Penanganan Kasus Bullying Solo Berlanjut, Pelaku dan Korban akan Dipertemukan

Kasus bullying di Alun-Alun Kidul (Alkid) Solo yang viral di media sosial kini ditangani Unit PPA Polresta Solo.

 

Sembilan pelaku bullying terhadap salah seorang anak di Alun-Alun Kidul, Pasar Kliwon, Solo, dibawa ke Mapolresta Solo oleh anggota Polsek Pasar Kliwon, Jumat (14/8/2020) siang. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

SOLOPOS.COM - Sembilan pelaku bullying terhadap salah seorang anak di Alun-Alun Kidul, Pasar Kliwon, Solo, dibawa ke Mapolresta Solo oleh anggota Polsek Pasar Kliwon, Jumat (14/8/2020) siang. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO -- Kasus bullying di Alun-Alun Kidul (Alkid) Solo yang viral di media sosial kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polresta Solo.

Penanganan kasus ini terus berlanjut. Pada Selasa (18/8/2020) pelaku dan korban akan dipertemukan oleh kepolisian. Pertemuan ini untuk menyelesaikan kejadian bullying pada Senin (10/8/2020) lalu.

Kanit PPA Polresta Solo, AKP Dwi Erna Rustanti, kepada wartawan mengatakan pemeriksaan kepada sembilan bocah terduga pelaku bullying masih dalam proses sejak Jumat (14/8/2020) sore lalu. AKP Dwi memastikan sembilan bocah itu tidak ditahan dan tidak dikenai wajib lapor.

Gegara Sering Kirim SMS Promosi, Indosat Digugat Anggota Ombudsman Ini

"Anak-anak itu kami titipkan ke orang tuanya. Selasa mereka akan kami kumpulkan. Saya belum bisa menyampaikan banyak karena masih dalam proses, setelah selesai saya sampaikan," ujar dia mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak pada Sabtu (15/8/2020).

Menurut dia, pihak keluarga terduga pelaku juga sudah meminta maaf kepada keluarga korban sebelum kejadian itu viral. Hal itu dikarenakan orang tua pelaku dan korban merupakan tetangga.

Setahun Terakhir 20 Orang Bunuh Diri di Sragen, Ini Imbauan FKUB

Motif Bullying Belum Bisa Dipastikan

Terkait motif bullying di Solo ini, AKP Dwi menyebut hal itu belum bisa dipastikan. Namun, dia menduga bullying di Alkid Solo itu dikarenakan saling ejek antara dua pihak.

Ia mengonfirmasi tidak ada laporan perkara ini ke kepolisian oleh korban. Artinya, pihak korban juga menginginkan perkara ini diselesaikan secara kekeluargaan. Selain itu, para pelaku merupakan anak di bawah umur.

Heboh Pria Bawa Parang Nekat Masuk Polres Jember, Begini Ceritanya

Wahgito, 45, ayah korban bullying di Alkid Solo meminta perkara ini diselesaikan secara kekeluargaan. Hal itu dikarenakan korban dan pelaku masih sama-sama anak di bawah umur.

"Saya kacau balau seusai diberi tahu teman-teman saya, anak saya viral di media sosial karena menjadi korban bully pagi tadi, Jumat [14/8/2020]. Siangnya kami diminta ke kantor polisi, saya ingin persoalan ini kekeluargaan saja," ujar dia saat dijumpai wartawan di Mapolsek Pasar Kliwon.

Berita Terkait

Espos Plus

Berita Terkini

+ PLUS Bom Tawa Pernah Meledak-Ledak di Taman Balekambang Solo

Taman Balekambang Solo memang pernah menjadi pusat kesenian dan hiburan. Grup lawak Srimulat pernah berbasis di Taman Balekambang. Pelawak Gepeng meniti karier dari Taman Balekambang Solo.

