Barang bukti kasus narkoba yang disita Satresnarkoba Polres Sragen dari warga Sukoharjo, Senin (13/5/2019). (Istimewa/Polres Sragen)

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang pemuda asal Djolopo, Kadilangu, Grogol, Sukoharjo, Ruo Aswari, 23, ditangkap aparat Satuan Reserse https://soloraya.solopos.com/read/20190213/491/971600/petani-ngawi-ditangkap-di-sragen-dengan-4-plastik-sabu-sabu" title="Petani Ngawi Ditangkap di Sragen Dengan 4 Plastik Sabu-Sabu">Narkoba Polres Sragen karena membawa sabu-sabu di jalan umum depan SMPN 1 Masaran, Dukuh Manggis RT 002, Desa Jati, Masaran, Sragen, Senin (13/5/2019) pukul 22.30 WIB.

Ruo diketahui sebagai pemakai narkoba. Kasatresnarkoba Polres Sragen AKP Joko Satriyo Utomo mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan kepada Solopos.com, Rabu (15/5/2019), mengungkapkan Ruo ditangkap setelah polisi mendapat informasi ada orang mencurigakan di lokasi kejadian.

Setelah diselidiki, kata dia, benar ada pemuda mencurigakan yang kemudian ditangkap untuk diperiksa. “Dari hasil pemeriksaan badan ditemukan satu bungkus rokok berisi satu paket berisi serbuk kristal diduga https://soloraya.solopos.com/read/20190102/491/962440/2-pengguna-dan-1-pengedar-dibekuk-polisi-sragen-secara-berantai" title="2 Pengguna dan 1 Pengedar Dibekuk Polisi Sragen Secara Berantai">sabu-sabu seberat 1 gram. Selain itu, kami juga menyita satu ponsel. Saat diperiksa, pemuda itu mengaku mendapat barang haram itu dari Is. Barang itu akan dikirim kepada seseorang yang belum dikenal di daerah Masaran,” ujarnya.

Joko menerangkan pemuda itu membeli barang haram itu seharga Rp1,2 juta. Kini, pemuda itu mendekam di sel tahanan Mapolres Sragen untuk proses pengembangan lebih lanjut.

Joko mengatakan pemuda itu ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat sangkaan primer Pasal 112 dan subsider Pasal 127 UU No. 35/ 2009 tentang https://soloraya.solopos.com/read/20181112/491/952299/2-operasi-dalam-semalam-polisi-sragen-bekuk-2-tersangka-narkoba" title="2 Operasi Dalam Semalam, Polisi Sragen Bekuk 2 Tersangka Narkoba">Narkotika. “Ancamannya minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara,” katanya.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten