Tutup Iklan

PENATAAN PKL SEMARANG : PKL Barang Antik Kota Lama Segera Direlokasi

PENATAAN PKL SEMARANG : PKL Barang Antik Kota Lama Segera Direlokasi

SOLOPOS.COM - Suasana kawasan Kota Lama, Kota Semarang, Jawa Tengah. (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Penataan PKL barang antik di Kota Lama Semarang segera direlokasi.

Solopos.com, SEMARANG — Puluhan pedagang kaki lima (PKL) barang kuno atau barang antik di kawasan Kota Lama Semarang segera direlokasi menyusul penataan kawasan sarat bangunan cagar budaya itu. "Beberapa waktu lalu, kami sudah bertemu dengan Pak Gubernur [Ganjar Pranowo] mengenai peminjaman gudang," kata Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Semarang, Selasa (11/10/2016).

Hal itu diungkapkannya di sela-sela peninjauan dua gudang Dinas Pendidikan Jawa Tengah di kawasan Kota Lama Semarang yang rencananya bakal dipakai sebagai tempat relokasi PKL barang kuno dan antik. Selama ini, ada dua kelompok pedagang yang menjajakan barang kuno dan antik di Kota Lama, yakni Paguyuban Pedagang Barang Seni (Padangrani) dan Komunitas Klithikan Antik Kota Lama (Kokakola).

Pedagang yang tergabung dalam Padangrani menempati sekitar Taman Srigunting, sementara Kokakola sebelumnya menempati lokasi sama tetapi sudah pindah ke eks-Hotel Jansen yang masih di Kota Lama.

Ita, sapaan akrab Hevearita mengatakan Gubernur Jateng sudah mengizinkan peminjaman gudang Disdik Jateng yang berjumlah dua bangunan, masing-masing seluas 900 m2 dan 600 m2. "Sudah ada lampu hijau, demikian pula dengan kepala dinasnya [Disdik Jateng]. Makanya, ini tinjauan ke sini untuk 'itung-itungan' mengenai lokasi penempatan PKL di dua gudang ini," katanya.

Rencananya, kata Ita yang juga Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang, PKL yang direlokasi ke gudang itu hanya Padangrani, namun tidak menutup kemungkinan Kokakola juga diajak. "Nanti kan ada dua gudang. [Jumlah] PKL Padangrani hanya 21 pedagang. Dengan luas gudang sekitar 900 m2 dan 600 m2, kalau hanya diisi 21 lapak kan ngglondang [masih lapang]," katanya.

Maka dari itu, kata dia, Padangrani akan ditempatkan di satu gudang dikombinasi dengan PKL-PKL lain, seperti kuliner kering, distro, sementara gudang satunya dipakai Kokakola dikombinasi PKL lainnya. "Targetnya, pedagang sudah bisa masuk sebelum Desember 2016. Setelah ini, Disdik Jateng akan melakukan proses administrasi, dan sebagainya. Semakin cepat, tentunya semakin baik," pungkas Ita.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Disdik Jateng Tri Handoyo yang ditemui di lokasi menjelaskan dua gudang itu selama ini dipakai untuk menyimpan aset-aset dan dokumen pendidikan. "Sudah lama sekali dipakai Disdik. Sejak saya masuk jadi PNS, sudah dipakai gudang ini. Ada yang dipakai menyimpan buku, dan sebagainya. Kalau gudang yang satunya barang-barang bekas," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Tempe Bacem Kaleng Magelang Melintasi Melintasi Pasar Dunia

Usaha menengah kecil dan mikro di Kabupaten Magelang terus berinovasi, salah satunya pengrajin tempe dalam kaleng yang justru diminati pasar luar negeri.

Covid-19 Varian India di Kudus, Ini Langkah Gubernur Ganjar

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, meminta sejumlah pemerintah kabupaten di Jateng mencanangkan gerakan di rumah saja.

2 SMKN Jogja Ini yang Masuk Top 1.000 Sekolah Terbaik

Jogja punya sekolah menengah kejuruan negeri terbaik yang bisa lolos dalam Top 1.000 sekolah terbaik nasional berdasarkan nilai rerata TPS UTBK tertinggi pada tahun 2020.

Braak, Sepeda Motor Terjepit Seusai Tabrak Bus BST Dekat Flyover Purwosari Solo 

Kecelakaan lalu lintas antara Bus BST dan sebuah sepeda motor terjadi di Jl. Slamet Riyadi atau sisi timur Flyover Purwosari pada Minggu (13/6/2021)

Solo Uji Coba Angkutan Bus Listrik dan Bus Low Deck, Lewat Koridor Mana?

Bus listrik dan bus low deck segera diuji coba di jalanan Kota Solo, rencananya angkutan feeder juga akan diganti mobil bertenaga listrik.

Tradisi Memanggil Jin di Daerah Ini Jadi Atraksi Wisata

Tarian yang berisi tradisi memanggil jin ini telah menjadi bagian dari pertunjukan untuk menyambut tamu-tamu penting yang datang.

Tanpa Lelah, Petugas Rutin Sterilisasi Asrama Haji Donohudan Boyolali

Sterilisasi kawasan Asrama Haji Donohudan di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, terus dilakukan untuk menekan potensi persebaran Covid-19.

Tahu Bakso, Kudapan Khas Ungaran yang Bikin Nagih

Selain dikenal dengan lumpia dan juga bandeng presto, Semarang juga memiliki jajanan khas, yaitu tahu bakso yang aslinya berasal dari Kota Ungaran.

Covid-19 India di Kudus, Gubernur Ganjar Minta Petugas Lebih Waspada

Petugas yang menangani pasien Covid-19 di  Kudus meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya persebaran Covid-19 varian India di sana.

2 Bulan Pelonggaran Kegiatan, Kasus Covid-19 di Wonogiri Tambah 1.200 Lebih

Selama dua bulan pelonggaran kegiatan warga di Kabupaten Wonogiri berlangsung, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah lebih dari 1.200 orang.

Orang Tua Wajib Tahu, Ini Cara Menanamkan Pendidikan Karakter Anak

Pendidikan karakter yang dipahami secara parsial dan tidak tepat sasaran justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak.

Pemerintah Dukung UMKM Banyumas dengan Dana Hibah

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyalurkan dana pinjaman bergulir yang sudah merupakan program bantuan rutin kepada  pelaku UMKM.