lokasi RTH. Selain untuk mempercantik wajah kota, juga bisa dijadikan lokasi wisata baru.
Penataan wajah Kota Madiun yang lain yaitu pembangunan pulau jalan di sejumlah persimpangan. Uniknya, di pulau jalan ini ditanami pohon raksasa yang didatangkan langsung dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu pohon jumbo itu ditanam di pertigaan Jl. Panglima Sudirman.

Selain di pertigaan Jl. Panglima Sudirman, pulau jalan ini juga akan dibangun di simpang empat Manguharjo, simpang empat Jl. Bali, termasuk di pintu masuk Kota Madiun dari arah Surabaya, Ponorogo, dan lainnya.

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan penataan wajah Kota Madiun juga akan dikonsep seperti hutan kota. Banyak pohon-pohon besar yang akan ditanam dan membuat kota menjadi lebih rindang.

Menurutnya, penanaman pohon merupakan investasi masa depan. Pohon juga memberikan banyak manfaat, mulai fungsi ekologi, edukasi, hingga estetika. Dia menegaskan konsep penataan kota harus ramah lingkungan.

“Di semua kota selalu bermasalah dengan air setiap tahunnya. Banjir saat hujan dan kekeringan saat kemarau. Dengan adanya penanaman pohon ini juga bisa menjadi sumur resapan. Sehingga saat musim kemarau tidak kekurangan air bersih,” kata Maidi.

 

Pemkot Madiun menanam pohon pule jumbo di pertigaan Jl. Panglima Sudirman, Kota Madiun, penanaman pohon ini untuk mempercantik kota dan memiliki fungsi penyimpanan air. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
Pemkot Madiun menanam pohon pule jumbo di pertigaan Jl. Panglima Sudirman, Kota Madiun, penanaman pohon ini untuk mempercantik kota dan memiliki fungsi penyimpanan air. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)

 

Identitas Wilayah

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, mengatakan semua elemen akan dioptimalkan untuk penataan wajah perkotaan. Pemanfaatan elemen kota ini supaya Kota Madiun itu lebih dikenal oleh siapa pun yang sedang melintas.

“Kalau Monas itu ada di Jakarta, Malioboro ada di Jogja, Tugu Pahlawan ada di Surabaya. Madiun ini sedang mencari identitas diri. Ini sudah mulai terlihat sebenarnya seperti di Jl. Pahlawan,” kata Soeko.

Selain di Jl. Pahlawan, kata dia, juga pembangunan identitas diri melalui penanaman pohon berukuran jumbo di tengah-tengah jalan. Seperti di pertigaan Jl. Panglima Sudirman. Penanaman pohon di tengah jalan mungkin hanya ada di Kota Madiun.

“Kalau penanaman pohon di pinggir jalan kan sudah banyak dan biasa. Ini ditanam di tengah jalan,” ujar dia menambahkan.

Tahun ini, Pemkot Madiun juga bakal melanjutkan pekerjaan pembangunan penataan pedestrian di Jl. Pahlawan hingga sampai di perempatan tugu. Nantinya, kawasan tugu yang selama ini terpasang tiang penerangan jalan akan ditata ulang. Untu lampu penerangan akan dipindah ke pinggir. Sedangkan di tengah-tengah perempatan itu akan dipasang traffic light model lama.

“Jadi penataan yang berlanjut tahun ini, akan ada penataan trotoar dari Stasiun sampai di perempatan tugu,” kata Soeko. (Adv)

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Bingung Malam Mingguan? Pemkot Madiun Bikin Hiburan Musik Setiap Malming Loh

      <strong>Madiunpos.com, MADIUN</strong> — Pemerintah Kota Madiun tahun 2020 ini benar-benar ingin maksimal dalam menghibur masyarakat. Bagaimana tidak, dalam satu tahun ke depan akan ada pentas seni musik yang akan diselenggarakan setiap malam Minggu atau Sabtu malam.

      Pasien RSUD Ponorogo Hanya Perlu Tekan Aplikasi untuk Antre Perawatan

      <strong>Madiunpos.com, PONOROGO</strong> -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Harjono Ponorogo membuat sebuah aplikasi bernama Andalan atau kepanjangan dari Aplikasi Pendaftaran Online. Aplikasi ini diciptkan untuk memberikan kemudahan bagi pasien yang hendak periksa tidak perlu lagi untuk mengantre di rumah sakit.

      Rayakan Imlek, Lima Barongsai Beraksi di Stasiun Madiun

      <strong>Madiunpos.com, MADIUN</strong> -- Aksi lincah barongsai membuat Stasiun Madiun geger, Sabtu (25/1/2020) pagi. Para penumpang yang sedang menunggu kedatangan kereta pun terlihat tertarik melihat aksi lima barongsai tersebut.

      Penataan Wajah Kota Madiun Bikin Masyarakat Pangling

      <strong>Madiunpos.com, MADIUN —</strong> Pemerintah Kota Madiun kini sedang menata wajah perkotaan dengan konsep yang lebih menarik dan lebih segar. Ada sejumlah lokasi di Kota Madiun yang kini jadi lebih menarik dan Instagramable.

