Wisatawan menyelam di sekitar Pulau Cilik, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (4/8/2018). (Antara-Aji Styawan)

Solopos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus melakukan berbagai perbaikan terhadap infrastruktur Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Segala cara dilakukan demi menunjang sektor kepariwisataan setempat.

"Seperti pepatah, Karimunjawa itu bak anak gadis yang belum didandani, masih banyak sentuhan yang diperlukan di sana untuk menjadikannya sebagai objek wisata unggulan di Indonesia," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kota Semarang, Jateng, Kamis (15/11/2018).

Ganjar mengungkapkan potensi pariwisata Kepulauan Karimunjawa layak disebut The Hidden Paradise. Belum semua potensi wisata diketahui oleh wisatawan yang berkunjung sehingga dibutuhkan upaya serius untuk menyiapkan lokasi itu sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus mempromosikan kepada dunia luar.

Menurut Ganjar, potensi wisata Kepulauan Karimunjawa sangat besar karena wisatawan dapat menikmati keindahan pantai berpasir putih, bersantai di pulau-pulau kecil yang tenang, menyelam dengan ditemani ikan-ikan dan terumbu karang yang indah, menikmati berbagai kuliner, serta kearifan lokal masyarakat yang ada. "Dulu banyak orang yang enggan ke Karimunjawa karena hanya bisa ditempuh menggunakan jalur laut sehingga jika ada gelombang tinggi, banyak wisatawan yang terjebak di pulau itu karena kapal tidak berani berlayar," ujarnya.

Saat ini, kata Ganjar, pihaknya sudah memperbaiki infrastruktur seperti Bandara Dewandaru karena setiap hari sudah ada rute penerbangan dari Kota Semarang ke Karimunjawa meskipun masih menggunakan pesawat berukuran kecil. "Tahun depan akan kami tingkatkan lagi bandaranya agar pesawat besar bisa mendarat," katanya.

Ganjar juga mengaku telah menggandeng sejumlah investor yang dapat menggarap potensi di Kepulauan Karimunjawa sehingga kedepannya yang bersangkutan dapat terlibat dalam pengembangan potensi yang ada, baik di sisi akomodasi, transportasi, maupun kuliner.

Selain mempersiapkan infrastruktur dan gencar mempromosikan Kepulauan Karimunjawa, masyarakat setempat juga terus dididik agar siap menerima para wisatawan yang berkunjung karena sebagus apapun tempat wisata jika masyarakatnya tidak siap, maka akan sia-sia. "Semua ini kami siapkan untuk kesejahteraan masyarakat, jadi kami terus melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat agar siap mendapatkan nilai lebih dengan banyaknya wisatawan yang datang," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten