Personel Satlantas Polres Sragen mengolah kejadian perkara di lokasi kecelakaan di Jalan Ring Road Utara, Karangtengah, Sragen Kota, Sragen, Jumat (8/11/2019). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Kecelakaan lalu lintas diduga terjadi di Jalan ring road utara di Kampung Sidodadi, Kelurahan Karangtengah, Sragen Kota, Sragen, tepatnya di sebelah barat Pasar Nglangon, Jumat (8/11/2019), sekitar pukul 05.00 WIB.

Pemuda asal Dukuh Sari RT 006, Desa Pringanom, Masaran, Sragen, Dimas Itok Alfian, 20, mengalami luka berat pada bagian kepala dalam kecelakaan tersebut dan akhirnya meninggal dunia di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Peristiwa nahas itu tidak diketahui kronologi pastinya. Di lokasi kejadian ditemukan korban dalam kondisi tak sadarkan diri di motornya, Honda Vario 125 warna hitam-merah berpelat nomor AD 3247 AJE. Kondisi motornya juga rusak.

Seorang warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian, Ny. Ali, saat ditemui solopos.com, Jumat pagi, mengaku mendengar benturan keras dari luar rumah saat mengaji di dalam rumah. Ia kemudian keluar di teras rumah dan melihat keluar dari pintu besi.

“Saat itu ada tiga orang dan dua motor yang saya ketahui di lokasi kejadian. Yang satu jadi korban kecelakaan dengan motornya dan yang dua orang kemudian pergi meninggalkan korban dengan motornya. Saya yang menghubungi polisi agar ada penanganan. Saya tidak berani mendekat. Kalau dari kerusakan motor berada di bagian depan. Benturan keras itu kemungkinan dengan kendaraan berat,” ujarnya.

Sejumlah polisi dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen dan dari Polsek Sragen Kota mendatangi lokasi kejadian. Lokasi itu terjadi pada jalur penyempitan karena adanya perbaikan jalan.

Polisi mengevakuasi korban ke RSUD Sragen dan kemudian melakukan olah kejadian perkara. Polisi sempat menemukan sebuah surat izin mengemudi (SIM).

Namun setelah dikonfirmasi ke keluarga ternyata nama yang tertera dalam SIM itu bukan nama korban.

“Kalau dari kerusakan motornya, kemungkinan korban ini diseruduk dari belakang. Jadi kemungkinan dari barat. Nah, yang menyeruduk ini kemungkinan kendaraan besar lalu pergi begitu saja. Mungkin karena ketidaktahuan pengemudi. Ya, tabrak lari,” ujar petugas Satlantas saat berbincang dengan solopos.com di lokasi kejadian.

Kakek korban, Manto, 70, bersama warga lainnya mengurus jenazah korban di Kamar jenazah RSUD Sragen. “Ya, namanya Dimas Itok Alfian. Saya tidak tahu pamitnya ke mana karena rumah saya agak jauh dari rumah Dimas,” ujarnya saat ditemui di RSUD Sragen, Jumat.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten