Penambang di Situs Sangiran di Karanganyar Sudah Diminta Setop, Tapi...

Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran sudah meminta pihak penambang untuk menghentikan penambangan galian C di Desa Wonosari, Gondangrejo, Karanganyar, tapi tak digubris.

 Aktivitas penambangan galian C ilegal terpantau di Dukuh Gemblung Wetan, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Senin (27/6/2022). Padahal, wilayah tersebut termasuk dalam wilayah Situs Manusia Purba Sangiran yang dilindungi. (Solopos.com/Akhmad Ludiyanto)

SOLOPOS.COM - Aktivitas penambangan galian C ilegal terpantau di Dukuh Gemblung Wetan, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Senin (27/6/2022). Padahal, wilayah tersebut termasuk dalam wilayah Situs Manusia Purba Sangiran yang dilindungi. (Solopos.com/Akhmad Ludiyanto)

Solopos.com, KARANGANYAR — Aktivitas penambangan galian C di Dukuh Gemblung Wetan, Desa Wonosari, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, disebut ilegal. Pihak penambang sudah diminta untuk menghentikan aktivtas penambangan, namun tidak digubris.

Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sudah mengirim surat meminta pengelola untuk menghentikan aktivitas penambangan galian C.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Kepala Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran, Iskandar Mulia Siregar, melalui Pamong Budaya Ahli Madya, Suwito Nugroho, mengatakan surat tersebut tertanggal 31 Mei 2022.

“Kami sudah melakukan tindakan persuasif agar kegiatan penambangan bisa berhenti. Kami sudah kirim surat kepada pengelola penambangan dan kami tembuskan ke beberapa pihak, termasuk Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah. Kalau tidak berhenti juga, kami akan tembuskan ke Kementerian [Kemendikbudristek],” ujarnya, Senin (27/6/2022).

Baca Juga: Waduh, Situs Sangiran di Karanganyar Jadi Lokasi Penambangan Ilegal

Ia menceritakan aktivitas di lokasi tersebut dulu dimaksudkan untuk perataan lahan. Namun kemudian pada praktiknya di lokasi itu jadi penambangan galian C. Material di lokasi tidak untuk meratakan, tetapi di bawa ke luar lokasi.

”Dulu meminta rekomendasi kegiatan perataan lahan. Tapi pada praktiknya dilakukan penambangan,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam salinan surat tersebut antara lain dituliskan bahwa permintaan penghentian itu didasarkan atas status Situs Sangiran sebagai Warisan Dunia, Obyek Vital Nasional (Obvitnas), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Cagar Budaya Peringkat Nasional, dan Kawasan Strategis Nasional (KSN) yang keberadaannya dilindungi undang-undang.

Nilai penting Situs Sangiran terletak pada fosil, artefak, dan lapisan tanah (kriteria iii) serta landskap/bentang lahan dan lingkungan situs (kriteria vi).

Baca Juga: 3 Klaster Museum Sangiran Masih Ditutup Pemkab Sragen, Kenapa?

Kegiatan penambangan galian C di Situs Sangiran jelas merusak lapisan tanah sekaligus fosil dan artefak yang terkandung di dalamnya (kriteria iii) serta mengubah lanskap/ bentang lahan (kriteria vi).

Berdasarkan informasi yang diterima, diketahui terjadi kegiatan penambangan galian C dan telah berlangsung sekitar dua hari (saat itu) pada sebidang bidang tanah di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Lokasi tersebut berada di dalam Zona Inti Kawasan Cagar Budaya Sangiran dengan status perlindungan mutlak. Oleh karena itu, Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran meminta agar pengelola segera menghentikan semua aktivitas di lapangan.

Baca Juga: Penambangan Liar Ancam Kelestarian Geopark Karangsambung

Apabila permintaan ini tidak dilaksanakan, maka pihaknya akan mengambil langkah-langkah tindak lurjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, termasuk langkah hukum jika diperlukan.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Komunikasi dan Sinergi Kunci Menghadapi Ancaman Krisis Pangan

      + PLUS Komunikasi dan Sinergi Kunci Menghadapi Ancaman Krisis Pangan

      Sinergi yang kuat dan komunikasi efektif menjadi unsur penting dalam upaya mempercepat diseminasi informasi melalui kanal milik instansi pemerintah untuk menghadapi ancaman krisis pangan.

