Penambangan Galian C di Lereng Merapi Klaten Digerebek Bareskrim, Betulkah?

Bareskrim Polri dikabarkan menggerebek lokasi penambangan galian C di lereng Gunung Merapi Klaten, Jumat (5/3/2021).

 Ilustrasi penambangan pasir di lereng Gunung Merapi. (dok-Solopos)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penambangan pasir di lereng Gunung Merapi. (dok-Solopos)

Solopos.com, KLATEN -- Jajaran Bareskrim Polri dikabarkan menggerebek lokasi penambangan galian C di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jumat (5/3/2021) pukul 14.30 WIB.

Kuat dugaan, penggerebekan itu terkait penelusuran perizinan galian C di lereng Gunung Merapi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, jajaran Bareskrim Polri datang ke lokasi penambangan galian C di kawasan perbatasan Tlogowatu, Kemalang (Klaten)-Jemowo, Tamansari (Boyolali).

Baca juga: Makan Korban Jiwa di Karanganyar, Ternyata Begini Cara Kerja Jebakan Tikus Listrik

Di lokasi tersebut, polisi sempat membetangkan police line. Selain di Tlogowatu, jajaran Bareskrim Polri juga "bergerak" ke Bandungan, Jatinom.

"Kemarin ada penggerebekan di lokasi tambang [galian C] di Tlogowatu. Selain itu, ada beberapa titik lainnya. Dugaannya terkait perizinan. Selain Tlogowatu, ada di Bandungan juga," kata sumber Solopos.com yang enggan disebut namanya, Sabtu (6/3/2021).

Kepala Desa (Kades) Tlogowatu, Kecamatan Kemalang, Suprat Widoyo, mengaku tak mengetahui secara detail kedatangan anggota Bareskrim Polri ke wilayahnya.

Baca juga: Sederet Penemuan Harta Karun Fenomenal di Indonesia, Termasuk di Bengawan Solo

Ada Truk Trailer Naik

Meski seperti itu, kabar kedatangan aparat polisi di wilayahnya tersebut untuk menggerebek penambangan galian C sudah menyebar di beberapa warga di Tlogowatu.

"Saya tahunya, Jumat [5/3/2021] malam. Itu pun tahunya dari warga. Di malam itu juga, saya sempat melihat truk trailer naik. Tapi, saya enggak tahu apakah ada kaitannya dengan penelusuran polisi itu. Selama ini, pemdes memang jarang dikasih tahu ketika ada polisi yang melakukan penggerebekan. Di tahun 2020, di lokasi kami ada satu penggerebakan yang dilakukan polisi," jelas dia.

Baca juga: BTS Digandeng Unicef Lagi, Kampanye Setop Kekerasan Terhadap Anak

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait kabar penggerebekan penambangan galian C yang dilakukan jajaran Bareskrim Polri ke Tlogowatu dan Bandungan.

"Belum ada info. Coba, nanti saya cek terlebih dahulu," kata AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, Jumat malam.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pejabat polisi yang memastikan kebenaran informasi mengenai penggerebekan penambangan galian C di lereng Gunung Merapi tersebut.


Berita Terkait

Berita Terkini

Pertamina Pastikan Stok Solar Jateng-DIY Aman

Masyarakat pengguna solar diimbau tidak panik dengan pembatasan nominal pembelian di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) tertentu.

Posisi 15 Kades Kosong, Pemkab Klaten Tak Berencana Gelar PAW

Pemkab Klaten tidak memilih opsi PAW karena saat ini sedang pandemi Covid-19, butuh anggaran banyak, dan kurang memerhatikan asas demokrasi.

Kisah Kades Gatak Klaten, Beri Pelayanan Terbaik Meski Kondisi Drop

Di tengah kondisi batin yang dilanda kesedihan, Walino harus tetap memberikan pelayanan optimal kepada warga.

Makam Misterius di Solo Baru Ternyata Ada Hubungan dengan Keraton Solo

Makam misterius di tengah trotoar jalan utama Solo Baru, Sukoharjo, ternyata memiliki hubungan sejarah dengan Keraton Solo, begini ceritanya.

RS PKU Muhammadiyah Sragen Bangun Gedung Bertingkat Agar Naik Tipe

Direksi RS PKU Muhammadiyah Sragen berkomitmen menaikkan kelas RS dari tipe D menjadi tipe C. Salah satunya dengan membangun gedung bertingkat untuk meningkatkan pelayanan.

Tumbuh Bunga Bangkai, Rumah Ketua RT di Ceper Klaten Didatangi Warga

Warga setempat sering mengerubungi rumah milik Sakirman, 60, lantaran penasaran dengan bunga bangkai yang sering memunculkan bau tak sedap.

Kasus Turun, RS di Sragen Tetap Wajib Sediakan 10% Bed untuk Covid-19

Semua RS di Sragen masih harus menyediakan bed untuk pasien Covid-19 untuk mengantisipasi ledakan kasus Covid-19 gelombang ketiga di akhir tahun.

10 Jabatan Tinggi Pemkot Solo Dilelang, Pejabat Luar Daerah Boleh Ikut

Sepuluh jabatan eselon II Pemkot Solo dilelang dan bisa diikuti pejabat eselon III seluruh daerah di Provinsi Jawa Tengah.

Hii, Ada Makam Misterius di Trotoar Jalan Solo Baru Sukoharjo

Makam misterius di trotoar jalan utama Solo Baru dekat bundaran Patung Bung Karno, Tanjung Anom, Sukoharjo, terlihat masih terawat.

Pemkab Sragen Anggarkan Operasional Pintu Palang KA Bedowo di 2022

Dishub Sragen memastikan akan memasang pintu palang semi-elektronik di perlintasan KA Bedowo pada 2022.

KSPI Karanganyar Tolak Bahas UMK 2022, Ini Alasannya

KSPI Karanganyar menilai PP No. 36/2021 tidak berpihak kepada pekerja.

SGS 2021 Tinggal 4 Hari Lagi, Buruan Tukar Poin Sebelum Ditutup!

Para pembeli pada ajang Solo Great Sale atau SGS diimbau segera menukar struk mereka dengan poin agar bisa mengikuti undian berhadiah rumah, mobil, dan lainnya.

Menko PMK Sebut Karanganyar Cocok untuk Pengembangan Pendidikan

Menko PMK, Muhadjir Effendy, menilai Karanganyar menjadi lokasi ideal di wilayah aglomerasi Soloraya untuk pengembangan pendidikan.

CFD Belum Dibuka, Alun-Alun Sukoharjo Ramai Pedagang pada Akhir Pekan

Kawasan Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo ramai pedagang saat akhir pekan padahal Pemkab belum mengizinkan CFD tiap Minggu pagi berlangsung.

BRI Panen Hadiah, 64.152 Nasabah Simpedes Berpeluang Raih Rp639 Juta

Sebagai wujud apresiasi, BRI Sragen menyediakan hadiah dengan nilai lebih dari setengah miliar rupiah bagi para nasabah Simpedes di Bumi Sukowati.