PENATAAN PKL SEMARANG : PKL Bantaran BKT Semarang Diberi Toleransi hingga Akhir Februari 2018

PENATAAN PKL SEMARANG : PKL Bantaran BKT Semarang Diberi Toleransi hingga Akhir Februari 2018

SOLOPOS.COM - Kawasan jual beli onderdil kendaraan di Jl.Barito, Semarang, tampak lenggang, Jumat (19/1/2017). Para PKL Barito tengah menanti relokasi akibat normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Penataan PKL di bantaran BKT Semarang batal dilakukan dengan pembongkaran lapak.

Solopos.com, SEMARANG — Lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jl. Barito yang merupakan bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) Semarang batal dibongkar petugas Dinas Perdagangan Kota Semarang. Padahal, Rabu (21/2/2018), ratusan personel Dinas Perdagangan Kota Semarang, Satuan Polisi Pamong Praja, dan polisi telah mendatangi kawasan Barito yang merupakan tempat berjualan para pedagang onderdil sepeda motor.

Upaya pembongkaran lapak PKL di bantaran BKT Semarang mendapatkan protes dari sejumlah PKL, dengan menghalangi petugas yang membongkar dan mengeluarkan barang dagangan. Meskipun sempat terjadi aksi saling dorong, namun tak berlangsung lama karena Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto segera menemui pedagang yang menolak dilakukan pembongkaran.

"Ini semena-mena namanya. Kami belum mendapatkan surat dari pihak kelurahan. Kenapa sudah langsung bongkar seperti ini," ujar Dedi, salah satu PKL Barito yang menolak lapaknya dibongkar.

Mereka mengeluhkan upaya bongkar paksa yang dilakukan petugas gabungan terhadap lapak-lapak mereka, padahal rencananya beberapa bagian lapak akan mereka gunakan lagi untuk membangun lapak baru. "La kalau sudah telanjur rusak seperti ini gimana? Tanggung jawab pemerintah seperti apa nanti? Rencananya, asbes dan tiang-tiang ini akan saya gunakan lagi di pasar yang baru [Pasar Klithikan Penggaron]," katanya pula.

Ia meminta Dinas Perdagangan memberikan toleransi waktu bagi PKL untuk pindah sebab kondisi di Pasar Klithikan Penggaron juga belum diperbaiki aksesnya sehingga pedagang khawatir kesulitan mendapatkan pembeli. Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto pun akhirnya menuatakan para pedagang diberikan toleransi waktu sampai akhir Februari 2018 untuk membongkar sendiri kios mereka.

"Kami tunda sementara. Saya pastikan pada 1 Maret 2018 akan datang lagi dan langsung bongkar semua kios yang ada di Kelurahan Rejosari," katanya lagi.

Menurut dia, para PKL sebenarnya sudah diberikan waktu mencukupi untuk membongkar sendiri lapaknya, bahkan Dinas Perdagangan juga sudah memfasilitasi pedagang untuk boyongan ke pasar baru. "Kan sudah saya sampaikan lewat surat edaran mengenai batas waktu sampai 20 Februari 2018. Kalau tidak dibongkar, kami bongkar bersama Satpol PP dan polisi. Yang belum dibongkar itu tidak pernah ikut pertemuan," katanya pula.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Pasar, Pusat Kuliner, Hingga Sangiran Sragen Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Sejumlah fasilitas umum dan pelayanan publik seperti pasar, tempat wisata dan Dispendukcapil Sragen tetap buka selama libur Lebaran.

Penanganan Covid-19 Jelang, Selama dan Setelah Libur Idul Fitri

Secara umum, tingkat kasus aktif Covid-19 dan kesembuhan di Indonesia masih lebih baik daripada global.

4 Orang Positif Tes Antigen, Mal Di Solo Boleh Tetap Buka

Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo membolehkan mal dan pusat perbelanjaan tetap buka kendati ada empat orang yang positif tes antigen.

Di Usia 75 Tahun, Vespa Hadirkan 7 Warna Baru Penuh Gaya

7 warna baru yang menawan khusus untuk jajaran Vespa Primavera dan Vespa Sprint.

Tak Gelar Open House, Apa Agenda Wali Kota Solo Gibran dan Keluarga Saat Lebaran?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan menggelar open house baik di rumah dinas maupun balai kota pada Lebaran ini.

Ayo Kurangi Mobilitas, Demi Mencegah Persebaran Mutasi Virus Corona

Masuknya varian Covid-19 dari luar negeri telah menyebar di sejumlah daerah di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk mengurangi mobilitas demi mencegah persebaran mutasi virus corona.

Jadwal Imsak dan Magrib di Solo Hari Ini, Rabu 12 Mei 2021

Di bawah ini ada jadwal imsak dan magrib Kota Solo di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 12 Mei 2021 dari Kementerian Agama atau Kemenag.

MUI Perbolehkan Salat Id Digelar Berjemaah, Begini Ketentuannya

Pelaksanaan salat Id hanya diperuntukkan untuk wilayah dengan status zona hijau.

Bawa Mobil Karatan, Wanita Cantik Ini Bagi-Bagi Duit & Sembako Di Solo

Seorang wanita cantik membagi-bagikan sembako dengan berkeliling menggunakan mobil pikap karatan di wilayah Kota Solo.

Pemkot Madiun Perbolehkan Masyarakat Gelar Salat Idulfitri

Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan salat Idulfitri boleh diselenggarakan di masjid-masjid dan harus mematuhi protokol kesehatan.

Juara Liga Italia, Inter Milan Malah Diterpa Krisis Keuangan

Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, mengakui ada masalah keuangan di klub. Dia juga mengatakan tak menutup kemungkinan jika Suning Grup selaku pemilik bisa melego klub.

Yussa Nugraha Kian Dekat ke Laskar Sambernyawa

Manajemen Persis dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan penyerang 20 tahun tersebut.