      Berita Terkini

      Rudy Buka Lomba Paduan Suara PDIP Solo, Hadiahnya Rp40 Juta Lur!

      Eks Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo membuka lomba paduan suara yang digelar DPC PDIP Solo berhadiah total Rp40 juta.

      Songsong Generasi Emas, 34 Sekolah di Jateng Ikuti Program Gesid

      Danone Indonesia bersama Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP) Surakarta melakukan kick off program Generasi Sehat Indonesia (Gesid) di Kabupaten Klaten, Kabupaten Magelang, dan Kota Semarang.

      Seru! Lomba Mewarnai & Fashion Show Anak di Sragen, Biar Tambah PD

      Seratus anak mengikuti lomba mewarnai dan fashion show di Front One Hotel Sragen pada Minggu (14/8/2022).

      Begini Cara Tukang Pungut Sampah di Sragen Peringati HUT ke-77 RI

      Para pemungut sampah di Sragen tergabung dalam Paguyuban Lingkungan Asri (PLA) bersama Lazismu Sragen memiliki cara unik memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 RI.

      Tak Cuma Penjual, Pembeli Lahan Bong Mojo Solo juga Bisa Dijerat Pidana

      Tak hanya penjual, warga yang membeli lahan milik Pemkot Solo di Bong Mojo, Jebres, juga bisa dijerat KUHP maupun perdata.

      Harga Tepung Terigu di Wonogiri Tembus Rp265.000 per Sak, Penyebabnya?

      Harga tepung terigu di Kabupaten Wonogiri menembus Rp265.000 per atau per 25 kilogram (kg).

      Kloter Terakhir Tiba di Debarkasi Haji Solo, 1 Orang Masih Tertahan

      Kloter terakhir atau kloter 43 jemaah haji telah tiba di Debarkasi Solo, tapi masih ada satu orang anggota jemaah haji yang tertinggal di Tanah Suci karena sakit.

      Gulma Tumbuh Subur di WGM Wonogiri, Ini Dampaknya

      Jumlah gulma di perairan Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri semakin bertambah dari tahun ke tahun.

      Begini Kemeriahan Siswa SMPN 2 Sambirejo Sragen Peringati HUT ke-77 RI

      Ratusan siswa di SMPN 2 Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan RI dengan menyelenggarakan lomba-lomba dan kegiatan lain. 

      Bisnis Hotel di Sragen Berkembang, Begini Kata Pelaku Usaha

      Kamar hotel di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah bertambah 45 unit dalam kurun waktu satu tahun terakhir. 

      Loncat ke Sungai Bengawan Solo, 1 Orang di Sragen Hilang

      Satu orang dilaporkan hilang akibat meloncat ke aliran Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Gesi, Sragen.

      Jalan Ngargoyoso Rusak, Pemkab Karanganyar Didesak segera Perbaiki

      Kalangan pelaku usaha wisata di wilayah Ngargoyoso, Karanganyar mendesak Pemkab Karanganyar membenahi infrastruktur jalan.

      Lokasi Tawangmangu Baru, Surganya Wisata Kuliner Internasional

      Tawangmangu Baru dipersiapkan sebagai destinasi wisata kuliner bertaraf internasional.

      Jalan Tembus Tawangmangu-Sarangan Disulap Jadi Tempat Wisata Kuliner

      Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar akan menyulap jalan tembus Tawangmangu-Sarangan sebagai destinasi wisata kuliner pada Senin (15/8/2022).

      Unik dan Lezat, Yuk Cicipi Keripik Pisang Batik dari Sragen

      Keripik pisang menjadi salah satu pilihan camilan hingga oleh-oleh bagi kebanyakan orang. Namun berbeda dengan keripik pisang batik bergelembung dari Sragen ini.