      Target Serapan Bulog Madiun Tak Tercapai Gara-Gara Ini

      <strong>Madiunpos.com, MADIUN --</strong> Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivre IV Madiun mengaku penyerapan beras petani sepanjang 2019 tidak memenuhi target. Penyebabnya, para petani lebih memilih menjual hasil panen ke tengkulak daripada ke Bulog.

      Asyik, Setiap Rabu Masyarakat Boleh Berkunjung ke Lanud Iswahjudi

      <strong>Madiunpos.com, MAGETAN --</strong> Sekitar 800 anak-anak dari Taman Kanak-kanak di wilayah Magetan dan sekitarnya memadati pelataran Main Apron Pangkalan Udara Iswahjudi, Rabu (22/1/2020). Mereka berwisata dan belajar tentang berbagai pesawat tempur di Lanud Iswhajudi.

      Pecinta Otomotif di Surabaya Siap-Siap, GIIAS Digelar Maret

      <strong>Madiunpos.com, SURABAYA --</strong> <em>Event</em> tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) akan kembali digelar digelar di Surabaya pada 20-29 Maret 2020. Kesuksesan penyelenggaraan dalam lima kegiatan serupa sebelumnya membuat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kembali memilih Kota Pahlawan sebagai tuan tumah GIIAS 2020 The Series.

      Akhirnya Terungkap Penyebab Keracunan Massal dalam Perayaan Tahun Baru 2020 di Jember

      <strong>Madiunpos.com, JEMBER --</strong> Masih ingat kasus keracunan massal gara-gara masakan ikan tongkol pada perayaan Tahun Baru 2020 yang membuat 199 warga Jember tumbang?

      Ayah di Trenggalek Perkosa Dua Anaknya Hingga Sakit Jiwa

      <strong>Madiunpos.com, TRENGGALEK -</strong>- Entah setan apa yang merasuki seorang ayah di Trenggalek ini hingga tega memerkosa dua putri kandungnya.

      Demi Bisa Jadi Laki-Laki, Wanita Surabaya Ini Ajukan Permohonan ke Pengadilan

      <strong>Madiunpos.com, SURABAYA --</strong> Seorang perempuan asal Surabaya berinisial, PN, 19, berusaha untuk mengganti jenis kelaminnya menjadi laki-laki. Upaya legal pun ia tempuh dengan mengajukan permohonan ganti kelamin ke Pengadilan Negeri Surabaya pada Oktober 2019.

      ZA, Pelajar Pembunuh Begal Divonis Pidana Pembinaan Setahun

      <strong>Madiunpos.com, MALANG --</strong> Seorang pelajar SMK di Kabupaten Malang, Jawa Timur, berinisial ZA, akhirnya divonis hukuman pidana pembinaan dalam lembaga selama satu tahun. ZA sebelemnya didakwa melakukan pembunuhan berencana setelah membunuh seorang begal untuk melindungi pacarnya yang hendak diperkosa.

      Tiap Hari ada 7 Janda Baru di Ponorogo, Ini Penyebabnya

      <strong>Madiunpos.com, PONOROGO --</strong> Kasus perceraian di Kabupaten Ponorogo terbilang tinggi. Sepanjang tahun 2019 lalu, Pengadilan Agama (PA) Ponorogo memutuskan 2.805 perkara perceraian. Jika angka tersebut dibagi 365 hari, artinya setiap hari ada 7 wanita yang menjadi janda.

      Puluhan Kambing di Pacitan Mati Mengenaskan Diserang Hewan Misterius

      <strong>Madiunpos.com, PACITAN —</strong> Puluhan ekor kambing milik sejumlah warga Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, mati dengan cara misterius. Diduga puluhan kambing ini diserang hewan buas yang hingga kini masih misterius.

      Ingin Hidupkan Lagi Kawasan Pecinan, Pemkot Madiun Lakukan Ini

      <strong>Madiunpos.com, MADIUN —</strong> Dalam memperingati Tahun Baru Imlek tahun 2020, Pemkot Madiun menyelenggarakan PeceLand Chinese New Year Festival 2020, Rabu (22/1/2020). Festival ini digelar di Jalan Batanghari, Kota Madiun, mulai 22-26 Januari.

      Korsleting, 1 Rumah di Madiun Ludes Terbakar

      <strong>Madiunpos.com, MADIUN --</strong> Satu rumah di Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kebakaran, Rabu (22/1/2020) pagi. Rumah milik Suriyem itu ludes dilalap sijago merah.

      E-Tilang Segera Diberlakukan di Kota Madiun

      <strong>Madiunpos.com, MADIUN --</strong> Kota Madiun segera memberlakukan tilang elektronik (e-tilang) pada 2020 ini. Sebanyak 21 kamera pengintai atau CCTV sudah terpasang di 21 persimpangan di seluruh wilayah Kota Madiun.