Marak Penolakan Kenaikan Retribusi Pasar, DKUKMP Klaten Bergeming

Para pedagang protes kenaikan retribusi pasar yang mulai berlaku sejak awal 2022.

Pantau Vaksinasi Anak di Boyolali, Puan Bagikan Buku & Kaus Mbak Puan

Puan mendampingi siswa yang divaksin, serta sempat mampir ke kelas untuk berdialog dengan siswa.

Bappeda Sragen Pertanyakan Sedikitnya Jumlah Sampel Susenas 2021

BPS Sragen hanya menggunakan 870 dari total 339.065 rumah tangga di Sragen sebagai sampel survei sosial ekonomi nasional (Susesnas) 2021. Bappeda Sragen mempertanyakan sedikitnya jumlah sampel itu.

Dikenal Teknik Putaran Miring, Melikan Bangun Wisata Edukasi Gerabah

Desa Melikan mengembangkan potensi gerabah dengan membikin wisata edukasi.

Sukoharjo Waspadai Potensi Bencana di Puncak Musim Hujan

Dari seluruh potensi bencana alam yang ada, seluruh wilayah Sukoharjo perlu mewaspadai risiko terjadinya angin kencang yang berpotensi merusak.

Sekolah Kebanjiran, Pelajar SDN 4 Kebonromo Sragen Belajar di Rumah

Banjir yang menerjang Sragen pada Selasa (18/1/2022) berdampak pada kegiatan belajar mengajar di SDN 4 Ngrampal. Sebagian siswa SD tersebut harus belajar dari rumah karena sekolah kebanjiran.

Harga Minyak Goreng di Klaten Masih Rp21.000 per Liter, Pedagang Pusing

Harga minyak goreng kemasan di pasar tradisional masih berada pada kisaran Rp19.500-Rp21.000 per liter.

Retribusi Fasilitas Manahan & Sriwedari Solo Naik, Termasuk Kamar Mandi

Tarif retribusi penggunaan fasilitas rekreasi dan olahraga termasuk Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari Solo naik mulai awal tahun ini.

Puan Dijadwalkan Hadiri Peresmian Jembatan Gantung Girpasang

Selain ke Girpasang, rombongan Puan Maharani beserta sejumlah anggota DPR dijadwalkan mengunjungi wilayah Polanharjo, Klaten.

Masuk Kamar Tanpa Busana, Ayah Bejat Ini Tunggu Anak Tiri Selesai Mandi

Pelaku bersembunyi di kamar anak tirinya tanpa busana, menunggu korban selesai mandi. Untungnya aksi pencabulan itu gagal, pelaku ditangkap Polres Karanganyar.

Pasar Legi Solo Banjir, Pedagang: Ngarep Kios Banyune Gumrojog Lur!

Bangunan baru Pasar Legi Solo malah tergenang banjir sehari menjelang peresmian yang dijadwalkan pada Kamis (20/1/2022).

Binda Jateng Alokasikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Anak-Anak Kartasura

Total vaksinasi anak se-Kartasura dari total 10.000 target anak sudah mencapai sekitar 70 persen per Selasa (18/1/2022).

Sering Tak Dilayani Istri, Pria Tasikmadu Berusaha Cabuli Anak Tiri

Seorang ayah asal Tasikmadu, Karanganyar, berupaya mencabuli anak tirinya yang baru selesai mandi. Beruntung aksi bejat pelaku gagal.

Kades Gondang Harap Pemkab Sragen Jadi Bangun Pasar Mbah Gajah

Kades Gondang berharap pernyataan Bupati Sragen yang ingin membangun Pasar Mbah Gajah bisa terealisasi untuk menghapus stigma negatif, yakni sebagai tempat mangkal PSK.

Patroli Pakai Helm Kopek, Polisi Klaten Beri Tilang 932 Pengendara

Saat melanggar peraturan lalu lintas, aksi ratusan pengendara kendaraan terekam helm dengan kamera portabel penindakan kendaraan bermotor (Kopek).