PENATAAN KOTA SOLO : Warga Desak Pengerukan Sedimen Drainase di Jl. Yos Sudarso
Ilustrasi (JIBI/Dok)

Penataan Kota Solo, warga Gajahan meminta Pemkot memperhatikan drainase di bawah trotoar Jl. Yos Sudarso.

Solopos.com, SOLO -- Sejumlah warga RW 008 Kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memperhatikan kondisi drainase yang membujur di bawah trotoar Jl. Yos Sudarso.

Sekretaris RW 008 Gajahan, Rahmat Budi, mengatakan drainase di bawah trotoar Jl. Yos Sudarso sisi timur telah dipenuhi sedimen. Hal tersebut, lanjut dia, terlihat dari kondisi air di selokan warga RW 008 Gajahan yang tidak mau lagi mengalir ke arah barat menuju drainase di Jl. Yos Sudarso.

Air di selokan warga hanya bisa menggenang. "Kami yakin drainase di Jl. Yos Sudarso dipenuhi sedimen. Sudah bertahun-tahun drainase tidak dirawat. Warga tidak pernah menyaksikan ada petugas yang membuka atau membongkar drainase di Jl. Yos Sudarso. Buruknya kondisi drainase di Jl. Yos Sudarso membuat air di kampung tidak bisa mengalir," kata Rahmat saat berbincang dengan Solopos.com di RW 008 Gajahan, Jumat (23/12/2016).

Rahmat mengatakan kondisi drainase di Jl. Yos Sudarso yang tidak berfungsi secara maksimal membuat wilayah perkampungan warga kerap kebanjiran saat terjadi hujan lebat. Air hujan tertahan di selokan warga.

Dia berharap Pemkot segera turun tangan mengatasi masalah drainase di Jl. Yos Sudarso. Warga kesulitan apabila harus mengeruk sedimen secara mandiri.

"Warga berharap Pemkot memperbaiki fungsi drainase di Jl. Yos Sudarso seperti halnya yang telah dilakukan di Jl. Dr. Rajiman dan Jl. Gatot Subroto. Setidaknya kami minta sedimen di dalam drainase dikeruk terlebih dahulu. Lokasi drainase di bawah trotoar tentu menyulitkan warga untuk bergerak sendiri," papar Rahmat.

Rahmat menerangkan warga RW 008 Gajahan beruntung karena drainase yang membujur di Jl. Reksoniten masih mampu menampung air dari perkampungan warga. Namun, kondisi drainase di Jl. Reksoniten juga mulai mencemaskan karena sedimen di saluran air tersebut juga semakin tinggi.

Warga RT 001/RW 008 Gajahan, Marsono, 62, juga berharap drainase di Jl. Yos Sudarso lekas diperbaiki supaya air dari perkampungan warga mengalir lancar. Dia menyebut genangan air yang muncul di wilayah perkampungan saat hujan lebat cukup mengganggu aktivitas warga meski tidak mengakibatkan kerugian materiil.

"Air dari kampung tidak bisa mengalir ke barat. Saya yakin hal itu tidak akan terjadi apabila drainase di bawah trotoar Jl. Yos Sudarso sudah diperbaiki. Bukan hanya perbaikan drainase, warga RW 008 juga butuh septic tank. Beberapa warga sudah menyediakan lubang pembuangan tapi tidak punya septic tank. Kotoran dari toilet masuk ke dalam parit di dekat rumah," jelas Marsono.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom